Implementasi Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (Studi Deskriptif di Kelas VIII D SMP Negeri 1 Bongas-Indramayu)

Citra Mutiara Ninndy, Erham Wilda, Fitroh Hayati

Abstract


Kurikulum 2013 adalah model kurikulum yang dimana dalam proses pembelajarannya menggunakan model saintific, media yang digunakan yaitu media pembelajaran interaktif, dan evaluasinya menggunakan pendekatan penilaian otentik. Salah satu sekolah menengah pertama di kabupaten Indramayu yang sudah menerapkan kurikulum 2013 adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Bongas-Indramayu. Di SMP Negeri 1 Bongas-Indramayu ini hanya mata pelajaran PAI saja yang menerapkan kurikulum 2013. Sebagai kurikulum yang masih terbilang baru, maka tidak heran jika pada pengimplementasiannya ditemukan masalah yang dialami khususnya pada kegiatan pembelajaran, dalam hal ini pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Adapun tujuan penelitian ini adalah : (1) mengetahui perencanaan pembelajaran PAI dan Budi Pekerti, (2) mengetahui pelaksanaan pembelajaran PAI dan Budi Pekerti, (3) mengetahui evaluasi pembelajaran PAI dan Budi Pekerti, (4) mengetahui faktor penghambat dan pendukung terkait Implementasi Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Adapun teknik penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah guru yang sudah menerapkan kurikulum 2013, dalam hal ini guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMPN 1 Bongas-Indramayu. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh beberapa kesimpulan yaitu : (1) perencanaan yang dilakukan oleh guru yaitu menyusun dokumentasi berupa silabus, program tahunan, program semester, alokasi waktu, sampai dengan RPP, (2) pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP di kelas berupa kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Yang di dalam nya terdapat kegiatan 5 M. (3) evaluasi/penilaian dilakukan dengan 2 kali, Hasil yang didapatkan dari evaluasi pembelajaran ialah berkaitan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap, (4) Faktor yang dirasa menjadi penghambat dalam implementasi kurikulum 2013 tersebut ialah : a) Tradisi/kebiasaan masyarakat yang masih menomorduakan pendidikan; b) Tradisi belajar peserta didik, faktor pendukung, diantaranya :a) sarana dan prasarana yang cukup memadai; b) adanya perpustakaan yang rapresentatif; c) perilaku peserta didik yang mulai menyukai model pembelajaran kurikulum 2013 yang lebih variatif, menyenangkan; d) komite sekolah sangat mendukung terhadap pembelajaran kurikulum 2013.

 

 

 

2013 curriculum implements saintific model in  learning process and uses interactive system as media for learning and authentical assesment approachment for the evaluation. One of junior high school which already implemented  2013 curriculum is Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Bongas-Indramayu. Di SMP Negeri 1 Bongas-Indramayu there is only islamic religion subject which used 2013 curriculum. For a new curriculum, especially in learning process of islamic eduation religion and character subject, there are problems arises. Aim for this research are : (1) to determine plan of islamic eduation religion and character learning, (2) to determine the execution of islamic eduation religion and character learning, (3) to determine the evaluation of islamic eduation religion and character learning, (4) to determine obstacle factor and support related to implementation of 2013 curriculum on islamic eduation religion and character subject. Research methode used id descriptive methode with qualitative approachment. Technical research used is observation, interviews, and documented study. Subject of the research is teachers who has already implemented 2013 curriculum on islamic eduation religion and character subject at SMPN 1 Bongas-Indramayu. Research result and discussion concludes: (1) teacher planning to compile sillabus, annual program, semester program, time allocation, and RPP, (2) the learning execution is implementation of RPP in the class contain of preliminary activity, core activity, and closing activity which 5 M activity included. (3) 2 times of evaluation/assessment evaluasi/penilaian. Result of learning evaluation related to kmowledge, skill and attitude, (4) obstacle factors for implementing 2013 curriculum are: a) custom in society which defied education; b) learning habits of students, supporting factors which are :a) adequate infrastructure; b) representative library; c) student attitude who favour of 2013 curriculum learning which considered variative and fun; d) school committee which support implementatin of 2013 curriculum learning process.


Keywords


2013 curriculum, Islamic Eeduation Religion and Character, Learning

References


Hidayat, Sholeh. (2013). pengembangan Kurikulum Baru. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Hosnan, Dr. M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual Dalam Pembelajaran Abad 21. Kunci Sukses Implementasi Kurikulum 2013. Bogor : Ghalia Indonesia

Kemendikbud, draf kurikulum 2013.

Majid, Abdul. (2012). Belajar dan Pembelajaran Agama Islam. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Tim Pustaka Yustisia. (2008). Panduan Lengkap KTSP (kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Yogyakarta : Pustaka Yustisia.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.5048