Aplikasi Metode Geolistrik Tahanan Jenis untuk Pemodelan Bawah Permukaan pada Kawasan Batugamping

Dindin Wahidin, Dono Guntoro

Abstract


Abstract. Minerals deposit model is a representation of surface and subsurface information that arranged systematically towards a group of minerals deposit, such as limestone deposit in Sulkam Village area, Northern Sumatra. In 72 Ha of research area, has conducted 4 drilling and 15 location of resistivity measurement using schumberger array with vertical Electrivity Sounding technique (VES).  The measurement results show that resistivity value of limestone is ranging between 113,1 Ωm – 6010,8 Ωm. Resistivity value of limestone is relatively low in the north and nortwest, while relatively high in southeast. Forms of limestone deposit on the surface is following the topography of the hill with its highest peak at an elevation of 525 m above sea level in the south to the boundary L. Bekerah river in the north and the river L. Ketekuken west. Subsurface modeling results indicate a thickening layer of limestone to the south and southwest up to 132 meters and a thickness of limestone depletion occurs to the north and east up to 10 meters. On the South side is detected layers of pyroclastic allegedly storing on a limestone layer with resistivity value ranging between 110 Ωm – 387,1 Ωm.

 

Abstrak. Model endapan bahan galian adalah penggambaran informasi permukaan dan bawah pemukaan yang diatur secara sistematik terhadap suatu kelompok endapan bahan galian, salah satunya adalah endapan batugamping yang terletak di wilayah Desa Sulkam, Sumatra Utara. Pada daerah penelitian seluas 72 Ha, telah dilakukan pemboran sebanyak 4 titik serta telah dilakukan pengukuran tahanan jenis menggunakan konfigurasi Schlumberger dengan teknik Vertical Electrivity Sounding (VES). Hasil pengukuran tahanan jenis batuan menunjukan nilai tahanan jenis batugamping berkisar antara 113,1 Ωm – 6010,8 Ωm. Penyebaran nilai tahanan jenis batugamping yang relatif rendah berada di sebelah Utara dan Barat Laut sedangkan nilai tahanan jenis yang relatif tinggi berada di sebelah Tenggara. Bentuk endapan batugamping di permukaan mengikuti bentuk topografi bukit dengan puncak tertinggi pada elevasi 525 m dpl di sebelah Selatan dengan batas sungai L. Bekerah di sebelah Utara dan sungai L. Ketekuken di sebelah Barat. Hasil pemodelan bawah permukaan menunjukan penebalan lapisan batugamping ke arah Selatan dan Barat Daya hingga 132 meter dan penipisan ketebalan batugamping terjadi ke arah Utara dan Timur hingga 10 meter. Di sebelah Selatan terdeteksi lapisan piroklastika yang diduga menyisip pada lapisan batugamping dengan nilai tahanan jenis berkisar antara 110 Ωm – 387,1 Ωm.


Keywords


Resistivity, Model, Limestone

References


Babcock, J. W., 1984, “Introduction to geologic ore deposit modeling. Journal Miningâ€, Engineering, h 1631-1638.

Cameron, et al, 1982,â€Peta Geologi Lembar Medanâ€, Pusat Penelitian dan pengembangan Geologi, Bandung.

Dobrin, Milton B., dkk, 1988 â€Introduction To Geophysical Prospectingâ€, Mc Graw Hill.

G.R, Keller, 1966, “Handbook of Physical Constantsâ€, Geo/. Soc. Am. Mem. 97

Idrus. Arifudin, dkk, 2007 “Diktat Mata Kuliah Eksplorasi Sumberdaya Mineral†Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada,

Reynold, Jhon M, 1990, “Introduction to Applied and Environmental Geophisicsâ€, England.

Setia Graha, Doddy., 1987, “Batuan dan Mineralâ€, Nova, Bandung.

Sulistijo, Budi, 2003 “Petunjuk Praktikum Geofisika Cebakan Mineralâ€, ITB, Bandung.

Telford, W.M et all, 1990, “Applied Geophysicsâ€, Cambridge University Press.

Weight, d. Willis, 2009, “Hydrologeology Field Manualâ€, Mc Graw Hill.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v0i0.4477

Flag Counter