Tanggapan Follower pada Electronic Word Of Mouth melalui Media Sosial Instagram

Ariel Angesti Bagaskara, Dr. Endri Listiani

Abstract


Abstract. Musicozy is a company engaged in the sale of products, namely musical instruments that can be used as a collection or just a hobby. Although relatively new in the business world through Instagram social media, Musicozy can feel the benefits of Instagram itself. Instagram provides convenience in terms of marketing and promotion. Musicozy uses social media as one way to run EWOM, because in addition to attracting consumers, the implementation of this electronic word of mouth makes new opportunities for Musicozy to expand cooperation through social media electronic word of mouth (EWOM) is a marketing effort that triggers consumers to discuss, promote, recommend and sell our products or brands to other customers. Therefore the purpose of this study is to find out how the follower's response to the application of the Electronic Word Of Mouth dimension applied by Musicozy on Instagram social media. Theory according to Goyette et al. (2010: 14) says that there are dimensions that can be used to measure electronic word of mouth, namely: Intensity, Positive Valance, Negative Valance, and Content. Where is this theory? This makes it easier for business people or people who use E-WOM in their daily lives. This research uses a descriptive quantitative approach. The population is 1,600 followers or active followers from the @musicozy_ Instagram account (as of December 2018). A sample of 100 respondents were selected through a purposive sampling technique. Data collection techniques are done through questionnaires, interviews, and literature study. The data analysis technique consisted of validity and reliability tests. Based on the research, the results obtained that the implementation of EWOM conducted by Musicozy on follower responses in Instagram social media is good. The application of intensity or the number of opinions written by consumers in a social networking site is in the good category. The application of Positive Valance or positive consumer opinions about products, services, and brands is in the quite good category. The application of Negative Valance or negative consumer opinions about products, services, and brands is in quite good category. Application of the content or the contents of information from social networking sites relating to products and services are in good category.

Keywords: Electronic Word Of Mouth, Instagram, Responses, Musicozy

Abstrak. Musicozy merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan produk, yaitu alat-alat musik yang bisa dijadikan sebuah koleksi atau hobi semata. Meskipun tergolong baru dalam dunia bisnis melalui media sosial Instagram, Musicozy dapat merasakan manfaat dari Instagram itu sendiri. Instagram memberikan kemudahan dalam hal pemasaran dan promosinya. Musicozy menggunakan sosial media sebagai salah satu cara dalam menjalankan EWOM, karena selain menarik konsumen, dengan diterapkannya electronic word of mouth ini, menjadikan peluang baru bagi Musicozy untuk memperluas kerjasama melalui sosial media electronic word of mouth (EWOM) merupakan usaha pemasaaran yang memicu konsumen untuk membicarakan, mempromosikan, merekomendasikan dan menjual produk atau merek kita kepada pelanggan lainnya. Oleh karena itu Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tanggapan follower pada penerapan dimensi Electronic Word Of Mouth yang di terapkan oleh Musicozy pada media sosial Instagram. Teori menurut Goyette et al. (2010:14) mengatakan bahwa terdapat dimensi-dimensi yang dapat digunakan untuk mengukur electronic word of mouth, yaitu: Intensity, Positive Valance, Negative Valance, dan Content. Dimana teori ini Hal ini yang mempermudah para pembisnis atau masyarakat yang menggunakan E-WOM di dalam kesehariannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi berjumlah 1.600 followers atau pengikut aktif dari akun Instagram @musicozy_ (per bulan Desember 2018). Sample berjumlah 100 orang responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Teknik analisis data terdiri dari uji validitas dan uji reliabilitas. Berdasarkan penelitian, hasil yang didapatkan bahwa penerapan EWOM yang dilakukan oleh Musicozy terhadap tanggapan follower dalam media sosial Instagram baik. Penerapan Intensity atau banyaknya pendapat yang di tulis oleh konsumen dalam sebuah situs jejaring sosial berada dalam kategori baik. Penerapan Positive Valance atau pendapat konsumen yang positif mengenai produk, jasa, dan brand berada dalam kategori cukup baik. Penerapan Negative Valance atau pendapat konsumen yang negatif mengenai produk,  jasa, dan brand berada dalam kategori cukup baik. Penerapan Content atau isi informasi dari situs jejaring sosial berkaitan dengan produk dan jasa berada dalam kategori baik.

Kata kunci: Electronic Word Of Mouth, Instagram, Tanggapan, Musicozy


Keywords


Electronic Word Of Mouth, Instagram, Tanggapan, Musicozy

Full Text:

PDF

References


Goyette, I. R. (2010). e-WOM Scale: Word-of-Mouth Measurement Scale for e-Service Context

Kotler,Philip.1997, Manajemen Pemasaran. Edisi Bahasa Indonesia jilid satu. Jakarta: Prentice Hall.

Kotler, Philips & Armstrong, Gary. (2008). Prinsip-prinsip Pemasaran (Jilid 1edisi 12). Jakarta : Erlangga.

Kotler, Philip Dan Kevin Lane Keller. 2009. Manajemen Pemasaran. Edisi 13 Jilid satu. Erlangga : Jakarta

Kotler, & Armstrong, G. (2012). Principle of Marketing (14th ed). New Jersey: Pearson.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.19738

Flag Counter