Prediksi Keterbentukan Air Asam Tambang di Tambang Batubara PT. ABC Blok A Provinsi Kalimantan Timur

Muhammad Saeful Milah, Sri Widayati, Noor Fauzi Isniarno

Abstract


Abstract. Mining activities will result in the impact of environmental change either physically, chemically or biologically. The impact of water condition that the primarily is the acid mine drainage (AMD). One of the efforts that can be done to reduce mineral sulfide contact with oxygen in the air is to identify the minerals in the rocks that could potentially form an acidity or Potential Acid Forming (PAF) with which is not potentially forming acidity or Non Acid Forming (NAF). Testing conducted to identify PAF or NAF is by conducting a static test with samples taken from observation points 1, 2, 3, 4, 5 and 6.  Points 1, 2, and 3 samples are taken from the results of outsighting that are found in the field. While the points 4, 5 and 6 samples are taken from the results of drilling activities. Static test carried out from the start of % total sulfur, Net Acid Generating (NAG), Acid Neutralizing Capacity (ANC) and pH paste. The results of the tests can be informed about the characteristics of rocks, rock spreads and become the earliest stages of preventing acid water. From the test results carried out against 6 samples with the type of sandstones and Batulempung rocks. The characteristics of the rocks are classified into the PAF as many as 3 samples (60%), then NAF smany 1 samples (20%) and uncertain as many as 1 samples (20%). For the potential distribution of the PAF from the test results can be seen in almost the entire observation area from point 2 S/d point 6 There are rocks with PAF characteristic with the value of Net Acid Producing Potential (NAPP) average of 3,07 kgH2SO4/ton of rocks. For NAF type rocks with an average NAPP value of 1,72 kgH2SO4/ton of rocks contained in the entire observation area from point 1 to point 6. Samples with uncertain type are scattered in point 2, point 4, point 5 and point 6. The appropriate method of prevention when viewed from the characteristics of the research area is using the method of Segresi and encapsulation where the separation of the handling between the PAF and NAF rocks to prevent the formation of AAT by storing the PAF rock parts at the bottom of the heap to then covered with the NAF rock layer. When mining activities are completed, it can be done preventing the formation of AAT with dry cover method with the same concept as encapsulation method but added organic material insert or synthetic above the PAF layer before closed by NAF Rocks.

Keywords: Acid Mine Drainage, PAF, NAF, Uncertain, NAPP 

Abstrak. Kegiatan pertambangan yang dilakukan akan mengakibatkan dampak perubahan terhadap lingkungan baik secara fisik, kimia ataupun biologis. Dampak keadaan air yang umunya menjadi permasalahan yaitu air asam tambang (AAT). Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kontak mineral sulfida dengan oksigen di udara yaitu dengan mengidentifikasi mineral pada batuan yang berpotensi membentuk keasaman atau Potential Acid Forming (PAF) dengan yang tidak berpotensi membentuk keasaman atau Non Acid Forming (NAF). Pengujian yang dilakukan untuk mengidentifikasi PAF atau NAF yaitu dengan melakukan uji statik dengan sampel yang diambil dari titik pengamatan 1, 2 , 3 , 4, 5 dan 6.  Titik 1, 2, dan 3 sampel diambil dari hasil pengamatan singkapan yang terdapat di lapangan. Sedangkan titik 4, 5 dan 6 sampel diambil dari hasil kegiatan pemboran. Uji statik yang dilakukan yaitu dari mulai % total sulfur, Net Acid Generating (NAG), Acid Neutralizing Capacity (ANC) dan pH pasta. Hasil pengujian yang dilakukan dapat menjadi informasi mengenai karakteristik batuan, sebaran dari batuan dan menjadi tahapan awal pencegahan air asam tambang. Dari hasil pengujian yang dilakukan terhadap 6 sampel dengan jenis batuan batupasir dan batulempung. Karakteristik batuan yang terklasifikasi ke dalam PAF sebanyak 3 sampel (60%), kemudian NAF sbanyak 1 sampel (20%) dan uncertain sebanyak 1 sampel (20%). Untuk sebaran potensi PAF dari hasil pengujian dapat dilihat pada hampir seluruh area pengamatan dari titik 2 s/d titik 6 terdapat batuan dengan karakteristik PAF dengan nilai Net Acid Producing Potential (NAPP) rata – rata sebesar 3,07 kgH2SO4/ton batuan. Untuk batuan jenis NAF dengan nilai NAPP rata – rata sebesar 1,72 kgH2SO4/ton batuan  terdapat pada keseluruhan area pengamatan dari titik 1 s/d titik 6. Sampel dengan jenis uncertain tersebar di titik 2, titik 4, titik 5 dan titik 6. Metode pencegahan yang sesuai apabila dilihat dari karakteristik daerah penelitian yaitu dengan menggunakan metode segresi dan enkapsulasi dimana melakukan pemisahan penanganan antara batuan PAF dan NAF untuk mencegah terbentuknya AAT dengan menyimpan bagian batuan PAF pada bagian bawah timbunan untuk kemudian ditutup dengan lapisan batuan NAF. Ketika kegiatan penambangan sudah selesai maka bisa dilakukan pencegahan terbentuknya AAT dengan metode penudungan kering (dry cover) dengan konsep yang sama seperti metode enkapsulasi tetapi ditambahkan sisipan material organik atau sintetik di atas lapisan PAF sebelum ditutup oleh batuan NAF.

Kata Kunci : Air Asam Tambang, PAF, NAF, Uncertain, NAPP


Keywords


Air Asam Tambang, PAF, NAF, Uncertain, NAPP

Full Text:

PDF

References


American Standard Testing and Mateial (ASTM), 2002, Standard Practice for Proximate Analysis of Coal and Coke. America

Anonym, SNI 6597 : 2011, Uji Statik Pengidentifiksian Sumber Air Asam Tambang.

Anonym, SNI 13-7170-2006, Penentuan Kapasitas Penetralan Asam (KPA) untuk Material Tambang.

Anonym, SNI 13-6599-2001, Tata Penentuan Pembentukan Asam Netto.

Anonym, SNI 13-3601-2001, Penentuan Kadar Belerang Pada Berbagai Senyawa dalam Percontoh Batubara.

Demchuk, T.D., 1992, Epigenetic pyrite in a low sulphur, sub-bituminous coal from the central Alberta Plains, International journal of coal geology 21.

D.W Van Krevelen, 1981, Coal Science and Technology 3, Elsevier Scientific Publishing Company, Oxford- New York

Frankie, K.A., Hower, J.C., 1987, variation in pyrite sixe, form, and microlithotype association in the pringfield (no.9) anda Herrin (no. 11) Coals, Clean Coal Technology 22 Wetern Kentucky.

Gautama R., S., 2012, Pengelolaan Air Asam Tambang, Bimbingan Teknis Reklamasi dan Pascatambang pada Kegiatan Pertambangan Mineral dan Batubara, KESDM, Yogyakarta

Ian, R., Taylor, J., Pepe, S., Yardi, dan Bennett, 2007, Managing Acid and Metalliferous Drainage, Report for Departement of Industry Tourism and Resources, Australian Government, New South Wales.

Stach, E., Mackowsky, M,TH, Teichmuller, M., Taylor, G.H., Chandra, and D. Teichmuller, 1982, Stach’s text book of coal petrology, 3rd., Gebruder, Berlin, Stuttgart.

The International Network for Acid Prevention, 2009 Global Acid Rock Drainage Guide (GARD Guide), Canada.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v6i2.23340

Flag Counter