Kajian Korosi pada Pipa Transportasi Gas SP Cilamaya Utara - SKG Cimalaya di PT. Pertamina EP Asset 3 Subang Field Desa Bayur Lor Kecamatan Cilamaya Utara Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat

Mhd Amidy Soangkupon Siregar, Elfida Moralista, Zaenal Zaenal

Abstract


Abstract. PT Pertamina EP Asset 3 Subang Field is one of the operating units of PT Pertamina EP which is engaged in upstream oil and gas sector. The production of Subang Field is dominated by natural gas with average production as much as 208 MMSCFD and petroleum at 2220 BOPD (Data June 2018). PT Pertamina EP Asset 3 Subang Field uses metal pipes in the gas transportation process from SP Cilamaya Utara to SKG Cilamaya. In use, corrosion can occur that results in damage and leakage to the pipe. Supervision and control of corrosion is needed to prevent corrosion and reduce the remaining life of the pipe which can hamper gas transportation activities. The corrosion research on gas transportation pipeline aims to determine the type of corrosion, the corrosion control method applied, the corrosion rate and the remaining life of the pipe. The gas transportation pipeline SP Cilamaya North – SP Cilamaya has a length of 6,790 metres below and above ground level. The methodology used in this study is to measure the reduction in pipe thickness to determine the corrosion rate and the remaining service life of the pipe based on API 570.Environmental conditions in the SP Cilamaya Utara - SKG Cilamaya gas transportation pipeline have an environmental temperature of 27°C, a relative humidity of 80%, a soil pH of 5.1 - 7, and a soil resistivity of 201 - 690.8 ohm.cm included in the very corrosive category. Measurement of the actual thickness of the pipe is carried out by means of a DM 5E Ultrasonic Thickness Gauge at 16 test point. The types of corrosion that occur in gas transportation pipes are uniform corrosion and erosion corrosion. Corrosion control methods applied externally, namely the Rust-oleum Stop Rust coating (Gloss Sunburst Yellow) method, the wrapping method using Polyken 942/955 and the cathodic protection method with the sacrificial anode (SACP) system using magnesium metal (Mg) as the sacrificial anode. Corrosion rate in the pipe is 0.1055 - 0.1615 mm / year and based on the relative corrosion resistance is classified in the good category. The remaining service life of the pipe 14.06 - 32.13 years, is higher than the design life of the 25-year pipe so that the pipe can be used beyond its design life.

Keywords: Gas Transportation Pipes, API 570, Corrosion Control Methods, Corrosion Rate, Remaining Service Life, Ultrasonic Thickness Gauge DM 5E.

Abstrak. PT Pertamina EP Asset 3 Subang Field salah satu unit operasi PT Pertamina EP yang bergerak di sektor hulu migas. Produksi Subang Field didominasi oleh gas alam dengan rata – rata produksi sebanyak 208 MMSCFD dan minyak bumi sebesar 2220 BOPD (Data Juni 2018). PT Pertamina EP Asset 3 Subang Field menggunakan pipa logam pada proses transportasi gas dari SP Cilamaya Utara menuju SKG Cilamaya. Pada penggunaannya dapat terjadi korosi sehingga mengakibatkan kerusakan dan kebocoran pada pipa. Pengawasan dan pengendalian terhadap korosi diperlukan untuk mencegah terjadinya korosi dan berkurangnya sisa umur pakai pipa yang dapat menghambat kegiatan transportasi gas. Penelitian korosi pada pipa transportasi gas ini bertujuan untuk mengetahui jenis korosi, metode pengendalian korosi yang diaplikasikan, laju korosi dan sisa umur pakai pipa. Pipa transportasi gas SP Cilamaya Utara – SP Cilamaya memiliki panjang 6.790 meter berada di bawah dan di atas permukaan tanah. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pengukuran pengurangan ketebalan pipa untuk menentukan laju korosi dan sisa umur pakai pipa berdasarkan API 570. Kondisi lingkungan pada daerah pipa transportasi gas SP Cilamaya Utara – SKG Cilamaya memiliki suhu lingkungan yaitu 27°C, kelembaban relatif 80%, pH tanah 5,1 - 7, dan resistivitas tanah 201 – 690,8 ohm.cm termasuk ke dalam kategori sangat korosif. Pengukuran ketebalan pipa dilakukan dengan menggunakan alat Ultrasonic Thickness Gauge DM 5E pada 16 test point. Jenis korosi yang terjadi pada pipa transportasi gas yaitu korosi merata dan korosi erosi. Metode pengendalian korosi yang diaplikasikan secara eksternal, yaitu metode coating dengan Rust-oleum Stop Rust Gloss Sunburst Yellow, metode wrapping dengan menggunakan Polyken 942/955 dan metode proteksi katodik dengan sistem anoda korban (SACP) menggunakan logam magnesium (Mg) sebagai anoda korban. Laju korosi pada pipa adalah 0,1055 – 0,1615 mm/tahun dan berdasarkan ketahanan korosi relatifnya tergolong dalam kategori good. Sisa umur pakai pipa 14,06 – 32,13 tahun, lebih tinggi dari umur desain pipa 25 tahun sehingga pipa dapat digunakan melebihi umur desainnya.

Kata Kunci: Pipa Transportasi Gas, API 570, Metode Pengendalian Korosi, Laju Korosi, Sisa Umur Pakai, Ultrasonic Thickness Gauge DM 5E.


Keywords


Pipa Transportasi Gas, API 570, Metode Pengendalian Korosi, Laju Korosi, Sisa Umur Pakai, Ultrasonic Thickness Gauge DM 5E.

Full Text:

PDF

References


Amiadji, 2015, ‘’Analisa Laju Korosi pada Pelat Baja Karbon dengan Variasi Ketebalan Coating’’, Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya.

Anonim, Pemerintah Indonesia, 2001, “Undang – undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumiâ€, Sekretariat Negara, Jakarta.

Anonim, 1990, “Properties and Selection: Irons Steel and High Performance Alloys Vol 1â€, ASM International, The materials Information Company, United States.

Anonim, 2012, “Gas Transmission and Distribution Piping System (ASME B31.8)â€, The American Society of Mechanical Engineers, United States.

Anonim, 2015, “Inspector’s Examination, Pressure Piping Inspector (API 570)â€, American Petroleum Institute, Washington DC.

Cakasana, Nanda Adi, Moralista, Elfida, Usman, DN, 2019, “Penentuan Laju Korosi dan Sisa Umur Pakai Pipa (Remaining Service Life / RSL) Pada Jalur Pipa Transportasi Crude Oil Dari Tangki-A1 ke Crude Destillation Unit IV di PT Pertamina (Persero) Ru V Kecamatan Balikpapan Tengah Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timurâ€, Prosiding Spesia Teknik Pertambangan (Agustus 2019), ISSN : 2460-6499 ; P 133-140, Universitas Islam Bandung, Bandung.

Djamal, M Fauzan, Moralista, Elfida, Fauzi, Noor, 2019, “Penentuan Laju Korosi Dan Sisa Umur Pakai (Remaining Service Life / RSL) Pada Jalur Pipa Transportasi Gas Subang (Cidahu)-Citarik (Waduhan) Di PT Pertamina EP Asset 3 Subang Field, Desa Cidahu, Kecamatan Pagaden Barat ,Kabupaten Subang,Provinsi Jawa Baratâ€, Prosiding Spesia Teknik Pertambangan (Agustus 2019), ISSN : 2460-6499 ; P 133-140, Universitas Islam Bandung, Bandung.

Fontana, Mars G, 1987 “Corrosion Engineering 3rd Editionâ€, McGraw –Hill book Company, Singapore.

Gapsari, Femiana, 2017 “Pengantar Korosiâ€, Universitas Brawijaya, UB Press, Malang.

Jonnes, Danny A, 1991, “Principles and Prevention of Corrosionâ€, Macmillan Publishing Company, New York.

Moralista, Elfida, 2005, “Studi Efektivitas Inhibisi Kalsium Nitrit dan Natrium Dikromat pada Korosi Baja Tulangan Galvanis dalam Larutan Pori Beton Artifisial dengan Electrochemical Impedance Spectroscopyâ€, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Moralista, Elfida, Zaenal, dan Chamid, Chusharini, 2005, “Studi Upaya Peningkatan Umur Pakai Konstruksi Bangunan melalui Penghambatan Korosi Baja Tulangan Beton dengan Menggunakan Inhibitor Korosiâ€, Jurnal Penelitian & Pengabdian (2 Juli – Desember 2005), ISSN : 1693-699X ; P 104-112, Universitas Islam Bandung, Bandung.

Roberge, Pierre R, 2008, “Corrosion Engineering Principles and Practiceâ€,The McGraw-Hill Companies, New York.

Surdia, Tata, Saito Shinroku, 1995, “Pengetahuan Bahan Teknikâ€, PT Pradya Paramita, PT Perja, Jakarta.

Trethewey, Kenneth R dan Chamberlain, Jhon, 1991, “Korosiâ€, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Utomo, Budi, 2009, “Jenis Korosi dan Penanggulangannyaâ€, Universitas Diponegoro, Semarang.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v6i2.23320

Flag Counter