Perhitungan Ambang Batas Menggunakan Metode Heuristik untuk Data Besar Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor

Resyi Pandini Safitri, Aceng Komarudin Mutaqin

Abstract


Abstract. Insurance is an agreement between two parties, where the first party is referred to as the insurer or the insurance company and the second party is referred to as the insured or policy holder who will file an insurance claim. The existence of a large or extreme claim from a non-life insurance policy affects the insurance company's ability to estimate reserves. This research has explored several heuristic methods for selecting threshold values that serve to estimate reserves as well as the effect on distribution choices. To investigate this, several heuristic methods have calculated the threshold values, namely the fixed quantile rule, the square root rule and the empirical rule. The data used is data obtained from the general insurance company PT. XYZ 2014. The data contains policyholder partial loss claims for comprehensive insurance products for category 6 motorized vehicles (types of trucks & pickups) region 2 covering DKI Jakarta, West Java, and Banten. The results show that if the data are sufficient, the square root rule has the best overall performance in estimating claims reserves with a threshold value of 65.575.000.

Keywords: Non-life Insurance, Threshold, Heuristik Methode

Abstrak. Asuransi adalah perjanjian antara dua pihak, dimana pihak pertama disebut sebagai penanggung atau perusahaan asuransi dan pihak kedua disebut sebagai tertanggung atau pemegang polis yang akan mengajukan suatu klaim asuransi. Adanya klaim yang besar atau ekstrim dari polis asuransi non-jiwa berpengaruh pada kemampuan perusahaan asuransi untuk memperkirakan cadangan. Dalam penelitian ini telah mengeksplorasi beberapa metode heuristik untuk pemilihan nilai ambang yang berfungsi untuk memperkirakan cadangan serta pengaruh pada pilihan distribusi. Untuk menyelidiki hal ini, telah dilakukan perhitungan nilai ambang batas dari beberapa metode heuristik, yaitu aturan kuantil tetap, aturan akar kuadrat dan aturan empiris.  Data yang digunakan adalah data yang diperoleh dari perusahaan asuransi umum PT. XYZ tahun 2014. Data tersebut berisi klaim partial loss pemegang polis untuk produk asuransi comprehensive untuk kendaraan bermotor kategori 6 (jenis kendaraan Truk & Pickup) wilayah 2 yang mencakup daerah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Hasilnya menunjukkan bahwa jika datanya mencukupi, aturan akar kuadrat memiliki keseluruhan kinerja terbaik dalam memperkirakan cadangan klaim dengan nilai ambang batas 65.575.000.

Kata Kunci: Asuransi Non-Jiwa, Ambang Batas, Metode Heuristik


Keywords


Asuransi Non-Jiwa, Ambang Batas, Metode Heuristik

Full Text:

PDF

References


Ignatius, R. Y. S. (2018). Pengantar Asuransi. Jakarta: ACA Asuransi.Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), Bab IX Tentang Asuransi atau Pertanggungan pada Umumnya, Pasal 246.

Klugman, S.A., Panjer, H.H., dan Wilmot, G. (2012). Loss Models. From Data to Decisions.Willey Interscience, New York.

Otoritas Jasa Keuangan. (2017). Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6/SEOJK.05/2017: Tentang Penetapan Tarif Premi atau Kontribusi pada Lini Usaha Asuransi Harta Benda dan Asuransi Kendaraan Bermotor tahun 2017. Jakarta: OJK.

Pigeon, M., Denuit, M.. Composite Lognormal–Pareto model with random threshold.Scandinavian. Actuarial Journal 2011;2011(3):177–192

Sudjana. (1996). Metode Statistika. Bandung: Tarsito.

Wang, Y., Haff, I. H. & Huseby, A. (2019). Modelling Extreme Claims Via Composite Models And Threshold Selection Methods. Department of Mathematics, University of Oslo.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v7i1.25887

Flag Counter