Kajian Teknis Perencanaan Penggantian Alat Gali-Muat pada Tambang Batuan Diorit di PT Total Optima Prakarsa, Jalan Raya Peniraman, Kecataman Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat

Rachmat Barry Andhika, Dono Guntoro, Yunus Ashari

Abstract


Abstract. Where each tool has its own work efficiency where the work efficiency of this tool depends on several factors such as material conditions, equipment conditions, operators, tool waiting time, tool work time and so on. In conducting technical studies, one of them is calculating the mechanical efficiency of the technical study covering the production of the tool whether it can achieve the production target set by the company so that the equipment can be decided to be replaced or not. Based on the results of the analysis carried out at PT Total Optima Prakarsa for the current excavation tool with 3 transport means its efficiency is 35.1%, the low value of efficiency is influenced by the length of standby time so the production of this tool is 83,241.6 BCM / year, for the new digging tool with 3 conveyances resulting in work efficiency of 36.55%, producing a production of 98,710.56 BCM / year while for 1 tool currently digging with 4 conveyors, the working efficiency is around 46.8%, producing production amounting to 105,225.12 BCM / year while for 1 new loading-digging tool with 4 conveyances the efficiency of work is 48.25%, producing production of 122,634.47 BCM / year and the production target set by the company is 100,000 BCM / year. To increase production instead of replacing the digging-loading tool with the new one, it might be more effective if you add additional transport equipment, which in the current situation in the excavator-loading field must wait so that time becomes the time of the loading and unloading tool.

 Keywords: Work Efficiency Tools, Tool Waiting Time, Productivity.



Abstrak. Dimana setiap alat memiliki efisiensi kerja masing yang dimana efisiensi kerja alat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kondisi material, kondisi alat, operator, waktu tunggu alat, waktu kerja alat dan lain sebagainya. Di dalam melakukan kajian teknis salah satunya mengitung efisiensi mekanis kajian teknis meliputi produksi alat tersebut apakah dapat mencapai target produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan sehingga dapat diputuskan peralatan tersebut perlu dilakukan penggantian atau tidak. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pada PT Total Optima Prakarsa untuk alat gali-muat saat ini dengan 3 alat angkut efisiensi kerjanya yaitu sebesar 35,1%, rendahnya nilai efisiensinya dipengaruhi oleh lamanya waktu standby sehingga produksi dari alat ini sebesar 83.241,6 BCM/tahun, untuk alat gali-muat baru dengan 3 alat angkut menghasilkan efisiensi kerja sebesar 36,55%, menghasilkan produksi sebesar 98.710,56 BCM/tahun sedangkan untuk 1 alat gali saat ini dengan 4 alat angkut efisiensi kerjanya sekitar 46,8%, menghasilkan produksi sebesar 105.225,12 BCM/tahun sedangkan untuk 1 alat gali-muat baru dengan 4 alat angkut efisiensi kerjanya 48,25%, menghasilkan produksi sebesar 122.634,47 BCM/tahun dan target produksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan sebesar 100.000 BCM/tahun. Untuk meningkatkan produksi dari pada mengganti alat gali-muat dengan yang baru mungkin lebih efektif jika dengan menambah menambah alat angkut yang dimana pada keadaan saat ini di lapangan alat gali-muat harus menunggu sehingga waktu tersebut menjadi waktu hambatan dari alat gali-muat tersebut.

Kata Kunci : Efisiensi Kerja Alat, Waktu Tunggu Alat,  Produktivitas.


Keywords


Efisiensi Kerja Alat, Waktu Tunggu Alat, Produktivitas.

Full Text:

PDF

References


Anonim, 2017, “Kalimantan Barat Dalam Angkaâ€. Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat

Anonim, 2018, “Kalimantan Barat Dalam Angkaâ€. Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat

Fadly Asyik, Muhammad. 2017. Evaluasi Aspek Teknis Dan Ekonomi Dalam Merencanakan Penggantian Alat Gali-Muat Dan Angkut Pada Pengupasan Overburden Di Pit 3000 Block 30 South Block PT Trubaindo Coal Mining Kecamatan Muara Lawa Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur. Teknik Pertambangan. Fakultas Teknik. Universitas Islam Bandung.

Muhajir, Afdal.2018. Kajian Teknis Dan Ekonomis Dalam Merencanakan Penggantian Alat Muat Dan Alat Angkut Pada Penambangan Quarry Batu Gamping PT Semen Padang Di Keluarahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang Provinsi Sumatera Barat.

Pradjosumarto, 1993,†Pemindahan Tanah Mekanisâ€. Jurusan Teknik Pertambangan, Insitut Teknologi Bandung. Bandung.

Roseke, Bane. 2013. “Project Engineer Swell Factor for Various Material†Canada

Rochmanhadi. 1992. “Alat Berat dan Penggunaannya†Yayasan Badan Penerbit Pekerjaan Umum (YBPPU). Jakarta

Suryadharma, Hendra dan Yoso Wigroho, Haryanto. 1998. “Pemindahan Tanah Mekanis “ Yogyakarta. Universitas Atmajaya.

Sutalaksana, Iftikar Z dkk. 2006. “Teknik Perancangan Sistem Kerjaâ€. Institut Teknologi Bandung. Bandung

Tenrisukki Tenriajeng, Andi. 2003, “Pemindahan Tanah Mekanisâ€, Gunadarma. Jakarta

Wedhanto, Sonny. 2009. “Alat Berat dan Pemindahan Tanah Mekanisâ€. Universitas Teknik Sipil Negeri Malang. Malang.

Yanto, Indonesianto. 2005. “Pemindahan Tanah Mekanis Jurusan Teknik Pertambangan, UPN (Veteran)â€, UPN Veteran Yogyakarta. Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v0i0.15446

Flag Counter