Aplikasi Pengindraan Jauh (Remote Sensing) untuk Identifikasi Zona Potensi Cebakan Emas Epitermal di Desa Kutawaringin, Kecamatan Kutawaringin Jawa Barat

Rezky Apriyandi, Dono Guntoro, Rully Nurhasan Ramadani

Abstract


Abstract. Along with the development of the era in this globalization era, it has undergone quite rapid changes, for example in exploration activities are remote sensing. The purpose of this research is to identify the characteristics of rock types, structures, and alterations in determining the potential areas for gold deposit using remote sensing methods. In identifying areas with potential for gold deposits, an analysis of Landsat 8 and Radar Images was carried out, which were corrected using geometric and radiometric corrections. Corrected Landsat image data is interpreted to determine the distribution of lithology and alteration using ENVI Version 5.3 software based on hue / color and relief. The SRTM DEM data is interpreted for the straightness pattern as an estimated structure by calculating the straightness pattern density. Based on the results of the Landsat 8 interpretation, the red color is thought to be a formation consisting of andesite rocks, and hydrothermal alteration minerals are identified by their light orange appearance, and the highest density density which is considered to be a mineralized area is in the western part of the study area. This prediction is proven by data from field observations consisting of andesite, kaolinite and pyrite minerals scattered in the study area. From the results of data analysis, it was obtained the gold mineralization potential of 20.73 hectares. And a recommendation for an area of 70.79 hectares that has the potential for ground checking. Based on the validation of the data from the results of image interpretation and field observations, it was found that the compatibility between the potential zone of the interpretation results and the conditions in the field was due to the existence of community mining activities in the research area.

Abstrak. Seiring dengan perkembangan jaman pada era globalisasi ini telah mengalami perubahan yang cukup pesat, contohnya dalam kegiatan eksplorasi adalah pengindraan jauh (remote sensing). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik jenis batuan, struktur, dan alterasi dalam penentuan wilayah yang berpotensi keterdapatan cebakan emas menggunakan metode pengindraan jauh. Dalam mengidentifikasi daerah berpotensi adanya cebakan emas dilakukan analisis terhadap Citra Landsat 8 dan Citra Radar yang telah dikoreksi menggunakan koreksi geometrik dan radiometrik. Data citra landsat hasil koreksi diinterpretasi untuk mengetahui sebaran litologi dan alterasi menggunakan software ENVI Versi 5.3 berdasarkan rona/warna dan relief. Data DEM SRTM diinterpretasi untuk pola kelurusan sebagai dugaan struktur dengan perhitungan kerapatan pola kelurusan. Berdasarkan hasil dari interpretasi landsat 8, warna merah diduga sebagai formasi a yang terdiri dari batuan andesit, serta mineral alterasi hidrotermal dikenali dari kenampakan warna oranye muda, dan densitas kerapatan tertinggi yang dianggap sebagai daerah mineralisasi berada pada bagian barat daerah penelitian. Pendugaan tersebut dibuktikan dengan data hasil pengamatan di lapangan yang terdiri dari batuan andesit, serta mineral kaolinit, dan pirit yang tersebar di daerah penelitian. Dari hasil analisis data diperoleh potensi mineralisasi emas sebesar 20,73 Ha. Dan rekomendasi daerah seluas 70,79 Ha yang berpotensi untuk dilakukan ground checking. Berdasarkan validasi data hasil interpretasi citra dengan pengamatan di lapangan, diperoleh kesesuaian antara zona potensi hasil interpretasi dengan kondisi di lapangan dengan adanya kegiatan penambangan rakyat pada daerah penelitian.


Keywords


Remote Sensing, Lithology, Lineanment Patterns, Alteration, Structure, Gold.

Full Text:

PDF

References


Alzwar, M. Dkk., 1992, “Peta Geologi Lembar Garut & Pameungpeukâ€, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi : Bandung.

Anonim (a), 2011, “Laporan Akhir, Penyusunan Buku Laporan dan Pembuatan Peta Potensi Pertambangan di Kecamatan Kutawaringinâ€, PT. Maza Pradita Sarana : Dinas Sumberdaya Air, Pertambangan dan Energi Kabupaten Bandung : Bandung.

Anonim (b), 2018, “Digital Elevation Model SRTM Indonesiaâ€, Badan Informasi Geospasial : Indonesia.

Anonim (c), 2020, “Landsat 8 - USGS†earthexplorer.usgs.gov, (Diunduh 10 Mei 2020)

Anonim (d), 2020, “SHP Indonesiaâ€, Badan Informasi Geospasial : Indonesia.

Asrafil, dkk., 2017, “Hydrothermal Deposit Exploration in Kasihan Area, East Jawa, Yogyakarta : Indonesia.

Corbett, G.J. dan Terry M. Leach, 1997, “Soutwest Pacific Rim Gold-Copper Systems : Structure, Alteration, and Mineralizationâ€, North Sydney : Australia.

Fawzi, Nurul Ihsan, 2016, “Koreksi Radiometrik Landsat 8â€, Thermal Remote Sensing Research Center.

Guilbert, dkk., 1986, “The Geology of Ore Depositsâ€, Waveland Press, Inc. : U.S. America.

Isyqi, dkk., 2016, “Tekstur dan Zonasi Endapan Urat Epitermal Daerah Cihonje, Kec. Gumelar, Kab Banyumas, Jawa Tengahâ€, Riset Geologi dan Pertambangan Vol. 26, Hal. 23 – 39 : Banyumas.

Koesmono, M., dkk., 1996, “Peta Geologi Lembar Sindangbarang & Bandarwaruâ€, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi : Bandung.

Koesoemadinata, R.P, Dr. 1982, “Geologi Eksplorasiâ€, Direktorat Jendral Pertambangan Umum Pusat Pengembangan Teknologi Mineral : Bandung, Indonesia.

Koordinator Statistik Kecamatan Kutawaringin, 2018, “Kecamatan Kutawaringin Dalam Angka 2018â€, BPS Kab. Bandung : Bandung.

Lukiawan, Reza, dkk., 2019, “Standar Koreksi Geometrik Citra Satelit Resolusi Menengah dan Manfaat Bagi Penggunaâ€, Pusat Penelitian dan Pengembangan Standarisasi, Badan Standarisasi Nasional Gedung. Vol 21, Hal. 45 – 54.

O’Leary, dkk., 1976, “Lineament, Linear, Lineation : Some Proposed New Standards for Old Termsâ€, Geological Society America Bulletin, Vol.87 : 1463 – 1469.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tanpa Tahun, “Profil Daerah Kabupaten Bandungâ€, jabarprov.go.id, (Diakses 30 Maret 2020)

Pour, Beiranvand Amin dan Mazlan, Hashim, 2014, “Hydrothermal Alteration Mapping From Landsat-8 data, Sar Chesmesh Copper Mining District, South-Eastern Islamic Republic of Iranâ€, Universitas Teknologi Malaysia : Johor Bahru.

Putra, Aprizon, 2009, “Makalah : Pengindraan Jauh Jilid 1-Cetakan 2 Tahun 1992 Prof. Dr. Sutantoâ€, Geografi : Universitas Negeri Padang.

Putra, Ilham Dharmawan, Dkk., 2017, “Aplikasi Landsat 8 Oli/Tirs Dalam Mengidentifikasi Alterasi Hidrotermal Skala Regional Studi Kasus Daerah Rejang Lebong, Dan Sekitarnya Provinsi Bengkuluâ€. Seminar Nasional Kebumian Ke-10, Departemen Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada : Yogyakarta.

Rowan, L.C. dan T.L. Bowers, 1995, “Analysis of Linear Features Mapped in Landsat Thematic Mapper and Side-Looking Airbone Radar Image of the Reno 1o ¬¬¬by 2o Quadrangle, Nevada and California : Implication for Mineral Resource Stuidesâ€, Photogrammetric Engineering and Remote Sensing.

Sarp, Gulcan. 2005, “Lineament Analysis from Satelite Images, North-West of Ankaraâ€, Department of Geodetic and Geographic Information Technologies, The Grafuate School of Natural and Applied Sciences of Middle East Technical University : Ankara, Turkey.

Shanks III dan Pat W.C, 2010, “Hydrothermal Alteration (Chapter 11)â€, U.S Geological Survei : Reston, Virginia.

Silitonga, P., H., 1973, “Peta Geologi Lembar Bandungâ€, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi : Bandung.

Soetoto, S., U., Ir., 2015 “Pengindraan Jauh Untuk Geologiâ€, Ombak : Yogyakarta.

Sri Rayati, Harahap, dkk., Tanpa Tahun. “Aplikasi Pengindraan Jauh Untuk Pemetaan Zonasi Potensi Keberadaan Emas Epitermal Menggunakan Metode Fuzzy Logic di Sebagian Kab. Tapanuli Selatan, Sumutâ€. E-Journal.

Sudjatmiko, 1972, “Peta Geologi Lembar Cianjurâ€, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi : Bandung.

Sukandar, H., 2006, “Laporan Eksplorasi Emas Kutawaringinâ€, PT. Panca Raksa Abadi : Bandung.

Sutanto, 1992, “Metode Penelitian Pengindraan Jauhâ€, Universitas Gadjah Mada : Yogyakarta.

Sutarto, H., 2004, “Endapan Mineralâ€. Fakultas Teknologi Mineral, Universitas Pembangunan Nasional : Yogyakarta.

Sylvester Saragih, 2013, “Emas Primerâ€, Universitas Palangka Raya : Palangka Raya.

Van Bemmelen, R., W., 1949, “The Geology of Indonesia Vol. 1A, General Geology of Indonesia and Adjacent Archipelagoâ€, Government Printing Office, The Hauge.

Wahyudiono, dkk., 2011, “Kontrol Sesar Terhadap Pola Sebaran Urat Kuarsa dan Mineralisasi Emas Daerah Kutawaringin, Jawa Baratâ€, Pusat Survei Geologi. JSDG Vol. 21: Hal. 163 – 175.

Yanuarsyah, Iksal, 2016, “Integrasi Data Inderaja dan Data Geologi Untuk Mendukung Eksplorasi Tambang Emasâ€, Majalah Ilmiah Globe Volume 19 No. 1 Hal. 75 – 82 : 2017.

Zuhannisa, Shofitri., dkk., 2019, “Pemanfaatan Citra Landsat 8 untuk Pemetaan Potensi Mineralisasi Emas di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utaraâ€, Indonesian Journal of Applied Physics. Vol. 1.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v6i2.24624

Flag Counter