Reduksi Pemborosan pada Produksi Dus Kemasan di CV. Kreasi Aulia Sejahtera Menggunakan Pendekatan Lean Manufacturing

Anisa Dian Deswanty, Endang Prasetyaningsih, Reni Amaranti

Abstract


Abstract. CV. Kreasi Aulia Sejahtera is a printing company. Companies in production always do overproduction of the number of requests for each product. Overproduction is done because it is an anticipation step for the addition of the number of orders, as well as anticipating a shortage of products to fulfill orders due to defective products. This is one type of waste that can harm the company because it can hinder the smooth running of a production process. This study aims to identify the types of waste and the causes of waste, as well as make suggestions for appropriate improvements to reduce waste that occurs on the production floor. In this study, waste is overproduction minimized with aapproach lean manufacturing using several tools. Based on the results of data processing using tools in lean manufacturing namely the 7 questionnaire, it is known that there are three wastes with the highest score, namely overproduction, transportation, and waiting. Furthermore, identification is carried out in more detail using tools VALSAT. Then the proposed improvement is analyzed using the 5W+1H approach and given a proposal according to the waste with the highest score. One of the proposed improvements is re-planning the procurement of raw materials, re-layout, and making SOP visually.

Keywords: Lean Manufacturing, 7 waste questionnaire, VALSAT, 5W + 1H

Abstrak. CV. Kreasi Aulia Sejahtera merupakan perusahaan percetakan. Perusahaan dalam berproduksi selalu melakukan overproduction dari jumlah permintaan pada setiap produknya. Overproduction dilakukan karena sebagai langkah antisipasi terjadinya penambahan jumlah pesanan, serta antisipasi kekurangan jumlah produk untuk memenuhi pesanan akibat adanya produk cacat. Hal tersebut merupakan salah satu jenis pemborosan yang dapat merugikan perusahaan karena dapat menghambat lancarnya suatu proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis pemborosan dan penyebab pemborosan, serta membuat usulan perbaikan yang sesuai untuk mengurangi pemborosan yang terjadi pada lantai produksi. Pada penelitian ini, pemborosan overproduction diminimalkan dengan pendekatan lean manufacturing menggunakan beberapa tools. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan tools dalam lean manufacturing yaitu kuesioner 7 waste diketahui terdapat tiga pemborosan dengan score tertinggi yaitu overproduction, transportation, dan waiting. Selanjutnya dilakukan identifikasi secara lebih rinci dengan menggunakan tools VALSAT. Kemudian usulan perbaikan di analisis menggunakan pendekatan 5W+1H dan diberikan usulan sesuai dengan pemborosan dengan score tertinggi. Salah satu usulan perbaikan yang diberikan yaitu perencanaan ulang pengadaan bahan baku, melakukan re-layout, serta pembuatan SOP secara visual.

Kata Kunci: Lean Manufacturing, Kuesioner 7 waste, VALSAT, 5W + 1H.


Keywords


Lean Manufacturing, Kuesioner 7 waste, VALSAT, 5W + 1H.

Full Text:

PDF

References


T. Ristyowati, A. Muhsin dan d. P. P. Nurani, “Minimasi Waste Pada Aktivitas Proses

Produksi Dengan Konsep Lean Manufacturing (Studi Kasus di PT. Sport Glove Indonesia),†Jurnal OPSI : Jurnal Optimasi Sistem Industri, vol. 10 No 1, h. 86-96, 2017.

Y. Karlinda, E. Prasetyaningsih dan C. Muhammad, “Waste Reduction Using Lean Manufacturing Approach To Improve Flow Of Production Line (Case Study At Pt. X).,†dalam Proceedings of the Asia Pasific Industrial Engineering & Management Systems Conference , Yogyakarta, Indonesia 3-6 Desember 2017, 2017.

W. Mustikarini, M. Choiri dan L. Riawati, “Evaluasi Proses Produksi Sebagai Upaya Untuk Meminimasi Waste Dengan Pendekatan Lean Six Sigma,†h. 730-739, 2013.

V. Gaspersz, Lean Sigma for Manufacturing and service industries., Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama., 2007.

B. Carreira, Lean Manufacturing That Works : Prowerful Tools For Dramatically reducing waste and maximizing profits, United States Of America: American Management Association, 2005.

M. d. Shook. dan J. Rother, Learning to See, Value Stream Mapping to Create Value and Eliminate Muda., Brooklyn: The Lean Enterprise Institute, 1999.

P. Hines dan R. Nick, “The Seven Value Stream Mapping Tools,†International Journal of Operations & Production Management, vol. 17 (1), h. 46-64, 1997.

I. Z. Sutalaksana, R. Anggawisastra dan J. H. Tjakraatmadja, Teknik Perancangan Sistem Kerja, Kedua ed., Bandung: ITB, 2006.

International Institute of Business Analysis, “Business Analysis Body of Knowledge (BABOK Guide) version 2.0,†Toronto, Ontario, Canada, International Institute of Business Analysis, 2009, h. 202.

G. Vorley, Mini Guide to Root Cause Analysis. [e-book] Guildford Surrey : Quality Management & Training Ltd., 2008.

D. Quan, “Minimizing Translation Mistakes In The Writing Process By Using The Question Making,†Journal Of Asian Critical Education, vol. 2, p. 16, 2013.

Syidik Mochamad Iqbal, Dzikron M, Bachtiar Iyan. (2021). Perbaikan Kualitas Produk Tas Kulit dengan Menggunakan Metode Teorija Rezhenija Izobretatelskih Zadach (TRIZ) pada CV. X – Bandung. Jurnal Riset Teknik Industri, 1(1), 43-48.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/ti.v0i0.30557

Flag Counter