Studi Literatur Sediaan Mikroemulsi Gel yang Mengandung Flavonoid sebagai Antioksidan

Yulia Ayu Kusuma, Ratih Aryani, Gita Cahya Eka Darma

Abstract


ABSTRACT: Flavonoids are the biggest phenolic group consisting of some subclasses such as flavones, flavonols, or flavanones with bioactivity as antioxidants to attenuate free radicals. The formation of free radicals in human body can be caused by an unhealthy lifestyle or radiation exposure. This study aimed to identify antioxidant activity from flavonoid subclass and its mechanism in attenuating free radicals formulated into microemulsion gel and its evaluation that meet requirements. The method used in this study was a literature study from various journals. The result of this study indicated that several flavonoid subclasses, specifically flavones, flavonols, and flavanones produced from the extract, had strong to medium antioxidant activity at the value range of IC50 2,73 – 92,52 µg/mL.  In attenuating free radicals, flavonoids transferred the hydrogen atom and as a chelating Fe and Cu metals agent to produce stable compounds. The microemulsion gel formula needed a gelling agent called HPMC in the range of 2- 15% to produce drugs that meet pharmaceutical requirements.

Keywords: Antioxidants, flavonoids, free radicals, microemulsion gel.

ABSTRAK: Flavonoid merupakan kelompok terbesar fenolik yang terdiri dari beberapa subkelas seperti flavon, flavonol maupun flavanon yang memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan untuk peredaman radikal bebas dimana pembentukan radikal bebas didalam tubuh ini dapat disebabkan karena salah satu faktor gaya hidup yang tidak sehat ataupun paparan radiasi. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari subkelas flavonoid dan mekanismenya dalam peredaman radikal bebas yang diformulasi menjadi sediaan mikroemulsi gel serta evaluasinya yang memenuhi persyaratan. Metode yang digunakan dalam kajian ini dengan penelusuran studi pustaka dari berbagai jurnal. Hasil penelitian menunjukkan beberapa subkelas flavonoid yaitu flavon, flavonol, dan flavanon yang dihasilkan dari ekstrak memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat sampai sedang dengan rentang nilai IC50 2,73 – 92,52 µg/mL. Dalam meredam radikal bebas, flavonoid bekerja dengan mentransfer atom hidrogen dan sebagai pengkhelat logam Fe dan Cu sehingga menghasilkan senyawa yang bersifat stabil. Formula mikroemulsi gel membutuhkan gelling agent HPMC yang berkisar pada rentang 2 – 15% untuk menghasilkan sediaan yang memenuhi persyaratan farmasetik.

Kata Kunci: Antioksidan, flavonoid, radikal bebas, mikroemulsi gel.


Keywords


Antioksidan, flavonoid, radikal bebas, mikroemulsi gel.

Full Text:

PDF

References


Amić, D., Davidović-Amić D., Bešlo, D., and Trinajstić N. (2003). Structure Radical Scavenging Activity Relationships of Flavonoids. Croatia Chemica Acta, Vol. 76(1):55–61.

Arikumalasari, J., Dewantara, IGN., and Wijayanti, NPA. (2013). Optimasi HPMC Sebagai Gelling Agent Dalam Formula Gel Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.), Jurnal Farmasi Udayana, Vol. 2(3):145–152.

Ashara, KC., Paun, JS., Soniwala, MM., Chavada, JR., Mori, NM. (2014). Microemulsion Based Emulgel: A Novel Topical Drug Delivery System. Asian Pacific Journal of Tropical Disease, Vol.4(1).

Atiqah, SN. (2017). Optimasi dan Uji Pelepasan Quercetin Ekstrak Daun Kelor (Moringa oliefera) Dalam Sediaan Gel Mikroemulsi. [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Malang.

Ciptaningsih, E. (2012). Uji Aktivitas Antioksidan dan Karakteristik Fitokimia pada Kopi Luwak Arabika dan Pengaruhnya terhadap Tekanan Darah Tikus Normal dan Tikus Hipertensi. [Tesis]. Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam. Universitas Indonesia, Depok.

Garg, A., Anggarwal, D., Garg, S., Sigla, A. K. (2002). Spreading of Semisolid Formulation, an update, Pharmaceutical Technology, Vol.9 : 84-104.

Gramza, A., Korczak, J., and Amarowicz, R., (2005). Tea Polyphenols-Their Antioxidant Properties and Biological Activity – A Review. Polish Journal of Food and Nutrition Science, Vol.14(3):219–235.

Lawrence, MJ., Rees, GD., (2012). Microemulsion-based Media as Novel Drug Delivery Systems. Advanced Drug Delivery Review, Vo.45: 89 – 121.

Maysuhara, S. (2009). Rahasia Cantik, Sehat dan Awet Muda. Yogyakarta: Pustaka Panasea. 45 – 47.

Phaniendra, A., Jestadi, DB., Periyasamy, L. (2015). Free Radicals: Properties, Sources, Targets, and Their Implication in Various Diseases. Indian J Clin Biochem. Vol.30(1):11–26.

Phongpaichit, S., et al (2007). Biological Activities of Extracts From Endophytic Fungi Isolated from Garcinia Plants. FEMS Immunol Med Microbiol, Vol.51(3): 517–525.

Pratiwi, Budiman., and Hadisoebroto (2016). Penetapan Kadar Nilai Spf (Sun Protection Factor) Dengan Menggunakan Spektrofotometri UV-VIS Pada Krim Pencerah Wajah Yang Mengandung Tabir Surya Yang Beredar Di Kota Bandung. Prosiding Seminar Nasional Kimia UNJANI-HKI: 14–23.

Rowe, RC., et al. (2006). Handbook Of Pharmaceutical Excipients, 5th Ed, The Pharmaceutical Press, London : 550.

Sayuti, NA. (2015). Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Gel Ekstrak Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.). Jurnal Kefarmasian Indonesia. Vol.5(2):74–82.

Wang, TY., Li Q, Bi K Shun. (2018). Bioactive Flavonoids in Medicinal Plants: Structure, Activity and Biological Fate. Asian Journal of Pharmaceutical Science, Vol.13(1):12–23.

Warnida, Husnul., Yullia, Sukawaty., dan Mega. (2015). Stabilitas dan Aktivitas Gel Ekstrak Bulbus Bawang Tiwai (Eleutherine americana (Mill) Urb.) Sebagai Anti Acne. Jurnal Ilmiah Manuntung, Vol.1(1) : 94 – 99.

Wijaya, F., Fahrurroji, A., dan Riza, H. (2005). Formulasi dan Evaluasi Mikroemulgel Hesperidin dengan Campuran Asam Oleat, Tween 80, Propilen glikol dan Air. Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN. Vol.4(1): 1 – 11.

Winarsi, H. (2007). Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Yogyakarta: Kanisius. 90-189.

Azhar Salma Fadhilah, Y Kiki Mulkiya, Kodir Reza Abdul. (2021). Pengaruh Waktu Aging dan Metode Ekstraksi terhadap Aktivitas Antioksidan Black Garlic yang Dibandingkan dengan Bawang Putih (Allium sativum L.). Jurnal Riset Farmasi, 1(1), 16-23.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.29207

Flag Counter