Evaluasi Teknis dan Ekonomi Alat Gali-Muat Penambangan Pasir pada PT. Graha Silver Silk di Desa Banggamulya Kecamatan Kalijati Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat

Deri Ardiansyah, Zaenal Zaenal, Iswandaru Iswandaru

Abstract


Abstract. PT Graha Silver Silk is a company which engages in the field of mining, processing and marketing of sandstone. Since the beginning until now PT Graha Silver Silk has been a mining manager located in Urban Village Banggalamulya, Sub-District Kalijati, District Subang, Province Jawa Barat.

The process of excavation and loading of sand using a mechanical device 1 unit of Komatsu PC 200 Excavator which has a bucket capacity of 1 LCM and serves 4 units of dump trucks as its conveyance. The age of the dig-load tool is quite old, which is around 7 years, resulting in a decrease in engine performance and low productivity. This requires special care, so that operating costs will continue to increase. Therefore the company will consider, whether the equipment should be replaced with a new one or rent a new device.

In planning the replacement of mechanical devices, two main factors to note are technical factors and economic factors. so that it can be assessed whether or not the mining equipment is suitable for replacement. In conducting technical studies, one of them uses calculating mechanical work efficiency and productivity, while for economic studies, it uses cost analysis with the Present Worth Cost (PWC) parameter. After obtaining the productivity and PWC, then to decide whether or not to be replaced is determined by the Production Unit Cost (PUC) parameter, where the smallest PUC value is chosen as the best alternative.

Because the number of tools is 1 unit, the productivity is the same as the production. The current total production of digging and unloading equipment is 161,195.30 BCM / year and new digging and unloading equipment is 208,871.19 BCM / year. While the amount of production of digging and unloading equipment with the rental system is the same as the number of new equipment production, because the rental equipment used is new equipment.

The current PWC value of the digging tool is IDR 1,554,325,961 for 3 years. Whereas for PWC the leased equipment is Rp 5,070,613,544 for 10 years and for the PWC the new digging loading tool is Rp 4,637,065,508 for 10 years. From the calculation results, PUC currently digs the loading and unloading equipment at Rp 3,214 / BCM, for rental equipment Rp 2,427 / BCM and new equipment Rp 2,220 / BCM. So from the PUC results it was decided to replace the equipment with a new one, because the cost each unit was the cheapest. 

Keywords:  Work Efficiency, Productivity, Operating Costs, Owning Cost, Present Worth Cost Equipment, Production Unit Cost

Abstrak. PT Graha Silver Silk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penambangan, pengolahan  dan pemasaran pasir. Sejak awal berdiri hingga saat ini PT Graha Silver Silk berlokasi di Desa Banggamulya, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.

Proses penggalian dan pemuatan pasir menggunakan alat mekanis 1 unit Excavator Komatsu PC 200 yang memiliki kapasitas bucket 1 LCM dan melayani    4 unit dump truck sebagai alat angkutnya. Umur dari alat gali-muat tersebut tergolong sudah tua, yaitu sudah sekitar 7 tahun, sehingga mengakibatkan menurunnya kinerja mesin dan produkstivitasnya rendah. Hal ini sangat  membutuhkan perawatan khusus, sehingga biaya operasi akan terus mengalami kenaikan. Maka dari itu pihak perusahaan akan mempertimbangkan, apakah alat tersebut harus diganti dengan yang baru atau sewa alat yang baru.

Dalam merencanakan penggantian alat-alat mekanis tersebut, dua faktor utama yang perlu diperhatikan adalah faktor teknis dan faktor ekonomis, sehingga dapat dinilai layak atau tidaknya peralatan tambang tersebut untuk dilakukan penggantian. Dalam melakukan kajian teknis salah satunya dengan mengitung efisiensi kerja dan produktivitasnya, sedangkan untuk kajian ekonominya menggunakan analisis biaya dengan parameter Present Worth Cost (PWC). Setelah didapat produktivitas dan PWC-nya, kemudian untuk memutuskan diganti atau tidaknya ditentukan oleh parameter Production Unit Cost (PUC), dimana yang nilai PUC-nya paling kecil dipilih sebagai alternatif terbaik.

Karena jumlah alat gali muat 1 unit, maka produktivitas sama dengan produksinya. Jumlah produksi alat gali-muat saat ini adalah sebesar sebesar 161.195,30 BCM/tahun dan alat gali-muat baru adalah sebesar 208.871,19 BCM/tahun. Sedangkan jumlah produksi alat gali-muat dengan sistem sewa sama dengan jumlah produksi alat baru, karena alat sewa yang digunakan alat baru.

Nilai PWC alat gali muat saat ini adalah Rp 1.554.325.961 selama 3 tahun. Sedangkan untuk PWC alat sewa adalah Rp 5.070.613.544 selama 10 tahun dan untuk PWC alat gali-muat baru adalah sebesar Rp 4.637.065.508 selama 10 tahun. Dari hasil perhitungan didapatkan  PUC alat gali muat saat ini Rp 3.214 /BCM, untuk alat sewa Rp 2.427 /BCM dan alat baru Rp 2.220 /BCM. Maka dari hasil PUC tersebut diputuskan mengganti alat dengan beli yang baru, karena biaya per unitnya paling murah.

Kata Kunci :  Efisiensi Kerja, Produktivitas, Biaya Operasi, Biaya  kepemilikan, Present Worth Cost Alat, Production Unit Cost


Keywords


Efisiensi Kerja, Produktivitas, Biaya Operasi, Biaya kepemilikan, Present Worth Cost Alat, Production Unit Cost

Full Text:

PDF

References


Anonim, 2019, “Jawa Barat Dalam Angkaâ€, Badan Pusat Statistik Jawa Barat.

Arif, Irwandi, 2008, “Analisis Investasi Tambangâ€, Program Studi Teknik Pertambangan, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Hand Book Komatsu, “Spesifikasi Excavator PC 200-8â€, edition 31, Japan.

Hartman, Howard L., 1987, “Mining Engineering Hand Bookâ€, University Alabama.

Nugraha, Muhamad Aldi, 2014, “Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air Bersih Pada PDAM Tirta Rangga Cabang Subang Untuk daerah Pelayanan Kecamatan Subangâ€, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Pradjosumarto, Partanto, 1993, “Pemindahan Tanah Mekanisâ€, Jurusan Teknik Pertambangan, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Priantara, Dandi, 2007, “Umur Ekonomis Alatâ€, Fakultas Teknik Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v6i2.22861

Flag Counter