Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum, Laju Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi Terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Jawa Barat Tahun 2005-2019

Haifa Fauziyah Nurlana, Meidy Haviz, Ade Yunita Mafruhat

Abstract


Abstract. Poverty can be connoted as a condition of disability either individually, in family or in groups, so that this condition is vulnerable to the emergence of other social problems. Poverty is seen as a condition for a person or group of people, men and women whose basic rights are not fulfilled properly to lead and develop a dignified life. This study aims to determine how and how much influence the Human Development Index, Minimum Wages, Economic Growth Rate and Inflation on the Number of Poor People in West Java. The method used is the Ordinary Least Square (OLS) method with a regression model. The data used in this study are secondary data published by BPS for the period 2005-2019. The data were processed using the E-views 7 program. The results showed that the Minimum Wage had a significant and significant effect on the poverty level in West Java, while HDI, Economic Growth Rate and Inflation had no and insignificant effect on the poverty level in West Java.

Keywords: Human Development Index, Minimum Wage, Economic Growth Rate, Inflation, Poverty Level

Abstrak. Kemiskinan dapat dikonotasikan sebagai suatu kondisi ketidakmampuan baik secara individu, keluarga, maupun kelompok, sehingga kondisi ini rentan terhadap timbulnya permasalahan sosial yang lain. Kemiskinan dipandang sebagai kondisi seseorang atau sekelompok orang, laki-laki dan perempuan yang tidak terpenuhi hak-hak dasarnya secara layak untuk menempuh dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dan berapa besar pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum, Laju Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah metode Ordinary Least Square (OLS) dengan model regresi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang dipublikasikan oleh BPS periode 2005-2019. Data diolah dengan menggunakan program E-views 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Upah Minimum berpengaruh dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Jawa Barat, sedangkan IPM, Laju Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Jawa Barat.

Kata Kunci: Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum, Laju Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, Tingkat Kemiskinan


Keywords


Human Development Index, Minimum Wage, Economic Growth Rate, Inflation, Poverty Level

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Jakarta. 2009. Indeks Pembangunan Manusia 2007 – 2008.

Eka Pratiwi dan Paidi Hidayat. 2011. Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi-Provinsi di Indonesia (Metode Kointegrasi). Jurnal Ekonomi dan Keuangan. 2 (2) , 15 -22

Hakim, A.R, 2020. “Pengaruh Upah Minimum, Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi dan IPM Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Indonesia Tahun 2001 – 2018â€. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Ilmu Ekonomi, UNISBA, Bandung.

I Putu Arya dan Made Heny. 2016. Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Indikator Komposit IPM Terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Provinsi Bali Tahun 2004 – 2013. E Jurnal EP UNUD. 5 (7). 868 - 873

Masli, L. 2009. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Regional Antar Kabupaten – Kota di Propinsi Jawa Barat. Jurnal Sains dan Manajemen Akuntansi. 1 (1), 2 – 11

Miswar. 2018. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Upah Pekerja di Aceh. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik Indonesia. 5 (1), 20 – 23

Nasir. 2014. Pengaruh PDRB Inflasi dan Pengangguran Terhadah Jumlah Penduduk Miskin di Provinsi Aceh. Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis. 1 (1), 61 – 62

Oceannaz. 2010. KEMISKINAN: Pengertian, Dimensi, Indikator dan Karakteristiknya. https://oceannaz.wordpress.com/2010/07/29/kemiskinan-pengertian-dimensi-indikator-dan-karakteristiknya/. Diakses pada tanggal 04 Maret 2020.

Provinsi Jabar. 2018. Kemiskinan di Jabar Turun. https://jabarprov.go.id/index.php/news/26761/2018/01/02/Kemiskinan-di-Jabar-Turun. Diakses pada Tanggal 02 April 2020.

Provinsi Jabar. 2018. UMP 2019 Jabar Rp 1.668.372,83. https://jabarprov.go.id/index.php/news/30533/2018/11/01/UMP-2019-Jabar-Rp166837283

Provinsi Jabar. 2020. UMP Inflasi Jawa Barat 2019 Capai 3,21 persen. https://jabarprov.go.id/index.php/news/35899/2020/01/03/Inflasi-Jawa-Barat-2019-capai-321-persen#:~:text=%22Dengan%20demikian%20laju%20inflasi%20tahun,%2C21%20persen%2C%22%20jelasnya.

Provinsi Jabar. 2020. UMP Jumlah Warga Miskin Jabar Turun. https://www.jabarprov.go.id/index.php/news/36022/Jumlah_Warga_Miskin_Jabar_Turun

Rahayu, N.A. 2019. Pengaruh Kemiskinan dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dalam Persepektif Ekonomi Islam di Kabupaten Lampung Tengah. Skripsi. Lampung: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Univesitas Islam Negeri Raden Intan

Safrianto, Y. 2018. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten SIMEULUE. Jurnal Pertumbuhan Ekonomi. 78 -81

Safrida, Sofyan dan Nura Syahriani. 2014. Dampak Peningkatan Upah Minimum Provinsi Terhadap Inflasi dan Pasar Kerja di Provinsi Aceh. Jurnal Agrisep. 15 (2), 45 – 56

Suseno dan Siti Astiyah. 2009. Inflasi. Jakarta: PPSK Bank Indonesia

Fitria Salsabila, Asnita Frida Sebayang, Aan Julia. (2021). Pengaruh Dana Desa, Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Pengangguran Terbuka, dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Tingkat Kemiskinan di Indonesia Periode 2015-2019. Jurnal Riset Ekonomi Pembangunan, 1, 1-6.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.30090

Flag Counter