Rancangan Perbaikan Kualitas pada Produk Kaos Anak Jenis Salur dengan Menggunakan Metode Fault Tree Analysis dan Teorija Rezhenija Izobretatelskih Zadach

Abdullah Mursyid, Muhamad Dzikron, Dewi Shofi Mulyati

Abstract


Abstract. The Garment industry is industrial manufacturing that gives a big contribution to the global market. The Garment industry in Jawa Barat has a decreased production volume from 90.869 in 2016 to 82.335 in 2017. The decreased production volume caused by the decreasing product quality that makes some defect products. Salur type children t-shirt have an average percentage of defective product aproximately 5.36% in 2016-2017. That percentage surpasses the tolerance limit which is 5%. The defective product causes the company lose their income so that they must make an improvement in product quality to reduce the occurrence of the defective product. The method used to solve the problem is Fault Tree Analysis (FTA) method for identify the cause of the defect product and Teorija Rezhenija Izobretatelskih Zadach (TRIZ) method for product quality improvement. There are two type of defect results data processing that become the main priority that are defective hole and defective obras. The causes of the defects include the lack of skilled operators which the company must made the design improvements by creating a training schedule and performance appraisal system to operator. All the causes of defect are reduced by make a design to improve the quality of the salur type children’s t-shirt product.

Keywords: Quality Control, Fault Tree Analysis, TRIZ

 

Abstrak. Industri pakaian jadi merupakan industri manufaktur yang memberikan kontribusi besar terhadap perdagangan global. Industri pakaian jadi di Jawa Barat mengalami penurunan volume produksi dari 90.869 pada tahun 2016 menjadi 82.335 pada tahun 2017. Penurunan volume produksi tersebut disebabkan karena adanya penurunan kualitas produk yang menghasilkan produk cacat. Kaos anak jenis salur memiliki rata-rata persentase kecacatan sebesar 5,36% pada tahun 2016-2017. Persentase tersebut melewati batas toleransi kecacatan sebesar 5%. Adanya produk cacat tersebut menyebabkan perusahaan kehilangan omzet sehingga perusahaan harus melakukan perbaikan kualitas produk untuk mengurangi terjadinya kecacatan.  Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yaitu metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya kecacatan produk, sedangkan metode Teorija Rezhenija Izobretatelskih Zadach (TRIZ) digunakan untuk membuat rancangan perbaikan kualitas produk.  Hasil pengolahan data terdapat dua jenis cacat yang menjadi prioritas utama yaitu cacat bolong dan cacat obras.  Penyebab cacat bolong diantaranya yaitu operator kurang terampil sehingga dibuat rancangan perbaikan dengan membuat jadwal pelatihan dan sistem penilain kinerja operator. Semua penyebab cacat dibuat rancangan perbaikan untuk meningkatkan kembali kualitas produk kaos anak jenis salur.

Kata kunci:  Pengendalian Kualitas, Fault Tree Analysis, TRIZ.


Keywords


Pengendalian Kualitas, Fault Tree Analysis, TRIZ

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S., 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Assauri, S., 2008. Manajemen Produksi dan Operasi. Edisi Revisi. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Badan Pusat Statistik, 2017. Perkembangan Ekspor Dan Impor Indonesia November 2017. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik, 2018. Statistik Perdagangan Luar Negeri: Ekspor. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, 2017. Statistik Industri Besar Dan Sedang Jawa Barat. Bandung: Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat.

Blanchard, B. S., dan Blyler, J. E., 2016. System Engineering Management. 5th ed. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.

Ceha, R., 2014. Pengantar Teknik Industri. Bandung: Universitas Islam Bandung

Dzikron, M., Ceha, R., dan Muhammad, C.R., 2017. Perbaikan Kinerja Operasional Industri Penyamakan Kulit Dengan Pendekatan Supply Chain Dan Lean Manufacturing (Kasus Industri Kulit Sukaregang). [pdf] Tersedia pada: [Diakses 6 Agustus 2018].

Gadd, K., 2011. TRIZ for Engineers: Enabling Inventive Problem Solving. United Kingdom: John Wiley & Sons, Ltd.

Gaspersz, V., 2005. Total Quality Management. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Ginting, R., 2007. Sistem Produksi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Goetsch, D. L. dan Davis, S., 2014. Quality Management for Organizational Excellence: Introduction to Total Quality. 7th ed. London: Pearson.

Heizer, J., dan Render, B., 2006. Operation Management. 7th ed. New Jersey: Prentice Hall.

Limnios, N., 2007. Fault Trees. London: Iste Ltd.

Menteri Kesehatan, 2016. Peraturan Menteri Kesehatan No.48 Tahun 2016 : Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perkantoran. [pdf] Tersedia pada [Diakses 1 Agustus 2018].

Menteri Perburuhan, 1964. Peraturan Menteri Perburuhan No.7 Tahun 1964 : Syarat Kesehatan, Kebersihan, Serta Penerangan Dalam Tempat Kerja. [pdf] Tersedia pada: [Diakses 14 Juli 2018].

Mitra, A., 2016. Fundamentals of Quality Control and Improvement. 4th ed. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.

Montgomery, D. C., 2013. Introduction to Statistical Quality Control. 7th ed. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.

Nasution, M. N., 2015. Manajemen Mutu Terpadu. Bogor: Ghalia Indonesia.

Pande, P.S., Neuman, R.P., dan Cvanagh, R.R., 2002. The Six Sigma Way. New York: McGraw Hill.

Presiden RI., 1970. Undang-Undang No.1 Tahun 1970 : Keselamatan Kerja. [pdf] Tersedia pada: [Diakses 14 Juli 2018].

Presiden RI., 2008. Undang-Undang No.18 Tahun 2008 : Pengelolaan Sampah. [pdf] Tersedia pada: [Diakses 1 Agustus 2018].

Rahman, F., 2016. Analisis Hasil Identifikasi Defect Pada Produk Holder Motor Dengan Pendekatan Metode Six Sigma-Triz. [pdf] Tersedia pada: [Diakses 28 April 2018].

Rantanen, K., Conley, D. W., dan Domb, E. R., 2018. Simplfied TRIZ: New Problem- Solving Applications for Engineers and Manufacturing Professionals. 3rd ed. New York: CRC Press.

Savransky, S. D., 2000. Engineering of Creativity. New York: CRC Press.

Sekaran, U., 2003. Research Methods For Business: A Skill Building Approach. 4th ed. New York: John Wiley & Sons, Inc.

Setyadi, I., 2013. Analisis Kecacatan Produk Celana Jeans dengan Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode and Effect Analysis di CV Fragile Den Co. [pdf] Tersedia pada: [Diakses 21 Maret 2018].

Sugiyono, 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryawan, H., 2014. Pembuatan Alat praktikum Fisika Listrik Untuk Kegiatan Praktikum menggunakan QFD dan Triz. [pdf] Tersedia pada: [Diakses 21 Maret 2018].

Tannady, H., 2015. Pengendalian Kualitas. Yogyakarta: Graha Ilmu




Flag Counter