Media Sosial LINE Sebagai Sarana Periklanan Barang Pre-Loved

Mega Wastu Kencana, Anne Maryani

Abstract


Abstract. AbahXberabe is buying and selling pre-loved items company that uses LINE social media. AbahXberabe competitors, namely FJB BANDUNG SELATAN, FJB Bandung, FJB TELKOM, BRANG-KAS (FJB) INDO, AbahXberabe is different from other accounts using a mixture of Sundanese Indonesian and Abah and Incu calls between AbahXberabe and its customers. AbahXberabe has reached the highest ad posting compared to other competitors, achieving adders is still under FJB BANDUNG. AbahXberabe has done a lot of posting ads but the adders are still under FJB BANDUNG with the number of ads posted under AbahXberabe. The purpose of the research conducted by researchers is to find out the advertising planning carried out by AbahXberabe, to find out how AbahXberabe in maintaining relationships with consumers. to find out how to evaluate AbahXberabe advertising, to find out why AbahXberabe uses LINE social media in advertising pre-loved items. The author uses qualitative methods. The approach used in this study is a case study. The case that the author makes this object belongs to a single holistic case design, where the single case is that the case presents an extreme or unique and holistic case because it uses only one unit of analysis AbahXberabe. From the research that has been done, researchers found the AbahXberabe advertising plan is to determine the purpose of AbahXberabe which is adding Adders to achieve these goals through Face-to-Face Sales, Sharing (Like&Share), Media Partnership, Timing in advertising, the concept of displaying homepage, Paid Promote. The AbahXberabe method maintains relationships, namely using CRM (Customer Relationship Management), calls Abah and Incu also Sundanese language to be differentiated and easily remembered by consumers. The AbahXberabe activity is an E-Commerce system that allows the supply and purchase of goods or services through the internet. AbahXberabe does not conduct advertising evaluations but creates new innovations in the inclusion of #SupportAbah #AbahXberabe in every image of pre-loved items that will be advertised to prevent fraud. The reason AbahXberabe uses LINE social media is as an adjustment to the segmentation of AbahXberabe namely young people and users of social media LINE, mostly young people.

Keywords: Advertising planning, E-Commerce, AbahXberabe.

Abstrak. AbahXberabe adalah perusahaan forum jual beli barang Pre-Loved (bekas) menggunakan media sosial LINE. Kompetitor AbahXberabe yaitu FJB BANDUNG SELATAN, FJB Bandung, FJB TELKOM, BRANG-KAS (FJB) INDO, AbahXberabe memiliki perbedaan penggunaan campuran bahasa Indonesia Sunda dan panggilan Abah dan Incu antara AbahXberabe dan konsumennya. AbahXberabe telah mencapai postingan iklan paling tinggi, dalam pencapaian adders masih dibawah FJB BANDUNG. AbahXberabe telah melakukan banyak posting iklan namun adders masih dibawah FJB BANDUNG dengan jumlah posting iklan dibawah AbahXberabe. Tujuan penelitian yang dilakukan peneliti yaitu untuk mengetahui perencanaan periklanan AbahXberabe, untuk mengetahui cara AbahXberabe memelihara relasi. untuk mengetahui cara evaluasi periklanan AbahXberabe, untuk mengetahui alasan AbahXberabe menggunakan media sosial LINE dalam periklanan barang bekas. Penulis menggunakan metode kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Kasus yang penulis jadikan objek ini termasuk ke dalam desain kasus tunggal holistik, dimana kasus tunggal ialah kasus tersebut menyajikan suatu kasus ekstrem atau unik dan holistik karena hanya menggunakan satu unit analisis yaitu AbahXberabe. Dari penelitian yang telah dilakukan, peneliti menemukan perencanaan periklanan AbahXberabe adalah menentukan tujuan yaitu menambah Adders melalui kegiatan Penjualan Tatap Muka, Penyebaran (Sharing) Like&Share, Media Partnership, Timing dalam beriklan, konsep tampilan beranda, Paid Promote. Cara AbahXberabe memelihara relasi yaitu menggunakan CRM (Costumer Relationship Management), panggilan Abah dan Incu juga Bahasa Sunda untuk menjadi diferensiasi dan mudah diingat oleh konsumen. Kegiatan AbahXberabe tersebut merupakan kegiatan E-Commerce sistem yang memungkinkan penawaran dan pembelian barang atau jasa melalui internet. AbahXberabe tidak melakukan evaluasi periklanan namun menciptakan inovasi baru pencantuman #SupportAbah #AbahXberabe di setiap gambar barang bekas yang akan diiklankan untuk mencegah penipuan. Alasan AbahXberabe menggunakan media sosial LINE adalah sebagai penyesuaian dari segmentasi AbahXberabe yaitu anak muda dan pengguna media sosial LINE kebanyakan anak muda.

Kata Kunci: Perencanaan periklanan, E-Commerce, AbahXberabe


Keywords


Perencanaan periklanan, E-Commerce, AbahXberabe

Full Text:

PDF

References


Anne Maryani dan Dady Ahmadi, 2011. Komunikasi Virtual. Bandung: Ihsan Press

Agus Hermawan, 2012. Komunikasi Pemasaran. Jakarta: Erlangga

Kotler, Philip. 2001. Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT. Prenhallindo.

Kotler, Philip. 2009. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Erlangga.

Philip Kotler, 2009. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Erlangga.

Robert K. Yin, 2009. Studi Kasus Desain dan Metode. Jakarta: Rajawali Pers.

Rulli Nasrullah, 2017. Media Sosial. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Sandra Moriarty, Nancy Mitchel, dan William Wells, 2009. Advertising. Jakarta: Kencana.

Terence A. Shimp, 2003. Periklanan Promosi Terpadu. Jakarta: Erlangga.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.15122

Flag Counter