Rencana Teknis Reklamasi pada Lahan Bekas Penambangan Lempung Tahun Ke – 1 Hingga Tahun Ke – 5, di Gombong, Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah

Rizky Budi Nurhassanah, Linda Pulungan, Dono Guntoro

Abstract


Abstract. Reclamation activities include determining the location of reclamation, recontouring and revegetation.Plans former mining area of PT XYZ that will be reclaimed in the year - 1 to year - 5 is 1,02 Ha. By using reclaimed tool consisting of 1 unit Excavator loading Komatsu type PC200, 2 unit of conveyance Dump truck Komatsu type HD255-5.Top soil volume available as much as 104.160 m3 and the volume of top soil is needed as much as 4.272 m3 .Type of staple crops used is mahogany with single row system and monokultur pattern. Spacing of plant is 2 m x 1 m and the size of the planting hole of 30 cm x 30 cm x 30 cm. Amount needs mahogany tree seedlings up to a year - 5 is 2.585 seedlings.The method is to plant maintenance by fertilizing, watering and replanting. Fertilizer used is kompos, TSP fertilizer and ZA fertilizer. Stitching is done 1-2 months after planting and replanting following the plants in the field aged 1-2 years the number of plant seeds for replanting 20% of total seed requirement is 517 mahogany seedlings.

 

Abstrak. Kegiatan reklamasi meliputi penentuan lokasi reklamasi, recontouring dan revegetasi. Rencana luas bekas penambangan PT XYZ yang akan direklamasi di tahun ke – 1 hingga tahun ke – 5 ialah 1,02 Ha. Dengan menggunakan alat mekanis yang terdiri dari 1 unit alat gali muat jenis Excavator Komatsu tipe PC200, untuk alat angkut menggunakan jenis Dump truck Komatsu tipe HD 255-5 sebanyak 2 unit. Volume top soil yang tersedia sebanyak 104.160 m3 dan volume top soil yang dibutuhkan untuk kegiatan revegetasi sebanyak 4.272 m3. Jenis tanaman pokok yang digunakan adalah pohon mahoni dengan sistem penanaman single row dan pola tanam monokultur. Jarak tanam ialah 2 m x 1 m dan ukuran lubang tanam 30 cm x 30 cm x 30 cm. Jumlah kebutuhan bibit pohon mahoni hingga tahun ke - 5 ialah 2.585 bibit.   Metode pemeliharaan tanaman ialah dengan pemupukan, penyiraman, dan penyulaman. Pupuk yang digunakan ialah pupuk organik (kompos), pupuk TSP dan pupuk ZA. Penyulaman dilakukan 1 – 2 bulan sesudah penanaman dan penyulaman berikutnya setelah tanaman di lapangan berumur 1 – 2 tahun dengan jumlah bibit tanaman untuk penyulaman 20% dari jumlah kebutuhan bibit pohon mahoni yaitu 517 bibit pohon.


Keywords


Clay Mining and Reclamation

References


Anonim (a), 1993, Pedoman Reklamasi Lahan Bekas Tambang, Departemen Pertambangan dan Energi, Jakarta.

Anonim (b), 2003, Teknik Pembibitan dan Konservasi Tanah Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GN-RHL), Buku I.

Anonim (c), 2007, Caterpillar Performance Handbook Edition 28 Komatsu, Printed in Japan, Komatsu.

Anonim (d), 2009, Undang – Undang No. 4 Tahun 2009, Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Anonim (e), 2010, Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2010, Tentang Reklamasi dan Pasca Tambang Pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Anonim (f), 2014, Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2014, Tentang Pelaksanaan Reklamasi dan Pasca tambang Pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Ardikoesoma dan Dilmi, 1956, Tentang Jenis - Jenis Kayu Mahoni atau Mahogani Teristimewa Keluarga Khaya. Balai Penyelidikan Kehutanan, Bogor.

Hendromono, Y. Heryati, 2006, Teknik Silvikultar Hutan Tanaman Industri, Desember Hal. 61. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Tanaman, Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan.

Iskandar dan Suwardi, 2009, Meningkatkan Keberhasilan Reklamasi Lahan Bekas Tambang dan Pengelolaan Lingkungan Pertambangan Lembaga Penelitian Universitas Sriwijaya, Palembang.

Kartosudjono, Winarjo, 1997, Lingkungan Pertambangan dan Reklamasi Reklamasi, Pusat Pengembangan Tenaga Pertambangan, Ditjen Pertambangan Umum, Bandung.

Prodjosumarto, Partanto, 1995, Konsep Teknologi Penambangan yang Berwawasan Lingkungan, Disusun untuk Kursus Pelaksana Inspeksi Tambang Daerah Angkatan IV, Institut Teknologi Bandung.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v0i0.3635

Flag Counter