Studi Literatur Perbandingan Aktivitas Antioksidan dan Antiinflamasi dari Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma Domestica Val.) di Indonesia, Malaysia, Bangladesh dan Jepang.

Depitri Depitri, Indra Topik Maulana, Esti Rachmawati Sadiyah

Abstract


ABSTRACT: Turmeric is a tropical plant that grows widely on the Asian continent and is often used as a dye, food fragrance and traditional medicine. The most widely used part of turmeric is the rhizome. Turmeric rhizome contains a chemical that is a yellow dye called curcuminoids. This study aimed to compare the antioxidant and anti-inflammatory activities of turmeric (Curcuma domestica Val.) rhizome extract. This study uses a literature search method using research that has been done previously on turmeric rhizome (Curcuma domestica Val.) which has antioxidant and anti-inflammatory activity. The results of a literature search on antioxidant activity obtained an IC50 value of 0.31 g/mL from the study of Jantan et al with Maceration extraction using methanol solvent, where the smaller the IC50 value, the higher the antioxidant activity, while the anti-inflammatory activity obtained an inhibition value of 89.39%. from the research of Indrian et al. with infusion extraction.

Keywords: Curcuma Domestica, Turmeric, Antioxidant, Anti-Inflammatory

ABSTRAK: Tanaman kunyit adalah tumbuhan tropis yang banyak tumbuh di Benua Asia dan sering dimanfaatkan sebagai pewarna, pengharum makanan dan obat tradisional. Bagian yang paling banyak digunakan dari kunyit adalah rimpang. Rimpang kunyit memiliki kandungan kimia yaitu zat warna kuning yang disebut kurkuminoid. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas antioksidan dan antiinflamasinya dari ekstrak rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.). Penelitian ini menggunakan metode penelurusan pustaka dengan menggunakan penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya terhadap rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.) yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasinya. Hasil penelusuran pustaka pada aktivitas antioksidan didapatkan nilai IC50 sebesar 0,31 μg/mL dari penelitian Jantan dkk  dengan ekstraksi Maserasi menggunakan pelarut metanol, dimana semakin kecil nilai IC50 maka semakin tinggi aktivitas antioksidannya, sedangkan aktivitas antiinflamasi didapatkan nilai %inhibisi sebesar 89,39 % dari penelitian Indrian dkk. dengan ekstraksi infusa.

Kata Kunci: Curcuma Domestica, Kunyit, Antioksidan, Anti-inflamasi


Keywords


Curcuma Domestica, Kunyit, Antioksidan, Anti-inflamasi

Full Text:

PDF

References


Baizuroh, N., Dkk., 2020. Uji Kualitas Hand Sanitizer Ekstrak Daun Kunyit (Curcuma Longa Linn). Mataram: UIN Mataram.

Dewi, Putu J.N., dkk, 2016. Pengaruh Umur Panen dan Tingkat Maserasi Terhadap Kandungan Kurkumin dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kunyit (Curcuma Domestica Val.). Bali: Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana.

Eka, S., dkk. 2017. Pengaruh Jenis Pelarut Terhadap Kandungan Senyawa Kurkumin Dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica Val.). Bali: Universitas Udayana.

Indriani, U. dkk. 2018. Uji Aktivitas Antiinflamasi Dan Toksisitas Infus Kunyit (Curcuma domestica val.), Asam Jawa (Tamarindus indica L.) Dan Sirih (Piper betle L.). Pontianak: Universitas Tanjungpura.

Jantan, I., dkk. 2012. Korelasi antara Komposisi Kimia Curcuma domestica dan Curcuma xanthorrhiza dan Efek Antioksidannya pada Oksidasi Lipoprotein Kepadatan Rendah Manusia. Malaysia: Universiti Kebangsaan Malaysia.

Kassai, H., dkk. 2019. Analisis Senyawa Rimpang Temulawak Menggunakan Spektrometri Massa Dan Penyelidikan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Rimpang. Jepang: Universitas Hoshi.

Made, N. dkk. 2021. Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Granul Effervescent dari Kombinasi Ekstrak Kunyit Putih (Curcuma Zedoaria) dan Kunyit Kuning (Curcuma Longa L.). Bali: Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Meilina, R. dan Rasmadin Mukhtar. 2018. Efek Antiinflamasi Ekstrak Etanol Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) pada Tikus Putih yang Diinduksi Karagenan. Aceh: Universitas Ubudiyah Indonesia.

Miftahun, Y. dkk. 2019. Uji Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Umbi Bawang Tiwai (Eleutherine bulbosa (Mill) Urb) dan Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.). Samarinda: Universitas Mulawarman.

Nasser, Galib A., 2020. Kunyit Sebagai Agen Anti Inflamasi. Lampung: Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.

Prabowo, H., dkk., 2019. Standardisasi Spesifik dan Non-Spesifik Simplisia dan Ekstrak Etanol 96% Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.). Bali: Universitas Udayana.

Pratiwi, D. dan Isna Wardaniati. 2019. Pengaruh Variasi Perlakuan (Segar dan Simplisia) Rimpang Kunyit (Curcuma domestica) Terhadap Aktivitas Antioksidan Dan Kadar Fenol Total. Pekanbaru: Universitas Abdurrab

Putri, S. dan Nina Jusnita. 2020. Formulasi Nanoemulsi Ekstrak Kunyit (Curcuma Longa L.) Sebagai Antioksidan. Jakarta: Universitas 17 Agustus 1945.

Sartika, A. dkk. 2019. Eksplorasi Kurkuminoid Simplisia Rimpang Kunyit (Curcuma Longa L.) Dengan Maserasi Based Elektrosintesis Dan Konvensional Terhadap Aktivitas Antioksidan. Medan: Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah.

Tanvir, EM. Dkk. 2017. Sifat Antioksidan Kunyit Populer (Temulawak longa) Varietas dari Bangladesh. Savar: Universitas Jahangirnagar.

Widowati, T. dkk. 2016. Isolasi Dan Identifikasi Kapang Endofit Dari Tumbuhan Kunyit (Curcuma Longa L.) Sebagai Penghasil Antioksidan. Bogor: Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI.

Azhar Salma Fadhilah, Y Kiki Mulkiya, Kodir Reza Abdul. (2021). Pengaruh Waktu Aging dan Metode Ekstraksi terhadap Aktivitas Antioksidan Black Garlic yang Dibandingkan dengan Bawang Putih (Allium sativum L.). Jurnal Riset Farmasi, 1(1), 16-23.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.28703

Flag Counter