Kajian Pustaka Metode Penentuan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) dan Pemanfaatannya dalam Sediaan Lip Balm

Dandi Febryan, Ratih Aryani, Aulia Fikri Hidayat

Abstract


Abstract: Problems that often occur on the lips are caused by weather, exposure to UV rays such as dry lips, chapped, wounds. To improve the condition of the lips, pharmaceutical preparations that can treat the lips are needed in the form of lip balm cosmetics containing the active substance of sappan wood. Secang wood is known to have antioxidant activity because it contains components of terpenoids, phenols, flavonoids and brazilin. There are several methods to test antioxidant activity including DPPH, ABTS and FRAP. The purpose of this article review is to identify and examine 3 methods of antioxidant activity test that can be used to analyze the ethanol extract of sappan wood, assess the stability of the color pigment producer and examine the use of sappan wood ethanol extract in lip balm preparations. The research method used is a systematic literature review by looking for some literature from articles published in national and international journals. Based on the results of the research, the ethanol extract of secang wood using the DPPH method has an IC50 value between 52-165 ppm, the ABTS method has an IC50 value of <50 ppm, and the FRAP method produces an IC50 <50ppm. The color pigments found in sappan wood are unstable to pH, oxidation, and irradiation. A good lip balm formula is M/A type and the result of the evaluation of the physical quality of the preparation show that the M/A type formula meets the requirements.

Keywords: Caesalpinia sappan, DPPH, ABTS, FRAP.

ABSTRAK: Permasalahan yang sering terjadi pada bibir diakibatkan oleh cuaca, paparan sinar UV seperti bibir kering, pecah-pecah, luka. Untuk memperbaiki kondisi bibir tersebut, dibutuhkan sediaan farmasi yang dapat merawat bibir berupa kosmetik lip balm yang mengandung zat aktif kayu secang. Kayu secang diketahui memiliki aktivitas antioksidan karena mengandung komponen terpenoid, fenol, flavonoid dan brazilin. Ada beberapa metode untuk menguji aktivitas antioksidan diantaranya DPPH, ABTS dan FRAP. Tujuan dari review artikel ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji 3 metode uji aktivitas antioksidan yang yang bisa digunakan untuk menganalisa ekstrak etanol kayu secang, mengkaji stabilitas penghasil pigmen warna dan mengkaji pemanfaatan ekstrak etanol kayu secang dalam sediaan lip balm. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka Systematic Literatur Review dengan mencari beberapa pustaka dari artikel yang dipublikasikan di Jurnal Nasional maupun Internasional. Berdasarkan hasil penelitian ekstrak etanol kayu secang menggunakan metode DPPH memiliki nilai IC50 antara 52-165 ppm, metode ABTS diperoleh  nilai IC50  < 50 ppm, dan metode FRAP menghasilkan IC50 < 50ppm. Pigmen warna yang terdapat pada kayu secang tidak stabil terhadap pH, oksidasi, dan penyinaran. Formula lip balm yang baik tipe M/A dan hasil evaluasi mutu sediaan menunjukan formula tipe M/A memenuhi persyaratan.

Kata Kunci : Caesalpinia sappan, DPPH,ABTS, FRAP.


Keywords


Caesalpinia sappan, DPPH, ABTS, FRAP

Full Text:

PDF

References


Ambari, Y., dkk. (2020). ‘Studi Formulasi Sediaan Lip Balm Ekstrak Kayu Secang (Caesaplinia sappan L.) dengan Variasi Beeswax’. Journal Islamic Pharmacy. Vol. 5 (2); 36-45.

Balsam, M.S., dan Sagarin, E. (2008). ‘Cosmetic Science and Technology’. Second Edition. USA: Wiley Interscience Publication. Hal: 43, 46.

Cahyadi, W. (2009). Bahan Tambahan Pangan. Jakarta : Bumi Aksara. Hal:63-67..

Fardhiyanti, D,S, dan Riski, R.D. (2015). ‘Pemungutan Brazilin dari Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) dengan Metode Maserasi dan Aplikasinya Untuk Pewarnaan Kain’, Jurnal Bahan Alam Terbarukan, Vol. 4, No.1, Hal. 6-13.

Febriyenti, et. al. (2018). ‘Karakterisasi dan Studi Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak Etanol Secang (Caesalpinia sappan L.)’, Jurnal Sains Farmasi dan Klinis, Vol.5, No. 1, hal.23-37.

Fernandes, dkk (2013). ‘Stability Evaluation of Organic Lip balm’. Pharmaceutical Sciences. 49(2).

Hastuti, A. M. (2014). ‘Pengaruh Penambahan Kayu Manis Terhadap Aktivitas Antioksidan dan Kadar Gula Total Minuman Fungsional Secang dan Daun Stevia Sebagai Alternatif Minuman bagi Penderita Diabetes Melitus’ . Jurnal, Universitas Pancasila, Semarang.

Kadu, M., Suruchi, V., Sonia, S. (2014). ’Review on Natural Lip Balm’. International Journal of Research in Cosmetic Science. Hal. 12.

Kurniati, dkk. (2012). ‘ Ekstraksi dan Uji Stabilitas Zat Warna Brazilein dari Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.). Jurusan Kimia Universitas Negri Semarang, Semarang.

Kwunsiriwong, (2016). ‘The study on the Development and Processing Transfer of Lip Balm Product from Virgin Coconut Oil: A Case Study. Official conference Proceedings of The Asian Conference on Sustainanility, Energy & the Environment 2016’. Thailand: The international Academic Forum. Hal. 1-2.

Molyneux, P. (2004). ‘The Use of the Stabel Free Radical Diphenylpicryl Hydrazyl (DPPH) for Estimating Antioxydant Activity’. Songklanakarin Journal Science and Technology.

Nirmal, N. P., and Panichayupakaranant, P. (2015). ‘Aktivitas Antioksidan, Antibakteri, dan Anti-Inflamasi yang kaya brazilin terstandarisasi Caesalpinia sappan Ekstrak’,Biologi Farmasi, 53 : 9,1339-1343.

Pharasti, E. A., dan Hidajati, N. (2019). ‘Uji Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Etanol Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) dan Kayu Manis (Cinnammomum burmani Ness ex. BI).’. Unesa Journal od Chemistry. Vol. 8, No.2

Prior et. al. (2005). ‘Standardized Methods for Determination of Antioxidant Capacity and Phenolics in Foods and Dietary Supplements. Journal of Aggricultural and Food Chemistry. Vol.53: 4290-4302.

Setiawan, F., dkk. (2018). ‘Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) Menggunakan Metode DPPH, ABTS, dan FRAP’. Jurnal, Vol. 2, No.2.

Tranggono, R.I. dan Latifah, F (2007).’ Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik’. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Trookman, dkk. (2009). ‘Clinical Assesment of a Combination Lip Treatment to Restore Moisturazation and Fullness’. The Journal of Clinical Aesthetic Dermatology. 2(12). Hal : 44-45.

Wicaksono dan Zubaidah, (2015). Uji Penangkap Radikal Dari Serbuk Petroleum Eter, Etil Asetat dan Etanol Rhizoma Binahong (Anredera corediforia (tenroe) Steen) Dengan Metode DPPH. [Skripsi], Fakultas Farmasi, UMY, Surakarta.

Widowati, W. (2011). ‘Uji Fitokimia dan Potensi Antioksidan Ekstrak Etanol Kayu Secang (Caesalpinia sappan L)’, JKM, Vol. 11, No. 1, hal. 23-31.

Nuraeni Anisa Dwi, Lukmayani Yani, Kodir Reza Abdul. (2021). Uji Aktivitas Antibakteri Propionibacterium acnes Ekstrak Etanol dan Fraksi Daun Karuk (Piper sarmetosum Roxb. Ex. Hunter) serta Analisis KLT Bioautografi. Jurnal Riset Farmasi, 1(1), 9-15.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.31264

Flag Counter