Studi Pustaka Perbandingan Waktu Hancur Cangkang Kapsul Berbahan Pati dan Pektin

Annisa Dwiva Cahya, Diar Herawati Effendi, Hilda Aprilia

Abstract


ABSTRACT:  The capsule shell is usually made of gelatin but can also be made of starch and pectin. Pectin and starch are carbohydrates found in tubers, vegetables, grains and fruits. The disintegration time of the capsule shell should be less than 15 minutes. This literature study aims to compare the disintegration time of capsule shells from several formulations made from pectin and starch, as well as to provide information on the use of starch and pectin as an alternative to making capsule shells other than gelatin. The results obtained from the literature study showed that the disintegration time was better than the formulation made of pectin, from green grass jelly leaf extract which had a disintegration time of 17 minutes 44 seconds. While the capsule shell made of starch which has a faster disintegration time is the formulation made from cassava with a disintegration time of 9 minutes 30 seconds.

Keywords: Starch, Pectin, Hard capsule shell, Destroy time of capsule.

ABSTRAK: Cangkang kapsul biasanya terbuat dari gelatin akan tetapi bisa juga dari pati dan pektin. Pektin dan pati merupakan golongan karbohidrat yang terdapat dari umbi-umbian, sayuran, biji-bijian maupun buah-buahan. Standarnya waktu hancur cangkang kapsul harus kurang dari 15 menit tanpa dinyatakan lain. Studi pustaka ini bertujuan untuk melihat perbandingan waktu hancur cangkang kapsul dari beberapa formulasi yang terbuat dari pektin dan pati, serta memberikan informasi pemanfaatan pati dan pektin sebagai alternatif pembuatan cangkang kapsul selain dari gelatin. Hasil yang diperoleh dari studi pustaka waktu hancur yang lebih baik dari formulasi yang terbuat dari pektin yaitu formulasi cangkang kapsul yang terbuat dari ekstrak daun cincau hijau yang memiliki waktu hancur 17 menit 44 detik. Sedangkan cangkang kapsul yang terbuat dari pati yang memiliki waktu hancur lebih cepat adalah formulasi yang terbuat dari singkong dengan waktu hancur 9 menit 30 detik.

Kata Kunci: Pati, Pektin, Cangkang Kapsul Keras, Waktu hancur kapsul.


Keywords


Pati, Pektin, Cangkang Kapsul Keras, Waktu hancur kapsul.

Full Text:

PDF

References


Ansel, H.C. (2011). Pharmaceutical Dosage Form, Edisi IX, Lipponcott Williams & Wilkins a Wolters Kluwer Business, Philadelphia.

Daberte, I., I. Barene, J. Rubens, M. Daugavietis and N. Sazhenova. (2011). Stability of Soft Gelatin Capsules Containing Thick Extract of Pine Needled, Medicina (Kaunas).

Departemen Kesehatan RI. (2014). Farmakope Indonesia, Edisi V, Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan, Jakarta.

Fauzan A. dan Nur D. A, (2020), Karakteristik dan Pembuatan Cangkang Kapsul Keras dari Ekstrak Daun Cincau Hijau (Premna oblongifolia Merr). Banten: Jurnal ITEKIMIA. Vol. 8, No 2.

G Jeni Christ. A, Laksmi. A, Heri. P. (2016). Optimasi Formula Film Berbasis Amilopektin Pati Singkong dan Karagenan sebagai Bahan Baku Cangkang Kapsul, Volume 3 (1): 20 - 32, Universitas Pertanian Bogor, Bogor.

Gelatin Manufacture of Europe, (2020), Premium Raw Materials And State-Of-TheArt Industrial Facilities Deliver A Pure, High-Grade Protein, https://www.gelatine.org/en/gelatine/manufacturing.html, Diakses 20 September 2020.

Greenwood, C.T. dan D.N. Munro. (1979). Carbohydrates. Di dalam R.J. Priestley, ed. Effects of Heat on Foodstuffs. Applied Science Publ. Ltd., London.

Ho J. Bae, Dong S. Cha, William S. Whiteside, Hyun J. Park, (2007), Film and Pharmaceutical Hard Capsule Formation Properties of Mungbean, Waterchestnut, and Sweet Potato Starches, Republic of Korea: Department of Packaging Science.

Hodge, J.E. and E.M. Osman. (1976). Carbohydrates, Di dalam Food Chemistry. D.R. Fennema, ed. Macel Dekker, Inc. New York dan Basel.

Lin, (2017), Personality-based Refinement for Sentiment Classification in Microblog. Knowledge-Based Systems.

Mawaddatul Karimah, (2016), Pembuatan dan Karakterisasi Kapsul Pati-Alginat dari Ekstraksi Rumput Laut Coklat (Sargassum sp.) Sebagai Material Drug Delivery System [Skripsi], Surabaya: Universitas Airlangga.

McCready, R.M. (1965). Extraction of The Pectin From The Citrus Pells and Reservation of Pectin to Pectic Acid, Method Carbohydrate Chem, No. 8.

Putri R. Sari, Dianursanti, Kanya C. H. Alifia, (2020), Application Of Spirulina Platensis With Cross Linker CaCl2 For Making Hard Capsule Shell, Depok: Universitas Of Indonesia.

Suparman, A. et, al., (2019). Karakteristik dan Formulasi Cangkang Kapsul dari Tepung Pektin Kulit Buah Cokelat (Theobroma cacao L). Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa, Bandung. Vol 2 No 2 hal77 – 83.

Suryani, N., F. Sulistiawati Dan A. Fajriani. (2009). Kekuatan Gel Gelatin Tipe B Dalam Formulasi Granul Terhadap Kemampuan Mukoadhesif. Makasar, Jurnal Kesehatan, Vol. 13, hal. 1-4.

Syamsuni, H., A. (2006). Ilmu Resep, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Syamsuni, H. A. (2012). Ilmu Resep, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Towle, G.A. and O. Christensen. (1973). Pectin. Dalam R.L. Whistler (ed.) Industrial Gum. Academic Press, New York.

R Fathan Said, Darma Gita Cahya Eka, Kodir Reza Abdul. (2021). Formulasi sediaan Cuka Buah Kopi Menggunakan Ragi (Saccharomyces cerevisiae) dan Bakteri (Acetobacter aceti). jurnal Riset Farmasi, 1(1), 38-45.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.30493

Flag Counter