Perencanaan Peningkatan Produktivitas dan Efisiensi Siklus Produksi Operasi Penambangan dengan Time And Motion Study di Tambang Emas Bawah Tanah PT. Cibaliung Sumberdaya Pandeglang Banten

Achmatul Irzam, Stefano Munir, Dono Guntoro

Abstract


Abstract. In order to increase the production performance of the Underground gold mine from 12,109 wmt/month to 14,093 wmt/month with the progress of production excavation (horizontal slice) from along 221.3 m/month to 263.7 m/month so that it is necessary to increase performance efficiency and productivity of mine production. As an approach use the time and Motion study method which learns the measures of time measurement and work movement of all parameters involved in the mining production activities. Factors accounted for during this study in a way to increase the production of drilling and transporting equipment ie using the highest average time value in each working group (shift) then the attitude of work on each unit that approaches the target efficiency will be used as a calculation of productivity then production improvement plan can be achieved. Based on the identification and evaluation of efforts to increase work efficiency and productivity of production tools obtained Jumbo Drill DR06 has the highest average value of working time on each rock condition as much as 3.35 hours/Shift with EU 41.93% and HAS a ROP 0,617-0,743 m/min so that the productivity of Jumbo Drill increased from 108.12 wmt/hr/tool to 112,09-125,473 wmt/shift/tool that produces production blasting as much as 13.787-15.433 wmt/month. Then the highest average value of working time on the Cikoneng Block is the Unit Mine Truck MMU02 as much as 3.54 hours/Shift with EU 44% and on the unit Cibitung block MMU03 as much as 3.63 hours/shift by using 6-7 of conveyance so as to produce the production value of a number of 18,712 wmt/month. Thoroughly (overall) production plan in the hole Cibitung block openings A number of 4,363 wmt and Cikoneng block a number of 9,729 wmt with the design of 112 production front that will use 5,204 kg explosive materials with the progress of excavation Cibitung block along 90.3 M and Cikoneng Block along 173.4 m based on the minimum blasting progress 2.1 m/blast.

Keywords: Time and motion studies, efficiency, productivity, evaluation

Abstrak. Dalam rangka meningkatkan kinerja produksi tambang emas bawah tanah dari 12.109 wmt/bulan menjadi 14.093 wmt/bulan dengan kemajuan penggalian produksi (horizontal slice) dari sepanjang 221,3 m/bulan menjadi 263,7 m/bulan sehingga diperlukan peningkatan kinerja efisiensi dan produktivitas produksi tambang. Sebagai pendekatan menggunakan metode time and motion study yang mempelajari tindakan pengukuran waktu dan gerakan kerja dari semua parameter yang terlibat dalam kegiatan produksi tambang. Faktor-faktor yang diperhitungkan selama penelitian ini dengan cara untuk meningkatkan produksi alat pemboran dan pengangkutan yaitu menggunakan nilai waktu rata-rata tertinggi pada setiap kelompok kerja (shift) kemudian prilaku kerja pada setiap unit yang mendekati target efisiensi akan digunakan sebagai perhitungan produktivitas maka rencana peningkatan produksi dapat tercapai. Berdasarkan identifikasi dan dilakukan evaluasi upaya peningkatan efisiensi kerja dan produktivitas alat produksi didapatkan Jumbo Drill DR06 memiliki nilai rata-rata tertinggi waktu kerja pada setiap kondisi batuan sebanyak 3,35 jam/shift dengan EU 41,93% dan memiliki ROP 0,617-0,743 m/menit sehingga produktivitas jumbo drill meningkat dari 108,12 wmt/jam/alat menjadi 112,09-125,473 wmt/shift/alat yang menghasilkan peledakan produksi sebanyak 13.787-15.433 wmt/bulan. Kemudian nilai rata-rata tertinggi waktu kerja pada Blok Cikoneng ialah Unit Mine Truck MMU02 sebanyak 3,54 jam/shift dengan EU 44% serta pada Blok Cibitung Unit MMU03 sebanyak 3,63 jam/shift dengan menggunakan 6-7 alat angkut sehingga menghasilkan nilai pengangkutan produksi sejumlah 18.712 wmt/bulan. Secara menyeluruh (overall) rencana produksi pada lubang bukaan Blok Cibitung sejumlah 4.363 wmt dan Blok Cikoneng sejumlah 9.729 wmt dengan rancangan 112 front produksi yang akan menggunakan 5.204 kg bahan peledak dengan kemajuan penggalian Blok Cibitung sepanjang 90,3 m dan Blok Cikoneng sepanjang 173,4 m berdasarkan kemajuan peledakan minimal 2,1 m/blast.

Kata Kunci: Studi waktu dan gerakan, efisiensi, produktivitas, evaluasi


Keywords


Studi waktu dan gerakan, efisiensi, produktivitas, evaluasi

Full Text:

PDF

References


Angeles, C. A. (2002). Geology and Alteration-Mineralization Characteristics of the Cibaliung Epithermal Gold Deposit. Banten, Indonesia.: Resource Geology.

Anshariah, S. H. (2017). Produktivitas Kinerja Mesin Bor Dalam Pembuatan Lubang Ledak Di Quarry Batugamping B6, Jurnal Geomine, Vol.5, No. 2, Agustus 2017.

Bieniawski, Z. (1979). “Engineering Rock Mass Classificationsâ€. New York..

Hustrulid, W. A., & Bullock, R. L. (2001). Underground Mining Methods - Engineering Fundamentals and International . Littleton, Colorado, USA : Society for Mining, Metallurgy, and Exploration, Inc .

Koesnaryo, S. (2001). Rancangan Peledakan Batuan. UPN “Veteran†Yogyakarta.: Fakultas Teknologi Mineral – Jurusan Teknik Pertambangan.

Prodjosumarto, P. (1995). Pemindahan Tanah Mekanis. Bandung: Jurusan Teknik Pertambangan ITB.

Ratan Raj Tatiya, P. B. (2013). Surface and Underground Excavations 2nd Edition Methods,Techniques and Equipment. London UK: CRC Press/Balkem.

Wignjosoebroto, S. (2008). Ergonomi, Studi Gerak dan Waktu. Surabaya : Guna Widya.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v6i2.23930

Flag Counter