Evaluasi Geometri Jalan Tambang dalam Upaya Meningkatkan Produksi pada Penambangan Batu Andesit di PT Tarabatuh Manunggal Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat

Muhammad Ruchli Hadiyana, Zaenal Zaenal, Iswandaru Iswandaru

Abstract


Abstract. PT Tarabatuh Manunggal is a Quarry mine with andesite stone commodity located in Cariu District, Bogor Regency, West Java Province with No. Mining Business Permit (IUP) 540/29/10.1.06.0/DPMPTSP/2017 with an area of 74.84 Ha. To support mining activities, the research area uses a combination of Excavator Caterpillar 345 GC and Dump Trucks Hino FM 260 JD 500. In mining activities the company's production target is not achieved, due to the condition of the mine road geometry that does not meet the standard of Ministerial Decree No. 1827/ K/30/MEM/2018 and AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials). Evaluation of road geometry is carried out to increase production so that the production targets that have been set can be met. This mining road evaluation activity is carried out with the aim of knowing the condition of the road geometry used as well as efforts to improve road geometry and production before repairing and after repairing the mining road including straight road width, bend road width, road slope, bend radius, superelevation, transverse slope. , and the actual rimpull. This research was conducted using primary and secondary data collection methods, data processing techniques and data analysis techniques, which were compared with the standards in Decree No. 1827/K/30/MEM/2018 and AASHTO in an effort to increase mining production. Based on the results of the research, the actual width of the straight road is between 6.183 - 14.005 meters and the width of the bend road is 5.283 - 11.263 meters. For the road slope, the grade varies from 1.75% - 17.63% with a maximum standard grade of 12% so that there are 4 road segments that are repaired. The actual superelevation condition starts from 2.62% - 5.24% based on the calculation of the minimum superelevation is 6% so that repair simulations are carried out on each superelevation segment. Based on the results of calculations regarding production before repair of loading equipment of 79.45 BCM/hour and transportation equipment of 79.35 BCM/hour, with the company's production target of 100 BCM/hour. After simulating the improvement of road geometry, the production after repair of loading equipment was 134.48 BCM/hour and transportation equipment of 134.39 BCM/hour. The increase in production occurs because the circulation time of the conveyance is getting faster, where before the repair the cycle time is 13.03 minutes, while after the simulation the repair is 8.01 minutes.

Keywords : AASHTO, Cycle Time, Geometry of Mine Road, Rimpull, Production

Abstrak. PT Tarabatuh Manunggal merupakan tambang Quarry dengan komoditas batu andesit yang terletak di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat dengan No. Izin Usaha Pertambangan (IUP) 540/29/10.1.06.0/DPMPTSP/ 2017 dengan luasan wilayah sebesar 74,84 Ha. Untuk menunjang kegiatan penambangan daerah penelitian menggunakan kombinasi alat muat Excavator Caterpillar 345 GC dan alat angkut Dump Truck Hino FM 260 JD 500. Pada kegiatan penambangannya target produksi perusahaan tidak tercapai, dikarenakan kondisi geometri jalan tambang yang tidak sesuai standar Kepmen No.1827/K/30/MEM/2018 dan AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials). Evaluasi terhadap geometri jalan dilakukan untuk meningkatkan produksi sehingga target produksi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi. Kegiatan evaluasi jalan tambang ini dilakukan dengan tujuan mengetahui kondisi geometri jalan yang diunakan serta upaya perbaikan geometri jalan dan produksi sebelum perbaikan dan setelah perbaikan terhadap jalan tambang meliputi lebar jalan lurus, lebar jalan tikungan, kemiringan jalan, jari-jari tikungan, superelevasi, kemiringan melintang, dan rimpull aktual. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengambilan data secara primer dan sekunder, teknik pengolahan data dan teknik analisis data, yang dibandingkan dengan standar pada Kepmen No. 1827/K/30/MEM/2018 dan AASHTO dalam upaya meningkatkan produksi penambangan. Berdasarkan hasil penelitian kondisi lebar jalan lurus aktual berkisar antara 6,183 - 14,005 meter dan lebar jalan tikungan sebesar 5,283 - 11,263 meter. Untuk kemiringan jalan memiliki grade bervariasi dimulai dari 1,75% - 17,63% dengan standar grade maksimal sebesar 12% sehingga terdapat 4 segmen jalan yang diperbaiki. Kondisi superelevasi aktual dimulai dari 2,62% - 5,24% berdasarkan perhitungan superelevasi minimum adalah 6% sehingga dilakukan simulasi perbaikan pada setiap segmen superelevasi. Berdasarkan hasil perhitungan mengenai produksi sebelum perbaikan alat muat sebesar 79,45 BCM/jam dan alat angkut sebesar 79,35 BCM/jam, dengan target produksi perusahaan sebesar 100 BCM/jam. Setelah dilakukan simulasi perbaikan geometri jalan didapatkan produksi setelah perbaikan alat muat sebesar 134,48 BCM/jam dan alat angkut sebesar 134,39 BCM/jam. Peningkatan produksi terjadi karena waktu edar dari alat angkut yang semakin cepat, dimana saat sebelum perbaikan waktu edarnya selama 13,03 menit, sedangkan setelah dilakukan simulasi perbaikan menjadi 8,01 menit.

Kata Kunci : AASHTO, Waktu edar, Geometri Jalan Tambang, Rimpull, Produksi 



Keywords


AASHTO, Waktu edar, Geometri Jalan Tambang, Rimpull, Produksi

Full Text:

PDF

References


Anonim, 1993, “AASHTO Guide for Design of Pavement Structures – Volume Iâ€, Washington DC.

Anonim, 2017, “Handbook Dumptruck Hino FM 260 JD 500â€, United State of America.

Anonim, 2018, “Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Nomor 1827/K/30/MEM/2018 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baikâ€, Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Republik Indonesia.

Anonim, 2019, “Handbook Caterpillar 345 GC Backhoeâ€, United State of America.

DK, Publishing, 2012, “Nature Guide Rocks and Mineralsâ€, United State of America.

Dwiyanto dkk, 2009, “Buku Ajar Pemindahan Tanah Mekanisâ€, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Semarang.

Indonesianto, Yanto, 2014, “Pemindahan Tanah Mekanisâ€, Program Studi Teknik Pertambangan, UPN Veteran, Yogyakarta.

Prodjosumarto, Partanto, 1993, “Pemindahan Tanah Mekanisâ€, Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Sukirman, dkk, 1999 “Dasar-Dasar Perencanaan Geometri Jalanâ€, Nova, Bandung.

Suwandhi Awang, 2004, “Perencanaan Jalan Tambangâ€, Diklat Perencanaan Tambang Terbuka, Universitas Islam Bandung.

D Rana Antariksa, Yuliadi, Zaenal. (2021). Rancangan Geometri Rencana Lereng Akhir Waste Dump terhadap Displacment Batuan Dasar Area Waste Dump PT X Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 1(1), 22-29.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v0i0.31014

Flag Counter