Kajian Korosi Struktur Conveyor B pada Tambang Batubara PT XYZ di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi

Dani Ramdani, Elfida Moralista, Noor Fauzi Isniarno

Abstract


Abstract. Conveyor structures used in mining are generally made of steel. Steel material can experience a decrease in quality due to corrosion that occurs due to direct contact with the external environment. The impact caused by corrosion on the conveyor structure is a reduction in thickness which causes the conveyor structure to become brittle and then causes the remaining service life to be low. Monitoring and maintenance is very necessary so that the corrosion rate on the conveyor structure can be controlled. Therefore, it is necessary to study the corrosion of the conveyor structure so that mining material transfer activities are not disturbed and the conveyor structure can reach its design life. This study aims to determine the type of corrosion that occurs, the value of the corrosion rate, the remaining service life of the conveyor structure, and the corrosion control method. This research methodology uses the method of measuring thickness reduction on a conveyor structure with a length of 60 meters above ground level. Measurement of the thickness of the conveyor structure using the Ultrasonic Thickness Gauge Parametrics MG 2 DL at 16 test points. Bungo Regency consists of a temperate plain which has an air temperature ranging from 27o- 29oC with an average humidity of 80%. Rainfall in this research area has a value that fluctuates every year with a value of 111.37-437.30 mm. The type of corrosion that occurs in the conveyor structure is uniform corrosion. This corrosion control method uses the coating method, the primary coating uses Seaguard 5000, the intermediate coating uses Sherglass FF, and the top coating uses aliphatic acrylic modified polyurethane.

Keywords: Structure Conveyor, Type of Corrosion, Coating.

Abstrak. Struktur conveyor yang digunakan dalam pertambangan umumnya berbahan dasar baja. Material baja dapat mengalami penurunan kualitas diakibatkan oleh korosi yang terjadi karena kontak langsung dengan lingkungan eksternal. Dampak yang ditimbulkan oleh korosi pada struktur conveyor yaitu terjadi pengurangan ketebalan yang menyebabkan struktur conveyor menjadi rapuh kemudian menyebabkan sisa umur pakai menjadi rendah. Monitoring dan pemeliharaan sangat diperlukan agar laju korosi pada struktur conveyor dapat terkendali. Oleh karena itu, diperlukan suatu kajian mengenai korosi pada struktur conveyor agar kegiatan pemindahan material tambang tidak terganggu dan struktur conveyor dapat mencapai umur desainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis korosi yang terjadi, nilai laju korosi, sisa umur pakai struktur conveyor, dan metode pengendalian korosi. Metodologi  penelitian ini menggunakan metode pengukuran pengurangan ketebalan pada sturktur conveyor dengan panjang 60 meter yang berada di atas permukaan tanah. Pengukuran ketebalan struktur conveyor menggunakan alat Ultrasonic Thickness Gauge Parametrics MG 2 DL pada 16 tes poin. Kabupaten Bungo terdiri dari dataran sedang yang memiliki temperatur udara berkisar antara 27o- 29oC dengan kelembaban udara rata-rata 80%. Curah hujan di daerah penelitian ini memiliki nilai yang fluktuatif disetiap tahunnya dengan nilai 111,37-437,30 mm. Jenis korosi yang terjadi pada struktur conveyor yaitu korosi merata. Metode pengen dalian korosi ini menggunakan metode coating, primer coating menggunakan Seaguard 5000 HS EPOXY, intermediate coating menggunakan Sherglass FF, dan top coating menggunakan aliphatic acrylic modified polyurethane polyurethane.

Kata Kunci: Struktur Conveyor, Jenis Korosi, Coating.


Keywords


Struktur Conveyor, Jenis Korosi, Coating.

Full Text:

PDF

References


Anonim. 2015, “Inspektors Examination, Pressure Piping Inspector (API 570), American Petroleum Institute : Washington DC

Anonim. 2019. Peta Administrasi Wilayah dan Peta Geologi Regional Kabupaten Bungo. Jakarta: Badan Informasi Geospasial.

nonim.2004. “ Standard Specification for Carbon Struktural Steelâ€. ASTM A 36A/A 36M-04. New York: American Society for Testing and Material.

Anonim, 2012. “ISO 3183:2012â€, International Organization for Standardization: Jenewa, Swiss.

Anonim, 2013. “Seaguard 5000 HS Epoxyâ€. Protective and Marine Coating: Spesification Product.

Anonim.1998. “ Standard Classification of Coals by Rankâ€. ASTM D288:1998. United States America: American Society for Testing and Material.

Anonim.2000.â€Standard Method Of Evaluating Degree Of Rusting On Painted Steel Sur-facesâ€. ISBN 1-889069-48-8. Pittsburgh: The Society for Protective Coating.

CEMA. (2007). Belt Conveyor for Bulk Materials Six Edition 2nd Printing. USA: Conveyor Equipment Manufacturers Association.

Erna Komariah, Wulan. 2012. “Peningkatan Kualitas Batubara Indonesia Peringkat Ren-dah Melalui Penghilangan Moisture dengan Pemanasan Gelombang Mikroâ€.Tesis. Tidak diterbitkan. Fakultas Teknik Universitas Indonesia : Depok.

H. Alfian. 2011 “Komponen dan Conveyorâ€.Jurnal. Tidak diterbitkan. Fakultas Teknik Uni-versitas Tirtayasa : Karawang

Hartman, H.L. (1992). SME Mining Engineering Handbook. Colorado: Society for Mining Metallurgy and Exploration, Inc.

Hunafa, Irham., Moralista, Elfida., dan Pramusanto. 2018. “Penentuan Laju Korosi dan Si-sa Umur Pakai (Remaining Service Life/IRSL) Discharge Conveyor di PT Ganesa Korosi Indonesia Pada Site PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Kabupaten Sumbawa Barat Provinsi Nusa Tenggara Baratâ€. Bandung. Prosiding Teknik Pertambangan. Universita Is-lam Bandung. ISSN: 2460-6499. Universitas Islam Bandung.

Jones, D.A., 1991, “Principle and Prevention of Corrosionâ€, Mc. Millan Publishing Com-pany, New York.

Kenneth, R., Trethewey, 1991, “Korosi untuk Mahasiswa Sains dan Rekayasaâ€, PT Grame-dia Pustakan Utama, Jakarta

Lowry, H. H. (1963). Chemistry of Coal Utilization,Vol.2, p.15-17, New York: Wiley.

Nedal Mohamed, 2009, “Comparative Study of the Corrosion Behaviour of Conventional Carbon Steel and Corrosion Resistant Reinforcing Barsâ€, Department of Civil Engineering , University of Saskatchewan.

Projosumarto, Partanto. 1993. Pemindahan Alat Mekanis. Bandung: Jurusan Teknik Per-tambangan ITB

Republik Indonesia. 2009. Undang-undang No.4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Lembaran Negara RI Tahun 2009, No. 4. Sekretariat Negara. Jakarta.

R. Winston Revie , Herbert H. Uhlig , 2008, “Corrosion And Corrosion Controlâ€, Department of Materials Science and Engineering: Massachusetts Institute of Technology

Supriyanto, 2007, “Pengaruh Konsentrasi Larutan NaCl 2% dan 3,5% terhadap Laju Korosi pada Baja Karbon Rendahâ€, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Utomo, Budi, 2009, “Jenis Korosi dan Penanggulangannyaâ€, Universitas Diponegoro, Se-marang

Utopis. 2021. Curah Hujan Kabupaten Bungo. Noth Carolina: National Climatic Data Center

U, Priyono, dkk. 2015. Penyelidikan Batubara Daerah Batusawar dan Sekitarnya Kab. Tebo dan Batanghari, Provinsi Jambi. Jambi : Pusat Sumber Daya Geologi

Fauzi Hafizh Nurul, Zaenal, Sriyanti. (2021). Optimalisasi Spasi Ripping Bulldozer terhadap Fragmentasi Batubara Seam B2 di Tambang Banko Barat PT X Desa Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 1(1), 1-7.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v0i0.30769

Flag Counter