Pemberian ASI Eksklusif pada Wanita Pekerja Pabrik Lebih Sedikit daripada Ibu Rumah Tangga

Natasha Annisa Putri, Wawang S Sukarya, Sadiah Achmad

Abstract


Abstrak. Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan pertama alami untuk bayi yang memberikan energi dan nutrisi yang dibutuhkan bayi pada bulan pertama kehidupan hingga tahun kedua kehidupan. Dalam era globalisasi ini banyak ibu yang bekerja, keadaan ini sering menjadi kendala bagi ibu untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayinya, sehingga pemberian ASI eksklusif sering tidak tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian ASI eksklusif pada wanita pekerja pabrik Dewhirst Menswear Rancaekek dibandingkan dengan ibu rumah tangga di Kelurahan Tamansari Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Subjek penelitian adalah wanita yang bekerja di PT Dewhirst Menswear Rancaekek dan ibu rumah tangga di Kelurahan Tamansari Kota Bandung yang telah memenuhi kriteria inklusi, dengan jumlah subjek penelitian sebesar 62 orang untuk masing-masing wanita pekerja pabrik dan ibu rumah tangga. Data penelitian dianalisis dan diuji menggunakan uji chi-square. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa wanita pekerja pabrik yang memberikan ASI eksklusif hanya sebanyak 5 orang (8,1%), sedangkan pada ibu rumah tangga sebagian besar memberikan ASI eksklusif yaitu sebanyak 57 orang (87,1%). Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pekerjaan dengan pemberian ASI ekslusif secara bermakna dengan p-value (0,000) < 0,05), dengan PRR=7,12. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian ASI eksklusif pada wanita pekerja pabrik lebih sedikit dibandingkan ibu rumah tangga.

Kata kunci: ASI eksklusif, ibu rumah tangga, wanita pekerja


Keywords


ASI eksklusif, ibu rumah tangga, wanita pekerja

References


World Health Organization. Exclusive breastfeeding. World Health Organization; [diunduh 21 Januari 2015]. Tersedia dari: http://www.who.int/nutrition/topics/exclusive_breastfeeding/en/

Kliegman RM, Behrman RE, Jenson HB, Stanton BF. Nelson Textbook of Pediatrics. 13th ed. Fletcher J, Shreiner J, editors. The Yale journal of biology and medicine. Philadelphia, PA, USA: Elsevier Saunders; 1988.

Ikatan Dokter Anak Indonesia. ASI eksklusif pada ibu yang bekerja. Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2013 [diunduh 21 Januari 2015]. Tersedia dari: http://idai.or.id/public-articles/klinik/asi/asi-eksklusif-pada-ibu-yang-bekerja.html

UNICEF. Breastfeeding. UNICEF; [diunduh 5 Februari 2015]. Tersedia dari: http://www.unicef.org/nutrition/index_24824.html

Departemen Kesehatan Indonesia. Situasi dan Analisis ASI Eksklusif. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. 2013;1–8.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. Riset Kesehatan Dasar. Pola Pemberian ASI. 2013;241–3.

Umar H, Abdullah HMT, Prawirodihardjo L. Faktor determinan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di Kota Parepare. Biostatistik. 2013;(20):4.

Guyton AC, Hall JE. Lactation. Textbook of Medical Physiology. 2006. hlm. 1038-1041

Kurniawan, Bayu. Determinan keberhasilan pemberian air susu ibu eksklusif. Jurnal Kedokteran Brawijaya. 2013;27(4):236–40.

Fauzie, Rifan. Pola menyusui pada ibu pekerja di beberapa wilayah Jakarta dan faktor- faktor yang dapat mempengaruhinya. 2004;107849.

Atabik, Ahmad. Faktor ibu yang berhubungan dengan praktik pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja puskesmas pamotan. Unnes Journal Public Health. 2014;3(1):1–10.

Desfi Lestari, Reni Zuraida, TA. Larasati. Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang air susu ibu dan pekerjaan ibu dengan pemberian asi eksklusif di kelurahan fajar bulan. 2013;2(4):88–99.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/kedokteran.v0i0.1492

Flag Counter