Evaluasi Kinerja Alat Crushing Plant Pengolahan Batu Gamping untuk Meningkatkan Target Produksi

Dhanan Bayu, Linda Pulungan, Dono Guntoro

Abstract


Abstract. The processing of limestone in PT Bende Lembaran Baru is only through the process of size reduction and uniform size. The resulting product is a split stone and stone ash -50 + 20mm, -20 + 5mm and -5mm. The number of production requests that must be supplied each month is 24,000 tons. Of these there are 10,000 tons for -50 + 20mm, 8,000 tons for -20 + 5mm and 6,000 tons for -5mm size. Currently, the production of split stone and stone ash obtained in crushing plant at PT Bende Lembaran Baru is 22,000 tons/month, while to meet the market demand, the minimum production target is 24,000 tons/month. In an effort to increase production in accordance with market demand, an evaluation of the performance of the crushing plant is required to increase production targets. Based on the observations and calculations that have been done, it can be known that the effort to optimize the performance of the equipment in the crushing plant circuit is done by adjusting the discharge size of the jaw crusher. This dischrage change will affect the production of the jaw crusher and will have an impact on the production and performance of the crushing plant. The discharge arrangement is based on the specification of the PE 600x900 type PE Jaw crusher tool. The result of the research on the performance evaluation of crushing plant in PT Bende Lembaran Baru shows that the losses in the crushing plant are 5.034 ton/hour or 4.27%. So it is necessary to optimize the performance of the tool in the crushing plant circuit by adjusting the discharge on the jaw crusher tool.

Keywords: Equipment Performance In Crushing Plant Circuit, Discharge Setting In Jaw Crusher, Percent Loss (Losses)

Abstrak. Kegiatan pengolahan bahan galian di PT Bende Lembaran Baru hanya melalui proses pengecilan ukuran dan penyeragaman ukuran. Produk yang dihasilkannya yaitu berupa batu split dan abu batu yang berukuran -50+20mm, -20+5mm serta -5mm. Jumlah permintaan produksi yang harus disuplai setiap bulan sebesar 24.000 ton. Dari jumlah tersebut terdiri dari 10.000 ton untuk ukuran -50+20mm, 8.000 ton untuk ukuran -20+5mm serta 6.000 ton untuk ukuran -5mm. Pada saat ini produksi batu split dan abu batu yang didapatkan pada crushing plant di PT Bende Lembaran Baru sebanyak 22.000 ton/bulan, sedangkan untuk memenuhi sesuai dengan permintaan pasar target produksi minimum yang dibutuhkan sebanyak 24.000 ton/bulan. Dalam upaya untuk meningkatkan produksi yang sesuai dengan permintaan pasar, maka dibutuhkan suatu kajian evaluasi terhadap kinerja alat crushing plant untuk meningkatkan target produksi. Berdasarkan hasil pengamatan dan perhitungan yang telah dilakukan, dapat diketahui upaya untuk mengoptimalisasi kinerja alat pada rangkaian crushing plant dilakukan dengan mengatur ukuran discharge pada alat jaw crusher. Perubahan dischrage ini akan mempengaruhi produksi jaw crusher dan akan berdampak pada produksi dan kinerja rangkaian crushing plant. Pengaturan discharge ini dilakukan berdasarkan spesifikasi alat jaw crusher merek Shanbao PE 600x900. Hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai evaluasi kinerja alat crushing plant di PT Bende Lembaran Baru menunjukkan bahwa jumlah kehilangan (losses) pada rangkaian crushing plant adalah sebanyak 5,034 ton/jam atau sebesar 4,27%. Sehingga perlu dilakukan optimalisasi kinerja alat pada rangkaian crushing plant dengan mengatur discharge pada alat jaw crusher.

Kata Kunci: Kinerja Alat Pada Rangkaian Crushing Plant, Pengaturan Discharge Pada Jaw Crusher, Persen Kehilangan (Losses)


Keywords


Kinerja Alat Pada Rangkaian Crushing Plant, Pengaturan Discharge Pada Jaw Crusher, Persen Kehilangan (Losses)

Full Text:

PDF

References


Anonim (A). 1970. “Conveyor and Processing Belt – Calculation Methods

Conveyor Beltâ€.

Anonim (B). 2015. “Kabupaten Bandung Barat Dalam Angka 2015â€. Pusat

Data dan Analisa Pembangunan (PUSDALIBANG), Provinsi Jawa Barat.

Cema. 2007. “Belt Conveyor for Bulk Materialâ€. Conveyor Equipment Manufacture Association, United State of America.

Daryanto. 1989. “Ilmu Bahanâ€. Jakarta. Bumi Aksara.

Ikhwandi, Dicky. 2013. “Mechanical Construction Design Belt Conveyor†Fakultas Teknik. Universitas Riau.

Kelly, J. 1982. “Introduction Mineral Processingâ€. John Wiley and Sons. Boston. Oxford. Auckland.

Prodosumarto, Partanto. 1993. “Pemindahan Tanah Mekanisâ€. Institut Teknologi Bandung. Bandung.

Sills, S,R. 1996. “Improved Material Balance Regression Analysis for Waterdrive Oil and Gas Reservoirsâ€.

Taggart, A.F. 1964. “Handbook of Mineral Dressingâ€. John Wiley and sons. Handbook Series. Colombia University. New York.

Tobing, Safif L. 2002. “Prinsip Dasar Pengolahan Bahan Galianâ€. Teknik Pertambangan Universitas Islam bandung. Bandung.

Zainuri, Muhib. Ach, 2006. “Material Handling Equipmentâ€. Malang




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v0i0.9806

Flag Counter