Analisis Kestabilan Lereng Timbunan Overburden pada Area Disposal Tambang Batubara Terbuka di PT XYZ Desa Lempesu Kecamatan Paser Belengkong Kabuaten Paser Provinsi Kalimantan Timur

Chalil Imam Muhamad, Yuliadi Yuliadi, Iswandaru Iswandaru

Abstract


Abstract. PT XYZ is a company engaged in the coal mining industry located in East Kalimantan, this company is still at the planning stage for the manufacture of new pits, namely Pit SO2 and Pit U1. Of course, along with the planning of the two Pits, a disposal area is also designed which will later be used as a place for the dumping of waste material from mining products, in order to obtain a stable geometry recommendation from geotechnical studies. Therefore a geotechnical analysis is needed using the Boundary Equilibrium method and the Finite Element method, to obtain the FK and SRF values on the embankment slope.The research conducted is in an area outside the Pit because the material hoarding method used is the Out Pit Dump. The purpose of this study is to determine lithology, recommendation of single slope geometry, overall slope, single slope safety factor (FK), overall slope safety factor (FK), and Strength Reduction Factor (SRF).The data used in this study refers to the results of geotechnical drilling activities for Intack Rock rocks. The drilling results were tested for physical properties and shear strength tests in the laboratory. The results were obtained in the form of natural density, saturation density, cohesion and internal friction angle. From these data, an approach is made based on the basic theory reference to obtain disposal material properties. The analysis was carried out using the Boundary Equilibrium Method and the Finite Element Method. Try and error was done using a variation of the slope geometry model. Slope variations of the overall model 350, 370, 390, 410, 430, 450 and for slope heights of 12 m, 15 m, 18 m, 20 m. For a single slope, the slope variations are 500, 550, 600, 650, 700 and 750, 5 m high, 7 m and 10 m high.Rocks that will be stockpiled in the disposal area consist of Claystone and Soil. Material properties in disposal area 1 are: content weight 14,815 kN / m3, cohesion 86,472 kPa, and friction angle in 13,440. While in disposal 2 obtained material properties, namely: Content weight 16,487 kN / m3, cohesion 96,031 kPa, and friction angle in 13,7690. Overall slope geometry for Disposal 1 and Disposal 2 areas have the same value, namely height 20 m and slope 450. While for single slope geometry in Disposal 1 and disposal two, namely: height 10 m and slope 750. Safety factor on the overall slope Disposal 1 is 1,760 and the safety factor for Disposal 2 area is 1,461. On a single slope, the safety factor obtained in Disposal 1 is 2.228 and in the area of Disposal 2 the safety factor is 1.799. The volume that can be stockpiled in the Disposal 1 area with an area of 10.2 Ha is 1,480,438 LCM while in Disposal 2 with an area of 20.5 Ha it can accommodate 4,053,399 LCM             

Keywords: Disposal, Geotechnical, Slope Stability, Boundary Equilibrium Method

Abstrak. PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di industri pertambangan batubara yang berlokasi di Kalimantan Timur, perusahaan ini masih pada tahap perencanaan untuk pembuatan Pit baru yaitu Pit SO2 dan Pit U1. Tentunya seiring dengan perencanaan kedua Pit tersebut, dirancang juga area disposal yang nantinya digunakan sebagai tempat penimbunan material waste dari hasil penambangan, sehingga diperoleh rekomendasi geometri yang stabil dari studi geoteknik. Oleh karena itu diperlukan analisis geoteknik menggunakan metode Kesetimbangan Batas dan metode Elemen Hingga, untuk memperoleh nilai FK dan SRF pada lereng timbunan.Penelitian yang dilakukan yaitu berada di area luar Pit karena metode penimbunan material yang digunakan yaitu Out Pit Dump. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui litologi, rekomendasi geometri lereng tunggal, lereng keseluruhan, Faktor Keamaanan (FK) lereng tunggal, Faktor Keamanaan (FK) lereng keseluruhan, dan Strength Reduction Factor (SRF). Data yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada hasil kegiatan pengeboran geoteknik untuk batuan Intack Rock. Hasil pengeboran tersebut dilakukan pengujian sifat fisik dan uji kuat geser di laboratorium, dan diperoleh hasil berupa densitas natural densitas jenuh, kohesi dan sudut gesek dalam. Dari data tersebut dilakukan pendekatan berdasarkan acuan teori dasar untuk memperoleh material properties disposal. Analisis yang dilakukan mengguanakan Metode Kesetimbangan Batas dan Metode Elemen hingga. Dilakuakn try and error menggunakan variasi model geometri lereng. Variasi kemiringan model keseluruhan 350, 370, 390, 410, 430, 450 dan untuk ketinggan lereng  12 m, 15 m, 18 m, 20 m. untuk lereng tunggal sendiri variasi kemirngan nya yaitu 500, 550, 600, 650, 700 dan 750 tinggi 5 m, 7 m dan 10 m. Batuan yang akan ditimbun pada area disposal terdiri dari Claystone dan Soil. Material properties pada area disposal 1 yaitu: Bobot isi 14,815 kN/m3, kohesi 86,472 kPa, dan sudut gesek dalam 13,440. Sedangkan pada disposal 2 diperoleh material properties yaitu: Bobot isi 16,487 kN/m3, kohesi 96,031 kPa, dan sudut gesek dalam 13,7690. Geometri lereng Keseluruhan untuk area Disposal 1 dan  Disposal 2 memiliki nilai yang sama yaitu tinggi 20 m dan kemiringan 450. Sedangkan untuk geometri lereng tunggal pada Disposal 1 dan disposal dua yaitu: tinggi 10 m dan kemiringan 750. Faktor keaman pada lereng keseluruhan Disposal 1 yaitu 1,760 dan Faktor Kemanan area Disposal 2 yaitu 1,461. Pada lereng tunggal diperoleh Faktor Keamanan pada Disposal 1 yaitu 2,228 dan pada area Disposal 2 diperoleh Faktor Keamanan 1,799. Volume yang dapat ditimbun pada area Disposal 1 dengan luas 10,2 Ha yaitu 1.480.438 LCM sedangkan pada Disposal 2 dengan luas area 20,5 Ha dapat menampung 4.053.399 LCM

Kata Kunci: Dissposal, Geoteknik, Stabilitas Lereng, Metode Kesetimbangan Batas


Keywords


Dissposal, Geoteknik, Stabilitas Lereng, Metode Kesetimbangan Batas

Full Text:

PDF

References


] Arif, Irwandy, 2016. “Geoteknik Tambangâ€. Institut Teknologi Bandung :

Bandung

] Indonesianto, Y. 2008. “Pemindahan Tanah Mekanisâ€. Jurusan Teknik

Pertambangan UPN “Veteran Yogyakarta : Yogyakartaâ€

] Giani, P, 1992. “Rock Slope Stability Analysisâ€. CRC Press : Amerika serikat

] Hustrulid, W.A 2006. â€Open Pit Mine Planning and Designâ€. Taylor & Francis : Britania Raya

] Hoek, E., Bray, J.W.. 1981. “Rock Slope Engineeringâ€, Institution of

Mining and Metallurgy : London.

] Kennedy, B, A. 1990 “Surface Miningâ€. SME : London

] Maryanto, 2010. “Pengantar Perencaanaan Tamabangâ€. Universitas

Islam Bandung : Bandung.

] Nurhakim, 2004. “Tambang Terbukaâ€. Program Studi Teknik

Pertambangan Universitas Lambung Mangkurat : Banjarbaru.

] Pemerintah Indonesia. 2018. “Keputusan Menteri No. 1827 K/30/MEM

Tahun 2018â€. Sekertariat Negara : Jakarta.

] Pemerintah Indonesia, 2019, “Kabupaten Pasir Belengkong Dalam Angka 2019â€, Paser, Badan Pusat Statistik Kabupaten Paser.

] Prodjosumartono, P. 1993. “Pemindahan Tanah Mekanisâ€. Jurusan

Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung : Bandung.

] Sunarno, P. 2008. “Standard Job Procedure Perencanaan dan

Pelaksanaan Disposal Mining Depertementâ€. PT. IncoTbk : Sorowako

] Suratna GDE, dkk. 2008. “Pelatihan Geoteknik Terapanâ€. PT Pama

Persada Nusantara hal. F-2 : Jakarta

] Wedhanto, S. 2009 . “Alat Berat dan Pemindahan Tanah Mekanisâ€.

Diktat Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Malang : Malang.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v6i2.24718

Flag Counter