Presentasi Diri Penyiar Radio

Rizal Ahmad Fauzi, Dede Lilis

Abstract


Abstract. Everyone has their own set, whether it’s the front stage or the backstage. The front stage features the setting, the appearance of the self, expressive equipment. As for the backstage is the self, which is all the hidden activity. Another example of the use of both sets is an announcer, because the work of an announcer is often unknown, whether an announcer shows while at work is a personal character or a demands of the job. Afif Akbar as an announcer OZ Radio Bandung and Nexa Paisan as an announcer Ardan Radio, both of them have roles to played in both the front and the back. They have difference characteristics both of their appearance on air and everyday life. The difference in chacarter, comes from the demands of each radio for the success of the program.The purpose of the research: (1) to find out the front stage of Afif Akbar and Nexa Paisan, (2) to find out the back stage of Afif Akbar and Nexa Paisan, (3) to find out the impression management of Afif Akbar and Nexa Paisan. We implement qualitative with method dramaturgi fot this research. Purposive method is used for sample taking where the subject is choosen according to research objective. Data collection taken by interview, observation, literature study and internest sources. The results of this study are that Front Stage on Afif Akbar and Nexa Paisan present themselves to aspects of appearance (appearance) and manner (style) on the life of the front stage (front stage). Their self-appearance did in fact mostly refer to the self-image demanded from the radio station so that it was judged well in front of individuals who observed and assessed. The keenness of the back stage on Afif Akbar and Nexa Paisan as the broadcasters of their self-presentation is only about their appearance such as clothes and make-up they wear. The rest, these publishers returned to their original lives, with complete identity, without having to pay attention to the role plots that must be played in the life of the front stage. Self presentation on Impression Management or management of the impression they form has fulfilled good requirements as an actor in carrying out his role. The conditions carried out include face appearance, involvement in his role, realizing the ideals of other people's expectations about his role and mystification.

Keywords: Dramaturgi, Radio, Announcer

Abstrak. Tiap orang memiliki panggungnya masing-masing baik itu panggung depan (front) ataupun panggung belakang (back). Front mencakup setting, personal front (penampilan diri), expressive equipment. Sedangkan bagian back adalah the self, yaitu semua kegiatan yang tersembunyi. Salah satu contoh penggunaan kedua panggung tersebut ialah seorang penyiar radio, karena dibalik pekerjaan seorang penyiar sering kali kita tidak mengetahui, apakah yang ditampilkan seorang penyiar pada saat bekerja merupakan karakter pribadi aslinya atau merupakan tuntutan pekerjaan. Afif Akbar sebagai penyiar OZ Radio Bandung dan Nexa Paisan sebagai penyiar Ardan Radio, keduanya memiliki peran yang dimainkan baik di panggung depan maupun di panggung belakang. Mereka memiliki karakter yang berbeda baik penampilan diri ketika on air maupun dalam kehidupan sehari-harinya. Perbedaan karakter tersebut, terjadi karena adanya tuntutan dari masing-masing radio untuk keberhasilan program acara yang dibawakan. Tujuan dari penelitian ini, yaitu: (1) Untuk mengetahui panggung depan seorang Afif Akbar dan Nexa Paisan, (2) Untuk mengetahui panggung belakang seorang Afif Akbar dan Nexa Paisan, (3) Untuk mengetahui impression management seorang Afif Akbar dan Nexa Paisan. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode dramaturgi. Pemilihan sampling di sini dengan menggunakan teknik purposive dimana subjek dipilih dengan menyesuaikan tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data yang dilakukan antara lain menggunakan wawancara mendalam, observasi, dokumen, studi kepustakaan dan sumber internet. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Front Stage pada Afif Akbar dan Nexa Paisan melakukan presentasi diri terhadap aspek appearance (penampilan) dan manner (gaya) pada kehidupan front stage (panggung depan). Penampilan diri yang mereka lakukan ternyata sebagian besarnya mengacu pada citra diri yang dituntut dari stasiun radionya agar dinilai baik dihadapan individu-individu yang mengamati dan menilai. Kehiupan back stage (panggung belakang) pada Afif Akbar dan Nexa Paisan sebagai penyiar presentasi diri yang dilakukannya hanya terhadap penampilan saja seperti pakaian dan make up yang mereka kenakan. Selebihnya, para penyiar ini kembali ke kehidupan asli mereka, dengan jati diri seutuhnya, tanpa harus memperhatikan plot peran yang yang harus diperankan pada kehidupan front stage. Presentasi diri pada Impression Management atau pengelolaan kesan yang mereka bentuk telah memenuhi syarat yang baik sebagai seorang aktor dalam menjalankan perannya. Syarat-syarat yang dilakukan antara lain penampilan muka, keterlibatan dalam perannya, mewujudkan idealisasi harapan orang lain tentang perannya dan mistifikasi.

Kata Kunci: Dramaturgi, Radio, Penyiar Radio


Keywords


Dramaturgi, Radio, Penyiar Radio.

Full Text:

PDF

References


Boyer, L., Brunner, B.R., Charles, T., and Coleman, P. (2006). Managing Impessions in a

virtual environment: Is ethnic diversity a self-presentation strategy for colleges and

universities?. Journal of Computer-Mediated Communication, 12(1): 1-15.

Mulyana, Deddy. 2008. Metodologi Penelitian Komunikasi. Bandung : Remaja Posda Karya.

Rinawari, Rini. 2006. Dramaturgi Poligami. Mediator Jurnal Komunikasi, Vol.7 No.1 dalam https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/mediator, diakses 15 Juli 2019.




Flag Counter