Evaluasi Jalan Angkut Dari Kilometer 21+400 Meter sampai dengan Kilometer 24+400 Meter pada Penambangan Nikel di PT. Bintangdelapan Mineral, Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah

Anton Asri Demara, Dono Guntoro, A. Machali Muchsin

Abstract


Hauling road is a necessary means to a mining activity. The less mantained hauling road conditions will obstruct the mining activities and vice versa, a good hauling road conditions will support the mining activities.In the nickel production target of 450,000 tonnes/month, hauling road contributes significantly to the operation and security of the transportation operation, if the geometry of the road in accordance with the requirements and dimensions of the transportation vehicle that used. Based on direct observation in the field, the geometry of the road is still considered inadequate for hauling unit movement and can also be dangerous for other road users. Based on the calculations, the minimum width of the hauling roads to be passed by both the Hino 500 FM 260 JD dump truck passing is 8.6 meters on a straight road and 15 meters on the turn.The slope of the cross (Crosslope) need to be made so that the road would not be flooded by the water, but on the current hauling roads, there are not taking into the calculation the slope of  transverse resulting the flood on the road when it rains. Based on the width of the road, cross slope that must be made in the amount of 17.91 centimeters on a side street. And superelevation values that must be made on a turn range between 0.2410 - 0.5624 m/m due to the actual situation,  the value of superelevation did not calculated.Carrying capacity of the existing material can be classified that material bearing capacity for the hauling road in PT Bintangdelapan Mineral included in the category of compact gravel and boulder-gravel formation; very compact sandy gravel soil that have a carrying capacity of 20,000 psf. With a carrying capacity of the material 20,000 psf, it can withstand the load that distributed on the surface of the road with the amount of 17,600 psf.

 

Jalan angkut merupakan sarana yang diperlukan pada suatu kegiatan penambangan. Kondisi jalan angkut yang kurang baik akan menghambat kegiatan penambangan dan sebaliknya kondisi jalan angkut yang baik akan memperlancar kegiatan penambangan. Dalam pencapaian target produksi nikel sebesar 450.000 ton/bulan, jalan angkut memberikan kontribusi yang besar bagi kelancaran dan keamanan operasi pengangkutan jika geometri jalannya sesuai dengan persyaratan dan dimensi alat angkut yang digunakan. Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, geometri jalan dinilai masih kurang memadai untuk pergerakan unit hauling dan juga dapat membahayakan bagi pengguna jalan yang lain. Berdasarkan perhitungan, lebar minimum jalan angkut agar dapat dilalui dengan baik oleh Dump Truck Hino 500 FM 260 JD yang melintas adalah 8,6 meter untuk jalan lurus dan 15  meter untuk jalan tikungan. Kemiringan melintang (Cross Slope ) perlu dibuat agar badan jalan tidak digenangi oleh air, tetapi pada jalan angkut yang ada belum memperhitungkan kemiringan melintang sehingga mengakibatkan tergenangnya air pada badan jalan di saat hujan turun. Berdasarkan lebar jalan yang dibuat cross slope yang harus dibuat yaitu sebesar 17,91 centimeter terhadap sisi jalan. Dan nilai superelevasi yang harus dibuat pada tikungan berkisar antara 0.2410 - 0.5624 m/m karena pada keadaan aktual, tidak memperhitungkan nilai superelevasi. Daya dukung material yang ada dapat diklasifikasikan bahwa material daya dukung tanah untuk jalan angkut PT Bintangdelapan Mineral termasuk dalam kategori Compact gravel and boulder-gravel formation;very compact sandy gravel yang memiliki daya dukung tanah  sebesar 20.000 psf. Dengan nilai daya dukung material sebesar 20.000 psf, maka dapat menahan beban yang didistribusikan pada permukaan jalan sebesar 17.600 psf.


Keywords


Hauling Road Width, Crosslope, Road Carrying Capacity Against Load, and Slope of Roads

References


Anonim (1.Anonim (a), American Association of State Highway and Transportation Officials (AASHTO), 2001. A Policy On Geometric Design Of Highways And Streets. American Association of State Highway and Transportation Officials.a), American Association of State Highway and Transportation Officials (AASHTO), 2001. A Policy On Geometric Design Of Highways And Streets. American Association of State Highway and Transportation Officials.

Anonim (b), Direktorat Jenderal Bina Marga, 1970. Peraturan Perencanaan Geometrik Jalan Raya no.13/1970. Badan Penerbit Pekerjaan Umum, Jakarta.

Arif, Irwandy dan Gatut S.Adisumo. 2000. Perencanaan Tambang. Diktat Kuliah, Jurusan Teknik Pertambangan ITB, Bandung.

Kaufman, Walter W and Ault, James C, 1977. Design of Surface Mine Haulage Roads - A Manual. National Institute for Occupational Safety and Health.

Martakim, Soeharsono, 1997. Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota. Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga.

Maryanto, 2008, Pengantar Perencanaan Tambang, Diktat Kuliah, Jurusan Teknik Pertambangan UNISBA, Bandung.

Projosumarto, Partanto. 1993. Jalan Angkut Tambang. Direktorat Jendral Pertambangan Umum Pusat Pengembangan Tenaga Pertambangan, Bandung.

Projosumarto, Partanto. 1993. Pemindahan Tanah Mekanis. Jurusan Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung, bandung

Projosumarto, Partanto dkk. 1998. Cara Menghitung Produksi Dan Ongkos Produksi. Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknologi Mineral : ITB.

Ritchie Bros, 2007. OEM Specifications Are Provided For Base Units. Ritchiespecs Equipment Specifications Ritchie Bros.

Rochmanhadi. 1982. Alat-Alat Berat Dan Penggunaannya. Departemen Pekerjaan Umum Badan Penerbit Umum, Semarang.

Rochmanhadi. 1984. Perhitungan Biaya Pelaksanaan Pekerjaan Dengan Menggunakan Alat Berat. Departemen Pekerjaan Umum Badan Penerbit Umum, Semarang.

Sukirman, Silvia. 1999. Dasar-Dasar Perencanaan Geometrik Jalan. Penerbit Nova, Bandung.

Sutaidi, Graita, 2012. Analisis Harga Satuan Pekerjaan Bidang Pekerjaan Umum. Kementrian Pekerjaan Umum.

Suwandhi, Awang, 2004. Perencanaan Jalan Tambang. Diklat Perencanaan Tambang Terbuka, Unisba.

Tannant, Dwayne D dan Regensburg, Bruce, 2001. Guidelines For Mine Haul Road Design. School of Mining and Petroleum Engineering Department of Civil and Environmental Engineering University of Alberta.

W.kaufman, Walter and C.Ault, James (1977) Society of Mining Design of Surface Mine Haulage Road- A manual, United States Departement of The Interior , Berau of Mine.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v0i0.6130

Flag Counter