Pemodelan Peramalan Menggunakan Vector Error Correction Model (VECM) pada Faktor-Faktor Ekonomi di Indonesia Periode Januari 2013-Desember 2019

Syadza Arsdien Pertiwi, Anneke Iswani Achmad

Abstract


Abstract. VECM (Vector Error Correction Model) is a time series modeling method which is often referred to as the restricted form of VAR. Useful in understanding the interrelationship between variables where all variables are endogenous variables. In Econometrics, sometimes researchers find it difficult to determine endogenous or exogenous variables because in Econometrics all the variables involved are interrelated. So to analyze future economic growth in Indonesia using this method. Researchers used variables the inflation, the degree of the open economy, the rupiah exchange rate (kurs) for  US dollar, and the broad money (M2) in Indonesia for the period January 2013- December 2019. The results of this study, through the Johansen Cointegration Test, the four variables have a relationship balance in the long run (cointegration) with each other. The model that was formed was VECM (1). From the structural analysis on the IRF, it can be seen that the total variable response movement before the equilibrium point (is convergence) or returns to  balanced.

Keywords: VAR, VECM, Johansen Cointegration Test, IRF.

Abstrak. VECM (Vector Error Correction Model) merupakan metode pemodelan time series yang sering disebut sebagai bentuk VAR terestriksi. Berguna dalam memahami hubungan timbal balik (interrelationship) antar variabel dimana semua variabelnya diperlakukan sebagai variabel endogen. Pada Ekonometrika, terkadang peneliti kesulitan untuk menentukan variabel endogen maupun variabel eksogen karena dalam Ekonometrika seringkali semua variabel yang terlibat saling berkaitan. Maka untuk menganalisis pertumbuhan ekonomi di Indonesia kedepannya digunakan metode ini. Peneliti menggunakan variabel inflasi, derajat perekonomian terbuka, nilai tukar rupiah (kurs) terhadap dolar US, dan jumlah uang yang beredar (M2) di Indonesia periode Januari 2013- Desember 2019. Hasil dari penelitian ini, melalui Johansen Cointegration Test ke empat variabel tersebut memiliki hubungan hubungan stabilitas keseimbangan dalam jangka panjang (kointegrasi) satu dengan lainnya. Model yang terbentuk yaitu VECM (1). Dari analasis struktural pada IRF terlihat keseluruhan variabel pergerakan responnya mendekati titik keseimbangan (bersifat convergence) atau kembali ke keseimbangannya sebelumnya.

Kata Kunci: VAR, VECM, Johansen Cointegration Test, IRF.

Keywords


VAR, VECM, Johansen Cointegration Test, IRF

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik Indonesia 2019.

Enders, Walter. 2015. Apllied Econometric Time Series Fourth Edition. Hoboken: Juhn Willey and Son Inc, New York.

Juanda, Bambang dan Junaidi. 2012. Ekonometrika Deret Waktu, teori dan aplikasi. Penerbit IPB Press. Bogor.

Lütkepohl, Helmut. 2005. New Introduction to Multiple Time Series Analysis. Springer-Verlag. Berlin.

Yanti, T. S. 2010. Analisis Deret Waktu. Pustaka Ceria: Bandung.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v7i1.25263

Flag Counter