Analisis Pemilihan Pemasok Bahan Baku Pembuatan Gerbong Kereta Api Di PT. KAI Bandung Menggunakan Metode AHP (Analitycal Hierarcy Process)

Yoka Pujatama, Tasya Aspiranti

Abstract


Abstract. This study uses the AHP method. From the results of research the level of importance of criteria in supplier selection produces the following priority scales: priority I quality (0.2489), priority II price (0.1218), priority III delivery (0.1119), priority IV flexibility (0.0877), V priority response (0.0815). From the results of the assessment of the level of alternative importance in the selection of suppliers produces the priority scale as follows: priority I supplier Y (0.4458), priority II supplier Z (0.4135), priority III supplier X (0.0103). Based on the results of the above analysis, the advice that can be given is, if the company will develop partnership relationships with suppliers, the company is prioritized to choose supplier Y as the main supplier, because supplier Y is the supplier that has the highest overall priority value. With this cooperation relationship, performance in the supply chain between suppliers and companies will be better and can facilitate the company in all its objectives.

Keyword: Product Differentiation, Purchase Decision

Abstrak. Penelitian ini menggunakan metode AHP. Dari hasil penilitian tingkat kepentingan kriteria dalam pemilihan supplier menghasilkan skala prioritas sebagai berikut : prioritas I kualitas (0.2489), prioritas II harga (0.1218), prioritas III pengiriman (0.1119), prioritas IV fleksibilitas (0.0877), V prioritas respon (0.0815). Dari hasil penilaian tingkat kepentingan alternatif dalam pemilihan supplier menghasilkan skala prioritas sebagai berikut : prioritas I supplier Y (0.4458), prioritas II supplier Z (0.4135), prioritas III supplier X (0.0103). Beradasarkan hasil analisis diatas, saran yang dapat diberikan adalah, jika perusahaan akan mengembangkan hubungan kemitraan dengan pemasok, perusahaan diutamakan untuk memilih supplier Y sebagai pemasok utama, karena supplier Y merupakan pemasok yang memiliki keseluruhan nilai prioritas paling tinggi. Dengan adanya hubungan kerja sama ini, kinerja pada rantai pasok antara supplier dan perusahaan akan semakin baik dan dapat memperlancar perusahaan dalam segala tujuannya.

Kata Kunci: Diferensiasi Produk, Keputusan Pembelian



Keywords


Diferensiasi Produk, Keputusan Pembelian

Full Text:

PDF

References


Heizer, Jay dan Barry Render. 2009. Operations Management-Manajemen Operasi. Edisi 9 Buku 1. Jakarta : Salemba Empat

Irvan, Yeni, dan Rahmi. 2014. Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja aktivitas Green Supply Chain Management (GSCM) (Studi Kasus: KUD “BATUâ€). Malang

Saaty, Thomas L. 1993. Pengambilan Keputusan Bagi Para Pemimpin, Proses Hirarki Analitik untuk Pengambilan Keputusan dalam Situasi yang Kompleks. Setiono L, penerjemah; Peniwati K, editor. Jakarta: PT.Pustaka Binaman Pressindo. Terjemahan dari: Decision Making for Leaders The Analytical Hierarchy Process for Decisions in Complex World.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.14662

Flag Counter