Pengaruh Eksposur Transaksi terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Kasus Pada Perusahaan LQ45 Bursa Efek Indonesia Tahun 2011 – 2015)

Dede Kurnia, Nurdin Nurdin, Azib Azib

Abstract


Abstract. This research aims to know the influence of transaction exposure against the financial performance of companies listed on the Exchange LQ45 Effect Indonesia (IDX) during the period 2011 – 2015 by using the value of the Return on Asset (ROA) company as a ratio to measure the financial performance of companies in this study. The methods used to find out the influence of transaction exposure against the financial performance of companies use ratio ROA is a test of t with the 95% confidence level.Based on the test result t table  ≤ t count ≤  t table,indicates that the transaction has no effect exposure significantly to the company's financial performance LQ45 listed in Indonesia stock exchange (IDX) during the period 2011 – 2015 by using a ratio of ROA.it was caused by the hedging policy such as swap as an action to control the risk from currency fluctuations, and also there are other factors beside transaction exposure used as basis for financial performance, such as inflation rate and unstable economic conditions, that do not count this research.


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh eksposur transaksi terhadap kinerja keuangan perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2011 – 2015 dengan menggunakan nilai Return on Asset (ROA) perusahaan sebagai rasio untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan dalam penelitian ini. Metode yang digunakan untuk mengetahui pengaruh eksposur transaksi terhadap kinerja keuangan perusahaan yang menggunakan rasio ROA adalah uji t dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Dengan hasil t tabel  ≤ t hitung ≤ t tabel, menunjukkan bahwa eksposur transaksi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2011 – 2015 dengan menggunakan rasio ROA. Hal ini disebabkan perusahaan telah menggunakan tindakan hedging berupa currency swap terhadap transaksi valuta asing, serta adanya factor-faktor lain seperti tingkat inflasi dan kondisi ekonomi yang kurang stabil, yang tidak diteliti dalam penelitian ini.


Keywords


foreign exchange exposure, exposure of the transaction, the company's financial performance, Return on Assets (ROA), LQ45

References


Sri Handaru Yuliati, Handoyo Prasetyo. 1998. Dasar-dasar Manajemen Keuangan Internasional. Yogyakarta : Andi

Kuncoro, Mudrajat. 1996. Manajemen Keuangan Internasional. Yogyakarta: BBFE




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.5800

Flag Counter