Rencana Penggantian Alat Gali-Muat dan Alat Angkut Berdasarkan Kajian Teknis dan Kajian Ekonomi pada Penambangan Andesit di PT Panghegar Mitra Abadi, Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat

Shendy Bayu Widhiyansyah, Zaenal Zaenal, Dono Guntoro

Abstract


Abstract. Mining activity is a capital and technological intensive activity which requires large capital to fulfill various of needs to support the mining operational. One of the needs is the requirement of mining technology such as dig-load device and transportation for both devices essential in mining activity. Nevertheless, as happens to devices in general, both devices mentioned in mining activity have limitation of use or age of use which causing problem when they reach the time limitation of use. To avoid such case, a replacement needs to be done before the devices reach their limitation time of use. The replacement requires planning ahead, which examination of the devices executes not only from physical and technical side but also from economical side. Therefore the replacement of the devices has to cover technical examination on devices production and economical examination including operational cost and value of Present Worth Cost of the devices to decide whether they need to be replaced or not. Based on research at PT Panghegar Mitra Abadi it is obtained that currently-use of dig-load device production < new dig-load device. In the mean time, currently-use dig-load device opeatinal cost > new dig-load device, but Present Worth Cost  of currently-use of dig-load device < new dig-load device . Based on that parameter, old dig-load device is not necessary to be replaced. Research on transportation device showed that currently-use transportation < new device, operational cost, and Present Worth Cost of currently-use device > new device. Based on the parameter, using new transportation device would be better compared to the old one for it has bigger capacity-production which required cheaper economical cost than currently-use device cost.

 

Abstrak. Kegiatan penambangan merupakan suatu kegiatan yang padat modal serta padat teknologi, dimana dalam kegiatan ini diperlukan modal yang cukup besar untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan yang diperlukan untuk menunjang kegiatan penambangan tersebut, salah satunya adalah kebutuhan akan teknologi  penambangan seperti alat gali-muat, dan alat angkut, karena kedua alat tersebut merupakan salah satu teknologi yang sangat penting dalam kegiatan penambangan. Namun selayaknya peralatan pada umumnya, alat gali-muat dan alat angkut yang digunakan dalam suatu kegiatan penambangan tentunya memiliki batas pemakaian atau yang sering disebut dengan umur pakai alat, sehingga sering muncul masalah ketika umur pakai alat tersebut sudah mencapai batasnya, maka salah satu upaya yang perlu dilakukan agar kegiatan penambangan tidak terganggu oleh masalah peralatan, maka perlu dilakukan penggantian terhadap alat-alat tersebut jika sudah habis masa pakainya. Dalam penggantian suatu peralatan perlu direncanakan terlebih dahulu, dimana dalam perencanaan terebut tidak hanya dikaji dari segi fisik dan segi teknis saja, akan tetapi harus juga dikaji dari segi ekonomisnya. Oleh karena itu untuk merencanakan penggantian alat perlu dilakukan kajian secara teknis yang meliputi kajian produksi alat, dan juga kajian ekonomi yang meliputi kajian biaya operasi, dan juga nilai Present Worth Cost alat-alat tersebut, sehingga dapat diputuskan peralatan tersebut perlu diganti atau tidak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di PT Panghegar Mitra Abadi didapatkan hasil bahwa produksi alat gali-muat yang digunakan saat ini < alat gali-muat baru. Sedangkan biaya operasi alat gali-muat yang digunakan saat ini > alat gali-muat baru, tetapi Present Worth Cost  alat gali-muat yang digunakan saat ini < alat gali-muat baru. Berdasarkan parameter tersebut, alat gali-muat lama masih belum perlu untuk diganti saat ini. Sedangkan berdasarkan hasil penelitian terhadap alat angkut didapatkan hasil bahwa produksi alat angkut yang digunakan saat ini < alat baru, biaya operasi, dan Present Worth Cost alat yang digunakan saat ini > alat baru, jadi berdasarkan parameter tersebut,maka jika menggunakan alat angkut baru akan lebih baik dibandingkan alat lama, karena selain memiliki produksi yang lebih besar, secara ekonomi pun biaya yang dibutuhkan untuk alat angkut lebih murah dibandingkan dengan alat yang digunakan saat ini.


Keywords


Devices Production, operational Cost, Present Worth Cost

References


Arif, Irwandi, 2008, “Analisis Investasi Tambangâ€, Program Studi Teknik Pertambangan, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Badan Pusat Statistik, 2015, “Kabupaten Bandung Barat Dalam Angka Tahun 2015â€, Jawa Barat.

Badan Pusat Statistik, 2015, “Tingkat Inflasi dan Tingkat Suku Bunga di Indonesia Tahun 2015â€, Jakarta.

Bangun, Filianti Teta Ateta, 2009, “Pengembangan Tanah Mekanik dan Alat Beratâ€, Departemen Teknik Sipil, Universitas Sumatera Utara, Sumatera Utara.

Ishimashi, Hisashi, 2014, “Mitsubishi Fusoâ€, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Jakarta

Komatsu, 2009, “Specifications & Application Handbook Edition 30â€, Komatsu.

Pradjosumarto, Partanto, 1993, “Pemindahan Tanah Mekanisâ€, Jurusan Teknik Pertambangan, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

R.D. Dean & R.A. Dalrymple, 2002, “Coastal Processes With Engineering Applicationsâ€, Cambridge University Press.

Roseke, Bernie, 2013, “Project Engineer : Swell Factor For various Materialâ€, Canada.

Stermole, Franklin J, 1996, “Economic Evaluation and Investment Decision Methodsâ€, Invesment Evaluation corporation 2000 Golden drive, Colorado.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v0i0.4735

Flag Counter