Hubungan Antara School Well-Being dengan Penyesuaian Akademik pada Siswa Kelas 3 Elektronika Industri di SMK Negeri 1 Cimahi

Riska Widiyati, Umar Yusuf Supriatna

Abstract


Abstract. Numerous research have shown that the needs of students’ self-fulfillment is achieved because of a healthy school environment as the students’ involvement on learning activities and doing school assignments are far more triggered, as well as displaying a good learning habit which affect their academic achievement (Ainley; Epstein & McPartland; Fine, in Huebner & McCullough, 2000). 1 Cimahi State Vocational School is one of the vocational schools that offers a very vigilant selection, not just anyone could easily enroll in this school. Nevertheless, 3rd grade students majoring in electrical industrial engineering showed a low academic adjustment with an unfulfilled basic need that was not well met by the school which shows a low school well-being. Therefore, the purpose of this research was to investigate how close is the relation between school well-being with academic adjustment on 3rd Grade Students of Electrical Industrial at 1 Cimahi State Vocational School. There were 67 students who acted as the respondents. The school well-being theory from Konu and Rimpela (2002) was utilized in this research that covers the aspects of having, loving, being, and health. Furthermore, the academic adjustment theory of Bem P. Allen (1990) was also used. It covers the aspect of time management, teaching-learning strategies, facing the examination and career preparation.  The correlation resulted with 0.484 correlations with 0.000 significant levels, in which shows that there is a quite tight positive correlation between school well-being with academic adjustment.

Keyword: School Well-Being, Academic Adjustment, Vocational School Students

 

 

Abstrak. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa bila kebutuhan akan pemenuhan diri siswa tercapai karena lingkungan sekolah yang sehat, siswa akan terpacu untuk lebih terlibat dalam kegiatan belajar dan tugas-tugas sekolahnya serta memiliki kebiasaan belajar yang baik dan berkibat pada prestasi akademik yang baik (Ainley; Epstein & McPartland; Fine, dalam Huebner & McCullough, 2000). SMK Negeri 1 Cimahi merupakan salah satu sekolah yang menyelenggarakan seleksi masuk yang ketat, sehingga tidak semua siswa dapat dengan mudah diterima di sekolah ini. Akan tetapi, siswa kelas 3 pada program keahlian teknik elektronika industri menunjukkan penyesuaian akademik yang rendah serta adanya kebutuhan dasar yang tidak terpenuhi dengan baik oleh sekolah yang menunjukkan rendahnya school well-being. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa erat hubungan antara school well-being dengan penyesuaian akademik pada siswa kelas 3 elektronika industri di SMK Negeri 1 Cimahi. Responden dalam penelitian ini berjumlah 67 siswa. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori school well-being dari Konu dan Rimpela (2002) yang meliputi aspek having, loving, being, dan health serta teori penyesuaian akademik dari Bem. P. Allen (1990) yang terdiri dari aspek manajemen waktu, strategi kegiatan belajar, menghadapi ujian, dan persiapan karir. Hasil korelasi menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0.484 dengan taraf signifikasi 0.000 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang cukup erat antara school well-being dengan penyesuaian akademik.

Kata Kunci: School Well-Being, Penyesuaian Akademik, Siswa SMK


Keywords


School Well-Being, Penyesuaian Akademik, Siswa SMK

Full Text:

PDF

References


Allen, Bem. P. 1990. Personality, Social, and Biological Perspective on Personal Adjustment. California. Brooks/Cole Publishing Company.

Amanillah, Salma. 2017. Hubungan School Well-Being dengan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas XI MA X. Fakultas Psikologi. Bandung: Universitas Islam Bandung.

Az Zahra, Haniva & Widayatri Sekka Udaranti. 2013. Hubungan School WellBeing dengan Prestasi Akademik pada Siswa Berbakat Akademik Kelas XI Program Akselerasi di Jakarta. Fakultas Psikologi. Depok: Univeritas Indonesia. https://uiuntukbangsa.files.wordpress.com/2013.

Konu, AI, & Rimpelä, T. P. 2002. Well-being in School: A Conceptual Model. Health Promotion International, Vol 17(1), 79-87. Oxford, England: Oxford University Press. https://academic.oup.com/her/article/17/2/155/661470

Konu, AI, & Rimpelä, T. P. 2002. Well-being in School: A Conceptual Model. Health Promotion International, Vol 17(1), 79-87. Oxford, England: Oxford University Press. https://academic.oup.com/her/article /17/2/155/661470 .

Nantiasa Ahmad, Jati. 2010. Penggunaan School Well-Being Pada Sekolah Menengah Atas (SMA) Bertaraf Internasional Sebagai Barometer Evaluasi Sekolah. Vol 1, 100-112. Fakultas Psikologi, Peminatan Psikologi Sosial dan Psikologi Pendidikan. Depok: Univeritas Indonesia.

https://uiuntukbangsa.files.wordpress.com/2011/06/penggunaan-school- well-being-pada-sekolah-menengah-atas-sma-bertaraf-internasional sebagai barometer-evaluasi-sekolah-jati-nantiasa-ahmad.pdf

Nobel, T., McGrath. H., Wyatt, T., Carbines, R., & Robb, L. 2008. Scoping Study Into Approaches to Student Well-Being. ACU National Australian Catholic University PRN 18219.

Noor, Hasanuddin. 2010. Psikometri Aplikasi Penyusunan Instrumen Pengukuran Perilaku. Bandung: Fakultas Psikologi UNISBA.

Putri, Tri Eka. 2017. Hubungan Optimisme dengan Penyesuaian Akademik pada Anak di Panti Asuhan Al-Hayat Bandung. Fakultas Psikologi. Bandung: Universitas Islam Bandung.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: CV.Alfabeta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.11542

Flag Counter    Â