HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KETERAMPILAN SOSIAL BURUK PADA REMAJA KELAS XI DI SMAN 1 BANDUNG

ERIAZTA PUTRI NURTAMI, ENDANG SUPRAPTININGSIH

Abstract


Dalam membangun hubungan baru dengan teman sebaya dibutuhkan keterampilan sosial berupa perilaku yang ditampilkan oleh remaja dalam berinteraksi dengan teman sebayanya. Namun, remaja di kelas XI di SMAN 1 Bandung ini, menampilkan perilaku bullying pada teman kelasnya sendiri. Bullying tersebut berupa kekerasan fisik juga kekerasan verbal. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keterampilan sosial remaja salah satunya adalah keluarga dalam hal ini merupakan pemaknaan pola asuh yang diterapkan oleh orang tua pada anak. Metode yang digunakan adalah metode korelasional. Alat ukur penelitian dibuat sendiri oleh peneliti berdasarkan tipe pola asuh yang diungkapkan oleh Baumrind dan alat ukur keterampilan sosial berdasarkan dimensi dari keterampilan sosial menurut Caldarella dan Merrel. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan studi populasi dengan sampel sebanyak 45 remaja. Data analisis menggunakan teknik korelasi Rank Spearman dengan bantuan software SPSS versi 20. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan hubungan antara pola asuh authoritarian dengan keterampilan sosial sebesar 0,655; hubungan antara pola asuh authoritative dengan keterampilan sosial sebesar -0,683; hubungan antara pola asuh neglectful dengan keterampilan sosial sebesar 0,666; hubungan antara pola asuh indulgent dengan keterampilan sosial sebesar 0,728. Hal tersebut menunjukkan adanya hubungan antara persepsi pola asuh orang tua dengan keterampilan sosial buruk pada remaja kelas XI di SMAN 1 Bandung.

Keywords


keterampilan sosial, pola asuh, remaja

References


Atkinson, Rita L.; Richard C. Atkinson; Edward E. Smith; Daryl J. Bem. (2010).

Pengantar Psikologi Jilid 1. Tanggerang : Interaksara

Cartledge, C. dan Milburn, J.F. (1995). Teaching Social Skills to Children and

Youth Inovative Approach. (Third Edition). Massachusetts: Allyn and

Bacon.

Lavina, K. (2007). hubungan antara tipe pola asuh authoritarian,

authoritative, permissive indulgent, dan permissive indifferent dengan perilaku disiplin di sekolah (studi pada siswa/siswi kelas II SMA X di Bandung).Skripsi Sarjana pada Fakultas Piskologi Universitas Maranatha. Bandung: Tidak diterbitkan.

Maccoby, E.E. (1980). Social Development. United States: Harcourt Brace

Jovanoich.

Merrel, K.W. and Gretchen A Gimpel. (1998). Social Skills of Children and

Adolescents.(http://samples.sainsburysebooks.co.uk/9781317778493_sample_488267.pdf) diunduh pada 21 November 2014

Mu’tadin. (2002). Mengembangkan Keterampilan Sosial Pada Remaja.

(http://www.e-psikologi.com/artikel/individual/mengembangkan-ketrampilan-sosial-pada-remaja) diunduh pada 4 Oktober 2014

Noor, H. (2009). Psikometri Aplikasi dalam Penyusunan Instrumen Pengukuran

Perilaku. Bandung : Penerbit Fakultas Psikologi UNISBA.

Santrock, J.W. (2007). Remaja jilid 1. Edisi kesebelas. Jakarta: Erlangga

_______. (2007). Remaja jilid 2. Edisi kesebelas. Jakarta: Erlangga

_______. (2012). Life-Span Development jilid 1. Edisi ketigabelas. Jakarta:

Erlangga

Siegel, S. (1997). Statistik Nonparametrik Untuk Ilmu-Ilmu Sosial ahli bahasa

oleh : Zanzawi Suyuti dan Landung Situpang. Jakarta: Gramedia Pustaka

Utama

Sugiyono.(2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatid dan R&D. Bandung:

Alfabeta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.1238

Flag Counter