Perancangan Fasilitas Kerja Ergonomis pada Stasiun Kerja Quality Control di CV. Nepsindo

Siswakowati Apriliyanti, Nur Rahman As’ad, Yanti Sri Rejeki

Abstract


Abstract. CV. NEPSINDO engaged in the manufacture of Muslim fashion, have various types of products, namely products Moslem Elif, Asmara and Shafa Marwa. Muslim fashion products Elif devoted to womanhood that shirt and tunic. Making Muslim fashion CV. NEPSINDO through several stages of the process is the process of making patterns, cutting process, the process of sewing, the process of perforating and mounting studs (for products that use Elif buttons), process quality control (QC), steaming process, the barcode and packing process. Operators often feel the complaint against the working position as a result of inadequate working facilities used today, at the time of finishing work on the product inspection QC process. Complaints from the working position can be at risk of injury and cause injury to the muscles, bones, limbs, perhaps even the whole body or musculoskeletal disorders / MSDs. Working facilities used is a wooden table and plastic chairs. Identification of operator complaints are performed using methods Quick Exposure Checklist (QEC) by distributing two types of questionnaires QEC for observers and operators. Results of questionnaires observer and operator indicates that the body part most often felt by all respondents was in the back, shoulders, wrists and neck. The complaints are caused by bad working position. Rating position work also done by using the QEC method. QEC method of identification results obtained with the results of the total score of exposure vary average results obtained 96 and the percentage of total exposure score of 59.3% with the results of actions of all operators on the grade level indicates level 3. Category level such actions fall into the category of high enough which means action in the near future so that the necessary repair work position as soon as possible. Improving the position of the work is done by making the design work facility by using the method of anthropometry. Working facilities used at the work station QC in the form of wooden tables and plastic chairs that lead to complaints from the operator of the working position. The design work for the facility operator in the form of a work desk QC quality control with tilt and height of the table as well as the layout of lighting has been adjusted so that it can comfortably be used in a standing position. The extra facilities which seats can be purchased directly in line with the needs of the operator so that the operator can help if you want to sit for a high work table has been adjusted based on the principle of designing facilities that can be flexibly used in standing or sitting position. It aims to create job positions better, more comfortable and safer than ever before so that the design work facilities can help reduce or even eliminate the risk of injury, especially injury to a muscle (musculoskeletal disorders) to the operator.

 

Abstrak. CV. NEPSINDO yang bergerak dalam pembuatan busana muslim, memiliki berbagai jenis produk yaitu produk busana muslim Elif, Asmara dan Shafa Marwa. Produk busana muslim Elif dikhususkan untuk kaum hawa yaitu baju gamis dan tunik. Pembuatan busana muslim di CV. NEPSINDO melalui beberapa tahapan proses yaitu proses pembuatan pola, proses cutting, proses penjahitan, proses pelubangan dan pemasangan kancing (khusus untuk produk Elif yang menggunakan kancing), proses quality control (QC), proses steaming, proses barcode dan proses packing. Operator sering merasakan keluhan terhadap posisi kerja akibat dari fasilitas kerja yang tidak nyaman digunakan saat ini, pada saat menyelesaikan pekerjaan pemeriksaan produk pada proses QC. Keluhan dari posisi kerja tersebut dapat beresiko cedera dan menimbulkan cedera pada otot, tulang, anggota tubuh, bahkan mungkin tubuh secara keseluruhan atau musculoskeletal disorders/MSDs. Fasilitas kerja yang digunakan ialah meja kayu dan kursi plastik. Identifikasi keluhan operator tersebut dilakukan dengan menggunakan Metode Quick Exposure Checklist (QEC) dengan cara menyebarkan dua jenis kuesioner QEC untuk pengamat dan operator. Hasil penyebaran kuesioner pengamat dan operator menunjukkan bahwa bagian tubuh yang paling sering dirasakan oleh seluruh responden adalah pada bagian punggung, bahu, pergelangan tangan dan leher. Keluhan tersebut disebabkan oleh posisi kerja yang tidak baik. Penilaian posisi kerja dilakukan pula dengan menggunakan Metode QEC. Hasil identifikasi Metode QEC diperoleh dengan hasil total skor eksposur yang beragam rata-rata diperoleh hasil 96 dan hasil persentase total skor eksposur sebesar 59,3% dengan hasil kategori level tindakan seluruh operator menunjukkan level 3. Kategori level tindakan tersebut termasuk ke dalam kategori cukup tinggi yang berarti tindakan dalam waktu dekat sehingga perlu perbaikan posisi kerja secepatnya. Perbaikan posisi kerja tersebut dilakukan dengan cara membuat rancangan fasilitas kerja dengan menggunakan Metode Antropometri. Fasilitas kerja yang digunakan pada stasiun kerja QC berupa meja kayu dan kursi plastik yang mengakibatkan keluhan yang dirasakan operator terhadap posisi kerja. Rancangan fasilitas kerja untuk operator QC berupa meja kerja quality control dengan kemiringan dan tinggi meja serta tata letak pencahayaan yang telah disesuaikan sehingga dapat nyaman digunakan pada posisi berdiri. Adapun fasilitas tambahan yakni kursi yang dapat dibeli langsung sesuai dengan kebutuhan operator sehingga dapat membantu operator jika ingin melakukan pekerjaan duduk karena tinggi meja telah disesuaikan berdasarkan prinsip perancangan fasilitas sehingga dapat fleksibel digunakan pada posisi berdiri maupun duduk. Hal tersebut bertujuan untuk membuat posisi kerja lebih baik, lebih nyaman dan lebih aman dari sebelumnya sehingga rancangan fasilitas kerja dapat membantu mengurangi bahkan menghilangkan risiko cedera terutama cedera otot (musculoskeletal disorders) terhadap operator.


Keywords


MSDs, QEC, anthropometry

References


Bridger, dkk. 2009. Introduction to Ergonomics. Singapore: Mc. Graw Hill.

Iridiastadi, H., Rosda, Y. 2014. Ergonomi Suatu Pengantar. Bandung: Rosda.

Li, G. dan Buckle, P. 1998. A Practical Method for the Assessment of Work-Related Musculoskeletal Risks – Quick Exposure Check (QEC). In: Proceedings of The Human Factors and Ergonomics Society 42nd Annual Meeting, October 5-9: Chicago.

Sutrisno, A., dkk. 2012. Analisis Ergonomi Terhadap Perancangan Fasilitas Kerja Pada Stasiun Kerja. Jurnal Politeknik Negeri Jember.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/ti.v0i0.5145

Flag Counter