Kultur Tetraselmis chuii serta Potensinya sebagai Sumber Bahan Baku Senyawa Aktif Antibakteri terhadap Propionibacterium acnes

Gina Putri Purnamasari, Indra Topik Maulana, Reza Abdul Kodir

Abstract


Abstract. Tetraselmis chuii has a prospective alternative source of potential bioactive compounds. Researchers aimed to determine the potential ofculture Tetraselmis chuii in the laboratory and the potential for antibacterial activity against Propionibacterium acnes.culture was Tetraselmis chuii conducted at theLaboratory Researchof Pharmacy study program, FMIPA Bandung Islamic University. The culture process is carried out through several stages, namely media sterilization, algal culture, measurement of lux in culture, observation of culture development, algal harvesting. Then a review of several journals was analyzed related to relevant research data, then processed and combined into one data unit in tabular form. Processing data were analyzed to obtain information related to the potential of Tetraselmis chuii as an antibacterial source against Propionibacterium acne.culture  Tetraselmis chuii can be carried out in seawater and fresh water with its water salinity limit. Theprocesses influential cultureare temperature, pH, nutrition, and light. Culture monitoring can be seen from the measurement of light/ lux meter, temperature, and color change. Microalgae contains alkaloids, flavonoids, saponins, steroids, coumarin and tannins. In Tetraselmis chuii there are alkaloids, flavonoids, and fatty acids. It is suspected that these compounds can potentially be antibacterial Propionibacterium acne.

Keywords : Microalgae, Tetraselmis chuii, antibacterial, Propionibacterium acnes.

 

Abstrak. Tetraselmis chuii memiliki prospektif sebagai salah satu sumber alternatif penghasil senyawa bioaktif potensial. Peneliti bertujuan untuk mengetahui potensi kultur Tetraselmis chuii di laboratorium dan potensi aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes. Kultur Tetraselmis chuii dilakukan di Laboratorium Riset program studi Farmasi, FMIPA Universitas Islam Bandung. Proses kultur dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu sterilisasi media, kultur alga, pengukuran lux pada kultur, pengamatan perkembangan kultur, panen alga. Kemudian dilakukan review dari beberapa jurnal dianalisis terkait data penelitian yang relevan, lalu diolah dan digabungkan menjadi satu kesatuan data dalam bentuk tabel. Data hasil pengolahan dianalisis sehingga diperoleh informasi terkait dengan potensi Tetraselmis chuii sebagai sumber antibakteri terhadap Propionibacterium acne. Kultur  Tetraselmis chuii dapat dilakukan di air laut dan air tawar dengan batasan salinitas airnya. Proses kultur yang berpengaruh ialah suhu, pH, nutrisi, dan cahaya. Pemantauan kultur dilihat dari pengukuran cahaya/ lux meter, suhu, dan perubahan warna. Mikroalga terdapat kandungan diantaranya alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, kumarin, dan tanin. Pada Tetraselmis chuii terdapat kandungan alkaloid, flavonoid, dan asam lemak. Diduga senyawa tersebut dapat berpotensi sebagai antibakteri Propionibacterium acne.

Kata kunci : Mikroalga, Tetraselmis chuii, antibakteri, Propionibacterium acnes.


Keywords


Mikroalga, Tetraselmis chuii, antibakteri, Propionibacterium acnes.

Full Text:

PDF

References


Afif Mufidah., Agustono., Sudarno dan Daruti Dinda Nindarwi.(2017). Teknik Kultur Chlorella Sp. Skala Laboratorium Dan Intermediet Di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (Bpbap) Situbondo Jawa Timur. Journal of Aquaculture and Fish Health, Vol. 7 No.2

Agung,dkk.,(2014).’Pengaruh Jenis Media Terhadap Pertumbuhan Dan kadar Protein Mikroalga Tetraselmis Chuii’.Program Studi Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana. Halaman 1-49.

Agustini.(2017).’Identifikasi Senyawa Aktif dan Toksisitas Hayati Ekstrak N-Heksana, Etil Asetat dan Etanol Mikroalga Tetraselmis Chuii Secara Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)’.Warta IHP, Vol.34, No.1, Hal.8-17.

Desilina Arif.(2014).Diktat Teknologi Pakan Ikan Semesteri TBP.Kementrian Kelautan dan Perikanan Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Waiheru Ambon. Halaman 1-30.

Endro, A.N.(2014).Farmakologi Obat-Obat Penting dalam Pembelajaran Ilmu Farmasi dan Dunia Kesehatan.Edisi IV. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ganiswara, H., Vuinchen, S., dan Setiabudy, R.(1995).Farmakologi dan terapi, Edisi I. Jakarta: Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Hal. 516.

Hadiyanto.,Maulana azim.(2012).Mikroalga Sumber Pangan dan Energi Masa Depan. UPT UNDIP Press Semarang. Halaman 1-126.

Ida Ayu Adil A.A.,Made Dewi Anggreni.,I Wayan Arnata.(2015).Optimasi Salinitas Dan Ph Awal Media Bg-11 Terhadap Konsentrasi Biomassa Dan Klorofil Tetraselmis Chuii. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri.3(4):51-61.

Intan, R. E. D.(2010). Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kulit Kayu Manis (Cinnamomum burmani Blime) Terhadap Escherchia Coli Multiresisten Dan Propionibacterium Acne [Skripsi], Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Ita Widowati., Muhammad Zainuri., Hermien Pancasakti Kusumanigrum., Ragil Susilowati., Yann Hardivillier., Vincent Leignel., Nathalie Bourgougnon., Jean-Luc Mouget. Antioxidant activity of three microalgae Dunaliella salina, Tetraselmis chuii and Isochrysis galbana clone Tahiti. doi: 10.1088/1755 1315/55/1/012067

Jaya Mahar Maligan.,Vindhya Tri Widayanti., Elok Zubaidah.(2015). Identifikasi Senyawa Antimikroba Ekstrak Mikroalga Laut Tetraselmis Chuii (Kajian Metode Ekstraksi Maserasi, Jenis Pelarut, Dan Waktu Ekstraksi). Jurnal Teknologi Pertanian, Vol.16, No. 3.

Jaya Mahar Maligan, Heni Adhianata, Elok Zubaidah.(2016).‘Produksi Dan Identifikasi Senyawa Antimikroba Dari Mikroalga Tetraselmis Chuii Dengan Metode Uae (Kajian Jenis Pelarut Dan Jumlah Siklus Ekstraksi)’. Jurnal Teknologi Pertanian ,Vol. 17 No. 3.

Kumesan YAN, Paulina VYY, Hamidah SS.(2013).‘Formulasi Dan Uji Aktivitas Gel Antijerawat Ekstrak Umbi Bakung (Crinum Asiaticum L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Secara In Vitro, Jurnal Ilmiah Farmasi, Vol. 2, No.2.

Miratunnisa., Lanny, M., Siti, H.(2015).Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kuning Kentang (Solanum Tuberosum L.) Terhadap Propionibacterium [Skripsi], Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung, Bandung.

Negara Bertoka Fajar SP., Nining Nursalim., Nurlaila Ervina Herliany., Person Pesona Renta., Dewi Purnama., Maya Angraini FajarUtami.(2019).Peranan dan Pemanfaatan Mikroalga Tetraselmis chuii Sebagai Bioetanol. Vol.4, No.2.

Ningsih, Diah Ratna., Endang L.Widiastuti., Sri Muwarni., Tugi Yono.(2017).’Kadar Lipid Tiga Jenis Mikroalga Pada Salinitas Yang berbeda’. Vol.4, No.1, Hal.23-39.

Nuralifah; Fery Indradewi Armadany, Parawansah, Aulif Pratiwi.(2018). Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Krim Anti Jerawat Ekstrak Etanol Terpurifikasi Daun Sirih (Piper betle L.) dengan Basis Vanishing Cream Terhadap Propionibacterium acne. Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan.4(2),30-35.

Nurjanah, Bintang Efrata Aprilia., Andika Fransiskayana., Mutiara Rahmawati., Tati Nurhayati.(2018). ‘Senyawa Bioaktif Rumput Laut Dan Ampas Teh Sebagai Antibakteri Dalam Formula Masker Wajah’. JPHPI, Vol.21, No. 2.

Padang Anita., Sinta La Djen., Tahir Tuasikal.(2015). ‘Pertumbuhan Fitoplankton Tetraselmis Sp Di Wadah Terkontrol Dengan Perlakuan Cahaya Lampu TL’. Vol.8, Edisi 1.

Prabowo, D. A. (2009). Optimasi Pengembangan Media Untuk Pertumbuhan Chorella sp. Pada Skala Laboratorium [Skripsi], Program Studi Dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Institute Pertanian Bogor, Bogor.

Pujiono Agustin Eka.(2013). Pertumbuhan Tetraselmis Chuii Pada Medium Air Laut Dengan Intensitas Cahaya, Lama Penyinaran Dan Jumlah Inokulan Yang Berbeda Pada Skala Laboratorium [Skripsi], Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember, Jember.

Putri Berta., Aiqal Vickry H., Henni Wijayanti Maharani.(2013). Pemanfaatan Air Kelapa Sebagai Pengkaya Media Pertumbuhan Mikroalga Tetraselmis sp. Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung.

Sani R.N., Fitri C.N., Ria D.A., Jaya M.M.(2014).‘Analisis Rendemen Dan Skrining Fitokimia Mikroalga’. Jurnal Pangan dan Agroindustri. Vol.2, No.2, kol. 121-126.

Setyawati, Febri; Woro Hastuti Satyantini; Muhammad Arief dan Kismiyati.(2017). Teknik Kultur Tetraselmis chuii Dalam Skala Laboratorium Di Pt. Central Pertiwi Bahari, Rembang, Jawa Tengah. Journal of Aquaculture and Fish Health, Vol. 7 No.2.

Tsany Mokhammad Riza Noor.(2016). Kultur fitoplankton Tetraselmis sp. Skala Laboratorium Sebagai Pakan Rotifer (Brachionus sp.) Di Sriracha Fisheries Research Station, Chonburi, Thailand [Skripsi],Fakultas Perikanan Dan Kelautan, Surabaya.

Vina Juliana Anggraeni., Fajar Arip Nugraha., Aris Suhardiman.(2019). Aktivitas Antibakteri dari Mikroalga Laut Porphyridium cruentum terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acne. Jurnal AGROTEK, Vol. 6 No. 2.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.22613

Flag Counter