Perancangan Kebutuhan Operator Optimal pada Bagian Produksi Stay side Cover Berdasarkan Pengukuran Beban Kerja dengan Metode Work Load Analysis

Ezar Amrullah, Yanti Sri Rejeki, Eri Achiraeniwati

Abstract


Abstract. One of the resources that has an important role in production activities is workers. Workers play a direct role in the sustainability of the production process, therefore it needs to get attention so that the production process can run optimally. One effort that can be done is to provide workloads in accordance with the ability of workers. CV. Daya Reksa Presindo is one of the companies that operates in making motorcycle spare parts namely Stay Side Cover. The company currently has 10 operators to produce Stay Side Cover. Stay Side Cover production activities experienced a problem that is not achieving the target customer demand. Even though the company currently applies overtime hours, the problem cannot be solved yet. This research was conducted to determine the level of productive time of workers, the level of physical workload, and to design optimal operator needs in the production process Stay Side Cover. The method used is the Work Sampling and Work Load Analysis (WLA) methods.

The results showed that the highest percentage of productive time was 88% (Blank-piercing and Bending-1 operators) while the lowest percentage of productive time was 45% for transportation operators. There are 8 operators with physical workload values above 100% (shearing, Blank-piercing, Bending-1, Bending-2, and Final Inspection and Packing operators). While the other two operators, namely the separation of physical workload value operators by 93% and transportation operators by 66%. Based on the results of the design of the optimal operator needs obtained results that need to be added by 2 operator and the redistribution of work activities.

Keywords: Physical Workload, Work Load Analysis, Work Sampling.

Abstrak. Salah satu sumber daya yang berperan penting dalam kegiatan produksi yaitu pekerja. Pekerja berperan secara langsung dalam keberlangsungan proses produksi, oleh karena itu perlu mendapatkan perhatian agar proses produksi dapat berjalan dengan optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan memberikan beban pekerjaan sesuai dengan kemampuan pekerja. CV. Daya Reksa Presindo merupakan salah satu perusahaan yang beroperasi dalam membuat spare part motor yaitu Stay Side Cover. Saat ini perusahaan memiliki 10 operator untuk memproduksi Stay Side Cover. Kegiatan produksi Stay Side Cover mengalami permasalahan yaitu tidak tercapainya target permintaan pelanggan. Meskipun perusahaan saat ini menerapkan jam kerja lembur, akan tetapi masalah tersebut belum dapat terselesaikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat waktu produktif pekerja, tingkat beban kerja fisik, serta merancang kebutuhan operator optimal pada proses produksi Stay Side Cover. Metode yang digunakan yaitu metode Work Sampling dan Work Load Analysis (WLA).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase waktu produktif terbesar didapatkan sebesar 88% (operator Blank-piercing dan Bending-1) sedangkan persentase waktu produktif terendah sebesar 45% untuk operator transportasi. Terdapat 8 operator dengan nilai beban kerja fisik diatas 100% (operator shearing, Blank-piercing, Bending-1, Bending-2, dan Final Inspection dan Packing). Sementara 2 operator lainnya yaitu operator pemisahan nilai beban kerja fisik sebesar 93% dan operator transportasi sebesar 66%. Berdasarkan hasil rancangan kebutuhan operator optimal diperoleh hasil yaitu perlu dilakukan penambahan 2 orang operator serta dilakukan pembagian ulang aktifitas kerja.

Kata Kunci: Beban Kerja Fisik, Work Load Analysis, Work Sampling.

Keywords


Beban Kerja Fisik, Work Load Analysis, Work Sampling.

Full Text:

PDF

References


Achiraeniwati, Eri dan Rejeki, YS. 2010. Perbaikan Fasilitas Kerja dengan Pendekatan Ergonomi (Studi Kasus Industri Rumah Tangga Sepatu Cibaduyut: CV Gerund). Prosiding SnaPP2010 Edisi Eksakta: Bandung

Aulia, Nurul. 2018. Analisis Beban Kerja Untuk Menentukan Jumlah Karyawan Optimal pada UD. Nagawangi Alam sejahtera. Program Studi Teknik Industri, Institut Teknologi Nasional Malang.

Arif, Riduwan. 2012. Analisa Beban Kerja dan Jumlah Tenaga Kerja yang Optimal pada Bagian Produksi Dengan Pendekatan Metode Work Load Analysis (WLA) di PT. Surabaya Perdana Rotopack. Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.

Budaya, Pinkie Winandari dan Ahmad Muhsin. 2018. Workload Analysis in Quality Control Departement. Jurnal OPSI Vol 11 No.2, Desember 2018: Yogyakarta.

Endang, Kusnandar. 2008. Pengukuran dan Analisa Waktu Produktif dan Waktu Tidak Produktif Group Leader Produksi dengan Metode Work Sampling pada Perusahaan Kontraktor Pertambangan. Skripsi. FT UI : Depok.

Groover, Mikell P. 2007. Work Systems and The Methods, Measurement, and Management of Work. United States of America: Pearson education, inc.

Hartono, Liliana. 2014. Work Load Analysis. [online]. Slide Share. Tersedia pada: https://www.slideshare.net/LilianaHartono/work-load-analysisshare. [Diakses Juli 2019].

Iridiastadi, dan Yassierli. 2014. Ergonomi Suatu Pengantar. Penerbit Rosda Karya: Bandung. [9] Maulid, Adi Ikhsan. 2017. Perancangan Meja Kerja Ergonomis pada Stasiun Kerja Penghalusan dengan Menggunakan Metode Antropometri (Studi Kasus: PT. Optima Cihampelas Bandung). Prosiding Teknik Industri Unisba. Gelombang 2, 2016-2017:

Bandung.

Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: KEP/75/M.PAN/7/2004

Tentang Pedoman Perhitungan Kebutuhan Pegawai Berdasarkan Beban Kerja Dalam

Rangka Penyusunan Formasi Pegawai Negeri Sipil.

Moektiwibowo, Hari, Ari Rahmawati, dan Basuki Arianto. 2016. Optimalisasi Beban Kerja Operator Menggunakan Metode Work Load Analysis (WLA) pada Operator Filling Liquid. Program Studi Teknik Industri, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma: Jakarta.

Muqodimah, Fitri Nur dan Susy Sumartini. 2017. Analisa Jumlah Pelaksana Kalibrasi Optimal dengan Metode Work Load Analysis dan Least Square (Studi Kasus: PT PLN PUSLITBANG). Seminar dan Konferensi Nasional IDEC 2017. Surakarta 8-9 Mei 2017: Surakarta.

Septiandi, Nur Rahman As’ad, dan Yanti Sri Rejeki. 2018. Penentuan Jumlah Operator Optimal dengan Pengukuran Beban Kerja pada Stasiun Pembakaran (Studi Kasus: PD Sri Rejeki). Prosiding Teknik Industri Unisba. Gelombang 2, 2017-2018: Bandung.

Sutalaksana, Iftikar Z., Ruhana Anggawisastra, dan Jann H. Tjakraatmadja. 2006. Teknik Perancangan Sistem Kerja. Edisi Kedua. Penerbit ITB: Bandung.

Syukron, Amin dan Muhammad Kholil. 2014. Pengantar Teknik Industri. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Tarwaka, Solichul HA. Bakri, dan Lilik Sudiajeng. 2004. Ergonomi Untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Produktivitas. Surakarta: UNIBA PRESS.

Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pasal 78. [18] Widayana, I Gede dan Wiratmaja, IG. 2014. Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Yogyakarta:

Graha Ilmu.

Wahyuni, D, dkk. 2018. The Workload Analysis in Welding Workshop. IOP Conference

Series: Earth and Environmental Science 126 (2018). IOP Publishing.

Wardah, Siti dan Nur Iswanto Adrian. 2017. Penentuan Jumlah Karyawan yang Optimal pada Penanaman Lahan Kelapa Sawit dengan Menggunakan Metode Work Load Analysis (WLA). Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, Vol. 15 No. 1, Desember 2017, pp

-34. Universitas Islam Indragiri: Riau.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/ti.v0i0.21028

Flag Counter