Inventarisasi Potensi Bahan Tambang di Wilayah Kecamatan Dukupuntang dan Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat

Saepulloh Saepulloh, Yunus Ashari, Dono Guntoro

Abstract


As of now, information or data material potential of the mines in the district of Cirebon, especially in the District Duku Puntang and Kecamatan Gempol, is still very minimum. Therefore, it is necessary to inventorizing the potential mining activity to determines the information about the potential of mining in the region. The method of this reasearch applied to the activities tailored to the scientific provisions by combining several research methods, such as surface geological mapping, geomorphology, lithology, sampling and analysis of field data. This research providethat  there is a potential resource of ± 351,747,897.51 m³ andesite, with an extensive distribution reach 420.62 hectares divided into 12 blocks potential in the District Dukupuntang. Also there is sand resource potential of ± 1.509.430,86m³, with an area of 11.74 hectares distribution. For the District of Gempol, the resource potential of ± 61,813,966.42 andesite m³, with an area of 118.51 hectares spread, which is divided into six blocks of potential.

 

Sampai saat ini informasi atau data potensi bahan tambang yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon, khususnya di wilayah Kecamatan Dukupuntang dan Kecamatan Gempol, masih sangat minim. Oleh karena itu sangat perlu dilakukan kegiatan inventarisasi potensi bahan tambang untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai potensi bahan tambang yang ada di wilayah tersebut. Maksud dari kegiatan penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan informasi mengenai potensi bahan galian di wilayah penelitian. Dengan tujuan mengetahui jenis bahan galian, mengetahui geometri sebaran serta potensi yang ada di daerah penelitian. Metodologi penelitian yang diterapkan pada kegiatan penelitian ini disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan ilmiah dengan menggabungkan beberapa metode penelitian, mencakup pemetaan geologi permukaan, geomorfologi, litologi, pengambilan sampel dan analisis data lapangan. Dari hasil kegiatan penelitian di Kecamatan Dukupuntang terdapat potensi andesit hipersten sebesar ± 351.747.897,51 m³, dengan luas sebaran mencapai 420,62 hektar yang terbagi dalam 12 blok potensial. Potensi pasir sebesar ± 1.509.430,86 m³, dengan luas sebaran 11,74 hektar. Untuk wilayah Kecamatan Gempol, potensi andesit hipersten sebesar ± 61.813.966,42 m³, dengan luas sebaran 118,51 hektar, terbagi dalam 6 blok potensial.


Keywords


Inventory, Mining Potential Material, Andesite Hypersten

References


Anggayana, Komang, dkk, 2005, "Sampling, Kodifikasi, dan Perhitungan Cadangan", Departemen Teknik Pertambangan, ITB.

Anonim (a), 2001, Standar Nasional Indonesia 13-6606, “Tata Cara Umum PenyusunanLaporan Eksplorasi Bahan Galianâ€, BSN, Jakarta.

Anonim (b), 2011, Standar Nasional Indonesia 5015, “Pedoman Pelaporan, Sumberdaya, dan Cadangan Batubaraâ€. Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.

Anonim (c), 2004, “Laporan Kompilasi dan Analisis Rencana Induk Kegiatan Zonasi Pertambangan di Kabupaten Cirebonâ€, BPPD Kab. Cirebon dan Puslitbang Tekhnologi Mineral dan Batubara Bandung, Bandung.

Anonim (d), 2010, “Laporan Kajian Potensi Bahan Galian di Wilayah Kabupaten Cirebonâ€, Dinas PSDAP Kabupaten Cirebon, Cirebon.

Anonim (e), 2011, Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon No 17, Seri E.7, “Rencana Tata Ruang Wilayah Kab.Cirebon Tahun 2011-2031â€, BAPPEDA Kab. Cirebon.

Anonim (f), 2010, Peraturan Pemerintah Indonesia Nomor. 23, “Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambanganâ€, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 29, Jakarta.

Anonim (g), 2009, UU RI Nomor 4, “Pertambangan Mineral dan Batubaraâ€, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 29, Jakarta.

Djuri, 1995. “Peta Geologi Lembar Arjawinangun, Jawaâ€, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.

Haris, W., Agus dkk, 2005, “Metode Perhitungan Cadanganâ€, Departemen Teknik Pertambangan, ITB.

Idrus, Arifudin dkk, 2007, “Eksplorasi Sumberdaya Mineralâ€, Universitas Gajah Mada, Jogjakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v0i0.6059

Flag Counter