Analisis Produktifitas Crushing plant Dalam Pencapaian Target Produksi Andesit Di CV Panghegar Mitra Abadi Kampung Cikuya, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat

Isnan Fauzy, Dono Guntoro, Dudi Nasrudin

Abstract


Seiring dengan berkembangnya pembangunan yang sangat pesat, baik itu pembangunan jalan raya, jalan tol, gedung-gedung, perumahan, lapangan terbang, dan keperluan lain, tentunya akan meningkatkan permintaan bahan penunjang, seperti halnya batu andesit. Untuk mengatasi permintaan batu andesit yang meningkat, dalam hal ini proses penambangan hingga proses pengolahan harus diperhatikan dengan sebaik mungkin.

Endapan bahan galian andesit khususnya di Jawa Barat memiliki potensi sumberdaya yang cukup besar, salah satu diantaranya ditambang dan diolah oleh CV Panghegar Mitra Abadi yang berlokasi di Kampung Cikuya, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Produk dari pengolahan yang telah dilakukan CV Panghegar Mitra Abadi menghasilkan Scalping, split 2-2,5 cm, split 1-2 cm, dan abu batu 0,5 cm. Unit crushing plant yang digunakan terdiri dari hopper, feeder, jaw crusher, cone crusher, screen, dan belt conveyor.

Permasalahan yang dialami oleh CV Panghegar Mitra Abadi adalah produktivitas alat serta waktu hambatan yang terjadi pada crushing plant. Pada saat ini produksi batu split A, split B, split undersize dan abu batu menghasilkan sebanyak 88.28 ton/jam sedangkan produksi ditargetkan sebanyak 100 ton/jam, maka dari itu target produksi tidak tercapai.

Besar hambatan dari kegiatan produksi pada crushing plant di CV Panghegar Mitra Abadi didapat sebesar 1 jam 40 menit. Efektifitas kerja pada alat crushing plant sebesar 6.433 jam/ hari dan efisiensi kerja crushing plant sebesar 82.13 %. Bahan galian yang hilang dari hasil kegiatan pengolahan ini sebesar 0.03 ton/ jam atau sebanyak 0,037 %.

Produksi pada alat jaw crusher yang dilakukan pada tahap awal pengolahan sebagai primary crusher mampu menghasilkan produk sebesar 89.74 ton/ jam. Sedangkan pada tahapan ke 2 menggunakan alat cone crusher sebagai alat secondary crusher yang menghasilkan produk sebesar 88.37 ton/jam. Pada tahapan screening, alat screening dapat menghasilkan produk sebesar 88,25 ton/jam yang terolah menjadi produk. Untuk produksi teoritis jaw crusher mampu memproduksi material sebesar 210 ton/jam yang didasarkan pada spesifikasi alat.

 


Keywords


Crushing Plant, Produktivitas

References


Blatt, Harvey and Robert J. Tracy, 1996, "Petrology", Freeman.

Currie, J M, 1973, “Operation Unit in Mineral Processingâ€, CSM Press, Columbia.

CEMA, 2007, “Belt Conveyor For Bulk Materialâ€, Conveyor Equipment Manufacture Association, United State Of America.

Daryanto, 1989. "Konsep Belt Conveyor", Jakarta.

Heri Susanto S.Si., 2016, "Statistik Kecamatan Margaasih 2016", bandungkab.bps.go.id., Kab Bandung.

Prodjosumarto, P. 1993, “Pemindahan Tanah Mekanisâ€, Jurusan Teknik Pertambangan, Institut Teknologi Bandung.

Raden irvan sophian, Aton patonah, Febriwan mohamad, 2011, "Kualitas Batuan Beku Andesit Berdasarkan Pendekatan Kuat Tekan dan Petrologi", UNPAD, Bandung

Reisner, W. (1971). “Bins and bunkers for handling bulk materials Transâ€. Tech. Publications.

Silitonga P. H., 1973, "Peta Geologi Lembar Bandung", Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.

Taggart, Arthur F. 1945, “Handbook of Mineral Dressingâ€, Wiley Interscience Publication, New York.

Toha, J. 2002, “Konveyor sabuk dan peralatan pendukungâ€, PT JUNTO Engineering, Bandung, Indonesia.

Zainuri, Muhib. Ach, 2006,â€Material Handling Equipmentâ€, Malang.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v0i0.7798

Flag Counter