Identifikasi Risiko Kerja pada Lini Produksi Palleting Small Packaging Size 600 Ml di PT. Tirta Investama-Subang Plant

Muhammad Ridha Rausan Fiqri, Yan Orgianus, Eri Achiraeniwati

Abstract


Abstract. Manual lifting work carried out repeatedly in a long time will pose work risks for workers. PT Tirta Investama Subang-Plant is a company engaged in the production of bottled drinking water (AMDK) in Indonesia. The company is still carrying out the process of lifting loads manually in the form of lifting and transferring 600 ml cartons carried out by the operator continuously for 30 minutes on the palleting production line. The identification results obtained from the nordic body map questionnaire against complaints that were felt in the operator's body part in the pain category. The results of work risk estimation using the biomechanics method of the lower back static model at point L5 / S1 on lifting and transfer activities with compression (Fcompression) results are 4,563 N to 20,192 N which exceeds 3,400 N safe criteria and shear force (Fshear) results up to 760 N exceeds 500 N.

Keywords : Nordic body map, manual handling, biomechanics

 

Abstrak. Pekerjaan pengangkatan beban secara manual yang dilakukan secara berulang-ulang dalam jangka waktu yang lama akan menimbulkan risiko kerja untuk pekerja. PT Tirta Investama Subang-Plant merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia. Perusahaan ini masih melakukan proses angkat angkut beban secara manual berupa aktivitas pengangkatan dan pemindahan dus ukuran 600 ml yang dilakukan oleh operator secara terus menerus selama 30 menit pada lini produksi palleting. Hasil identifikasi yang diperoleh dari kuesioner nordic body map terhadap keluhan yang dirasakan pada bagian tubuh operator dalam kategori sakit. Hasil estimasi risiko kerja dengan metode biomekanika model statis punggung bawah pada titik L5/S1 pada aktivitas pengangkatan dan pemindahan didapatkan pekerjaan tersebut berisiko menimbulkan kecelakaan kerja bagi operator.  Hasil perhitungan gaya tekan (Fcompression) memperoleh hasil 4.563 N hingga 20.192 N yang melebihi kriteria aman 3.400 N dan gaya geser (Fshear) memperoleh hasil hingga 760 N melebihi 500 N.

Kata Kunci : Nordic Body Map, pengangkatan manual, biomekanika


Keywords


Nordic Body Map, pengangkatan manual, biomekanika

Full Text:

PDF

References


Berlin, C., Adam, C., 2017. Production Ergonomics, Designing Work System To Support Optimal Human Performance. London: Ubiquity Press London.

Iridiastadi, H., Yassierli., 2017. Ergonomi Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Manurung, E. D, Wahyuni, D., 2018. Perbaikan Sistem Kerja Stasiun Pengangkutan Di Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Dengan Pendekatan Ergonomi Partisipatif. Universitas Sumatera Utara. Medan.

Pratiwi, O.I.D dan Muslimah, E., 2016. Evaluasi Manual Material Handling (Mmh) Di Gudang Bulog Ngabeyan Surakarta Menggunakan Metode Multitask Job Analysis Dan Fisiologi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta

Prawira, M. A., Yanti, N. P. N., Kurniawan, E., dan Artha, P. W., 2017. Faktor Yang Berhubungan Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Pada Mahasiswa Universitas Udayana Tahun 2016. Vol 1. No 2. Universitas Udayana. Bali.

Suhardi., 2008. Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi Industri. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/ti.v6i2.24525

Flag Counter