Lobi dan Negosiasi Videografer dengan Klien

Reynaldi Ihsan Fauzi, Wiki Angga Wiksana

Abstract


Abstract. Videographer is a service provider that offers videography. In an effort in the field of videography, of course there are a lot of clients, asking for a more affordable price with good quality. On the other hand, a videographer who is actually a service provider would want to offer a service at a high price and of course with good quality. In this case it is necessary to carry out a lobbying process and negotiation between the videographer and the client. This research was conducted because he wanted to know the lobbying and negotiations carried out by the videographer with the client in reaching an agreement, obstacles that occur in the lobbying and negotiation process, how long it takes to carry out the lobbying and negotiation process. The study used a descriptive qualitative method in which this was done because the researcher wanted to describe a case as it was happening in the field. To get the right information for this research, the researcher will conduct interviews with the informants who have been selected by the researcher with all considerations. The lobbying and negotiation process is carried out in 3 stages, namely conducting interpersonal communication, conducting presentations and conducting integrative negotiations, while the time it takes is 2-3 days with the fastest time and 14 working days with the slowest time

Keywords: Lobby, Negotiation, Videography, Videographer, Client

Abstrak. Videografer merupakan penyedia jasa yang menawarkan videografi. Dalam sebuah usahanya dalam bidang videografi tentu banyak sekali seorang klien, yang meminta untuk harga yang lebih terjangkau dengan kualitas yang baik. Sebaliknya seorang videographer yang notabenya sebagai penyedia jasa tentu ingin menawarkan sebuah jasanya dengan harga yang tinggi dan tentunya dengan kualitas yang baik. Dalam kasus tersebut perlu di lakukannya sebuah proses lobi dan negosiasi antara videografer dengan klien. Penelitian ini dilakukan karena ingin mengetahui lobi dan negosiasi yang dilakukan oleh videografer dengan klien dalam mencapai kesepakatan, hambatan yang  terjadi dalam melakukan proses lobi dan negosiasi, berapa lama waktu yang diperlukan dalam melakukan proses lobi dan negosiasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif yang mana hal ini dilakukan karena peneliti ingin menggambarkan suatu kasus secara apa adanya yang terjadi dilapangan. Untuk mendapatkan informasi yang tepat terhadap penelitian ini, peneliti akan melakukan wawancara terhadap informan yang sudah dipilih peneliti dengan segala pertimbangan. Proses lobi dan negosiasi dilakukan dalam 3 tahapan yaitu melakukan komunikasi interpersonal, melakukan presentasi dan melakukan negosiasi secara integratif, sedangkan waktu yang dibutuhkannya adalah 2-3 hari dengan waktu paling cepat dan 14 hari kerja dengan waktu yang paling lambat.

Kata Kunci: Lobi, Negosiasi, Videografi, Videografer, Klien


Keywords


Lobi, Negosiasi, Videografi, Videografer, Klien

Full Text:

PDF

References


Afriansyah, JY. 2017. Hot Deals: High Productive Negotiation Skill. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Anwar, D. F. (1997). Lobbying dan Nego. Makalah Pada Orientasi Pendalaman Bidang Tugas Ketua-Ketua DPRD Tingkat II SeIndonesia. Presented at the Jakarta. Jakarta: Badan Diklat Depdagri.

Jackman. A. 2005. How To Negotiate : Teknik Sukses Bernegosiasi. Jakarta: Erlangga.

Lewicki, Roy. J. et al. 2003. Negotiation. New York: McGraw-Hill.

Lewicki, Roy. J. et al. 2007. Esentials of Negotiation, sixth edition.Mc-Graw Hill.

Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi.

Mukhtar. (2013). Metode Praktis Penelitian Deskriptif Kualitatif. Jakarta : GP Press Group

Sabilillah Mochamad Ismail, Maryani Anne. (2021). Hubungan Channel Youtube Sam Kolder terhadap Minat Membuat Vidio Travelling. Jurnal Riset Manajemen Komunikasi, 1(1), 23-28




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.29306

Flag Counter