Optimalisasi Proyek Pengerjaan Landscape Gedung Baru Museum Sejarah dan Arsitektur Bangunan Cagar Budaya Sejarah Kota Bandung dengan Menggunakan Metode Lintasan Kritis Guna Meminimumkan Biaya

Aditya Bakti Erlangga

Abstract


Abstract. This research aims to know the project management in the form of planning, implementation, control and coordination of a project from the beginning to the end of the project to ensure the implementation of the project in a timely, appropriate cost, and appropriate quality in the construction of new building projects. The author conducted a research on landscape work project of new building of historical museum and architecture of cultural heritage building of Bandung city to find out how much cost optimization by using critical trajectory method (CPM). Implementation of Critical Path Method (CPM) by using Network Planning (Network Planning) can optimize project implementation. There is an efficiency to the cost of completing the building project after a crash course of 10 days with a difference of Rp 8,225,000, - (Eight million two hundred twenty five thousand rupiahs) or with a percentage of 0.37%.

Keywords: Project Management, Critical Litigation Method (CPM), Network planning, Crash Program.

 

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen proyek berupa perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan koordinasi suatu proyek dari awal hingga berakhirnya proyek untuk menjamin pelaksanaan proyek secara tepat waktu, tepat biaya, dan tepat mutu pada pengerjaan proyek pembangunan gedung baru. Penulis melakukan penelitian pada proyek pengerjaan landscape gedung baru museum sejarah dan arsitektur bangunan cagar budaya sejarah kota bandung untuk mengetahui seberapa besar optimalisasi biaya dengan menggunakan metode lintasan kritis (CPM). Penerapan Metode Lintasan Kritis (CPM) dengan menggunakan Network Planning (Perencanaan Jaringan Kerja) dapat mengoptimalkan pelaksanaan proyek. Terjadi efisiensi terhadap biaya untuk menyelesaikan proyek pembangunan gedung setelah waktu pengerjaan dipersingkat (crash program) selama 10 hari dengan selisih sebesar Rp 8.225.000,- (Delapan juta dua ratus dua puluh lima ribu rupiah) atau dengan persentase 0,37%.

Kata Kunci: Manajemen Proyek, Metode Litasan Kritis (CPM), Network planning, Crash Program.


Keywords


Kata Kunci : Manajemen Proyek, Metode Litasan Kritis (CPM), Network planning, Crash Program

Full Text:

PDF

References


Dimyati dan Nurjaman. 2014. Manajemen Proyek. Bandung. PUSTAKA SETIA

Ervianto, I Wulfram. 2003. Manajemen Proyek Konstruksi. Yogyakarta. Andi

Muhardi, Prof. 2011. Manajemen Operasi. Bandung. Reflika Aditama

Schroeder, Roger G. 2000. Operations Management: Contemporary Concepts and Cases, International Edition. Boston. Mc Graw-Hill Companies Inc

Sultan Syah, Mahendra. 2004. Manajemen Proyek. Jakarta. Gramedia.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.10396

Flag Counter