Upaya Penyelenggara POS PAUD Dalam Optimalisasi Sarana Prasarana Untuk Efektivitas Pembelajaran

Nindy Agustiani Nugraha, Nan Rahminawati, Arif Hakim

Abstract


Abstract. Education can take place optimally with the infrastructure that supports the learning process. Facilities and infrastructure in PAUD institutions play a role as optimal support for growth and development of cognitive, physical motor, social, emotional, language and art in early childhood. Even though the infrastructure owned by the POS PAUD is inadequate, there are efforts from the POS PAUD administrators in optimizing the infrastructure for the effectiveness of learning by making use of it. Thus, this study aims to provide an overview of the efforts of the POS PAUD administrators in optimizing infrastructure for the effectiveness of learning. The research method used is descriptive analytic method. The research under study will be described as the results of interviews and direct observations of researchers. The subjects in this study were the principal and classroom teachers at the POS PAUD Tresnasari. Data collection was carried out using observation, interview and documentation techniques. Some of the findings from the research results illustrate that the efforts of the POS PAUD administrators in 1) Planning for optimizing infrastructure for learning effectiveness are conducting a planning meeting at the beginning of the semester, in the SOP and RPPH listed facilities for learning, selecting safe, age-appropriate and making your own infrastructure, 2) The optimization of infrastructure and facilities for the effectiveness of learning is the use of mosque buildings, the use of used items for use, the use of the surrounding environment as a place for outdoor activities, outdoor games are stored indoors, and an ecobrick waste management system. The use of infrastructure is carried out at initial activities, core activities and closing activities. 3) Evaluation of the optimization of infrastructure for the effectiveness of learning by evaluating the advantages and disadvantages of the infrastructure that has been used, the principal reviews the infrastructure and carries out separation and repair, 4) Inhibiting factors for optimizing infrastructure include maintenance, reporting, absence of pages, demands of parents, supervision, and costs. However, the principal and teachers have largely resolved this problem.

Keywords: POS PAUD, Infrastructure, Learning effectiveness.

Abstrak. Pendidikan dapat berlangsung secara optimal dengan adanya sarana prasarana yang mendukung proses pembelajaran. Sarana dan prasarana di lembaga PAUD berperan sebagai pendukung optimalnya pertumbuhan dan perkembangan kognitif, fisik motorik, sosial, emosi, bahasa dan seni pada anak usia dini. Meskipun sarana prasarana yang dimiliki POS PAUD kurang memadai, namun ada upaya dari penyelenggara POS PAUD dalam optimalisaasi sarana prasarana untuk efektivitas pembelajaran dengan melakukan pemanfaatan. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang upaya penyelenggara POS PAUD dalam optimalisasi sarana prasarana untuk efektivitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Penelitian yang diteliti akan dideskripsikan sebagaimana hasil wawancara dan pengamatan peneliti secara langsung. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas di POS PAUD Tresnasari. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Beberapa temuan dari hasil penelitian menggambarkan bahwa upaya penyelenggara POS PAUD dalam 1) Perencanaan optimalisasi sarana prasarana untuk efektivitas pembelajaran adalah melakukan rapat perencanaan pada awal semester, dalam SOP dan RPPH tercantum sarana untuk pembelajaran, pemilihan sarana prasarana yang aman, sesuai usia dan membuat sendiri, 2) Pelaksanaan optimalisasi sarana prasarana untuk efektivitas pembelajaran adalah dengan pemanfaatan bangunan masjid, pemanfaatan barang bekas layak pakai, pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai tempat aktivitas outdoor, permainan outdoor disimpan di dalam ruangan, dan sistem pengelolaan sampah dengan ecobrick. Penggunaan sarana prasarana dilakukan pada kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup. 3) Evaluasi optimalisasi sarana prasarana untuk efektivitas pembelajaran dengan mengevaluasi kelebihan dan kekurangan sarana prasarana yang telah digunakan, kepala sekolah meninjau sarana prasarana dan melakukan pemisahan dan perbaikan, 4) Faktor penghambat optimalisasai sarana prasarana diantaranya pemeliharaan, pelaporan, tidak adanya halaman, tuntutan orangtua, pengawasan, dan biaya. Namun masalah itu sebagian besar sudah dapat terselesaikan oleh kepala sekolah dan guru. 

Kata Kunci: POS PAUD, Sarana prasarana, Efektivitas pembelajaran.


Keywords


POS PAUD, Sarana prasarana, Efektivitas pembelajaran.

Full Text:

PDF

References


Barnawi & M. Arifin. (2014). Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz.

E. Mulyasa. (2004). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Hakim, Arif. (2019). Tingkat Kepuasan Orantua terhadap Layanan Pendidikan Lembaga PAUD. Golden Age:Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, volume 2 nomor 2. Universitas Islam Bandung.

Iskandar, Andy. (2017). Practical Problem Solving. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Pedoman Prasarana Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kemendikbud.

(2013). Pedoman Sarana Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kemendikbud.

(2015). Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pos PAUD. Jakarta: Kemendikbud.

Mariyana, R., Nugraha, A,. & Rachmawati, Y. (2010). Pengelolaan Lingkungan Belajar. Jakarta; Kencana Prenada Media Group.

Masnipal. (2017). Menjadi Guru PAUD Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Minarti, Sri. (2011). Manajemen Sekolah: Mengelola Lembaga Pendidikan Secara Mandiri. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini Bab VIII pasal 31 dan 32.

Rahminawati, N. dkk. (2018). “Early Childhood Education Management Workshop to Improve the Quality of Pos PAUD Serviceâ€. Advances In Social Science, Education And Humanities Research, volume 307 1st Social Humaniora Research Symposium.

Sujiono, Y, N. (2013). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT. Indeks

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.24051

Flag Counter