HUBUNGAN ANTARA SELF ESTEEM DENGAN SUBJECTIVE WELL BEING PADA MODEL WANITA BANDUNG

BESA SISMA UTAMI, AGUS BUDIMAN

Abstract


Model adalah seseorang yang bekerja untuk menampilkan dan mempromosikan pakaian mode atau berpose untuk tujuan iklan dan karya seni. Model itu terbagi menjadi dua kategori yaitu model catwalk dan photo model. Model wanita di kota Bandung memiliki penilaian sendiri terhadap kehidupannya sebagai seorang model dan mereka mendapatkan kesejahteraan hidup sesuai dengan apa yang dirasakan oleh masing-masing model itu sendiri. Penilaian positif atau negatif para model tersebut berhubungan dengan kesejahteraan hidup yang didapatkan saat menjadi seorang model. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa erat hubungan antara self esteem dengan subjective well being pada model wanita di kota Bandung. Metode yang digunakan adalah metode korelasional. Alat ukur skala self esteem mengadaptasi dari Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) dan alat ukur subjective well being dibuat sendiri oleh peneliti berdasarkan teori dari Diener. Data analisis menggunakan teknik korelasi product moment dari Spearman dengan bantuan software SPSS versi 20. Hubungan antara self esteem dengan subjective well being ditunjukkan oleh koefisien hubungan (rxy) = 0,738 (p<0,05), yang berarti menunjukkan adanya hubungan positif yang erat antara self esteem dengan subjective well being pada model wanita di kota Bandung, semakin positif self esteem maka semakin tinggi tingkat subjective well being.

Keywords


model, self esteem, subjective well being

References


Diener, Ed. (2012). New Finding and Future Directions for Subjective Well-Being Research. 590-596

Eid, Michael & Randy J. 2007. Science Of Subjective Well-Being. London : The Guilford Press.

Erlangga Wari, Savatra. 2010. Jurnal Subjective Well Being Pada Lansia Penghuni Panti Jompo http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/1050/1/10504164.pdf. Diunduh : 2 November 2013

Franzoi, Stephen L. 2006. Social Psychology. Fourth Edition : Amerika. McGraw Hill.

Khalid, Idham. 2011. Pengaruh Self Esteem dan Dukungan Sosial Terhadap Optimisme Hidup Penderita HIV/AIDS. Skripsi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Tidak Diterbitkan.

Lannakita, Shauma. (2012). Hubungan Antara Self Esteem dan Preferensi Pemilihan Pasangan Hidup Pada Wanita Dewasa Muda. Skripsi Sarjana Universitas Indonesia. Tidak Diterbitkan.

Lestari, A., Yohanes., & Sandi. (2010). Kontribusi Self Esteem dan Self Determination Absenteeism Pada Mahasiswa Universitas X. Provitae Jurnal Psikologi Pendidikan. Tarumanegara University. Vol 1, No 1, 15-29

Noor, Hasanuddin. 2009. Psikometri. Cetakan Kedua : Bandung. Jauhar Mandiri.

Puspita Ramadhini, Mita. 2014. Studi Mengenai Subjective Well Being Pada Warakawuri Lanjut Usia di Komplek Seroja Bale Endah. Skripsi Sarjana Universitas Islam Bandung. Tidak diterbitkan.

Santrock, John W. 2012. Life-Span Development : Perkembangan Masa Hidup. Jilid II : Jakarta. Erlangga

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wishiarso, W., & Wahyu ., (2010). Konstruksi dan Identifikasi Properti Psikometris Instrumen Pengukuran Kebahagiaan Berbasis Pendekatan Indigenous Psychology: Studi Multitraitâ€Multimethod. Jurnal Psikologi. Vol 37, No.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.1308

Flag Counter