Analisis Pemilihan Pemasok dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (Ahp) di Tahu Tauhid Lembang

Wulan Andani, Nining Koesdiningsih

Abstract


Abstract. In industry bean curd production, selecting soya bean supplier is one of the important thing for supporting operational bean curd production. Selecting the supplier is complicated matter there are some criterias or standard qualification such as standard quality and quantitiy. This research has been done in industry bean curd production Tahu Tauhid. The objective of this research is for evaluating soya bean supplier that have some criteria based on VPI (Vendor Performance Indicator) are Quality, Cost, Delivery, Flexibility, Responsiveness (QCDFR). A method can be used for selecting the supplier is AHP method (Analytical Hierarchy Process). The result AHP method is evaluating performance supplier based on main criteria in selecting supplier. Supplier evaluating system will result to priority scale such as, Quality (0,350), Cost (0,144), Delivery (0,240), Flexibility (0,144), and Responsiveness (0,122). This result showed us supplier performance such as PD. Ahok is the highest score, the second is PD. Rizal and third is PD. Bijrah. Based on this result analysis if some industry want to increase bean curd sales and have some high quality food stuff, the industry should have high standard performance supplier best on VPI criteria, the main criteria is Responsivenss because the performance supplier under standard. Evaluating result of supplier performance can be used as one of the considerations in selecting the supplier there for it will support in industry operation production.

Keywords: selecting the supplier, evaluating supplier, QCDFR, AHP.

 

Abstrak. Dalam suatu industri pemilihan pemasok bahan baku merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam berjalannya kegiatan operasional perusahaan. Pemilihan pemasok merupakan masalah multi kriteria yang meliputi faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada sebuah perusahaan pengelolahan tahu, yaitu Tahu Tauhid. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pemasok kacang kedelai dengan kriteria-kriteria yang berdasarkan pada VPI (Vendor Performance Indicator) yaitu terdiri dari Quality, Cost, Delivery, Flexibility, Responsiveness (QCDFR). Salah satu metode yang bisa digunakan untuk pemilihan pemasok adalah metode AHP (Analytical Hierarchy Process).  Dengan menggunakan metode AHP akan menghasilkan evaluasi kinerja pemasok yang berdasarkan penilaian tingkat kepentingan kriteria dalam pemilihan pemasok. Sistem evaluasi pemasok menghasilkan skala prioritas/bobot sebagai berikut: Quality (0,350), Cost (0,144), Delivery (0,240), Flexibility (0,144), dan Responsiveness (0,122). Dari hasil perhitungan menunjukan kinerja pemasok PD. Ahok paling tinggi, kedua PD. Rizal dan ketiga PD. Bijrah. Berdasarkan hasil analisis apabila perusahaan ingin meningkatkan daya beli tahu serta memperoleh kualitas bahan baku yang tinggi perusahaan harus meningkatkan kinerja pemasok yang berdasarkan kriteria VPI, terutama kriteria Responsiveness karena kinerja masih rendah. Hasil evaluasi kinerja pemasok dapat digunakan perusahaan sebagai bahan pertimbangan dalam pemilihan pemasok sehingga mempermudah kegiatan operasional perusahaan.

Kata kunci: pemilihan pemasok, evaluasi pemasok, QCDFR, AHP.


Keywords


pemilihan pemasok, evaluasi pemasok, QCDFR, AHP

Full Text:

PDF

References


Bourgeois, R. 2005. Analytical Hierarchy Process: an Overview. UNCAPSA-UNESCAP. Bogor.

Heizer Jay and Barry Render .2006.Operation Management.New Jersey:Pearson Education.

Heizer, J. & Render, B. 2011. Operations Management. Tenth Edition. Pearson, New Jersey, USA.

James A. Fitzsimmons and Mona J. Fitzsimmons. (2006). Service Management; Operation, Strategy, Information Technology, 5thed, Mc Graw-Hill International Edition.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.9033

Flag Counter