Analisis Penerapan Akuntansi Manajemen Lingkungan dalam Meningkatkan Kinerja Lingkungan

Helma Hanan Dwi Hanifah, Nurleli Nurleli

Abstract


Abstract. The application of environmental management can improve the environmental performance of a manufacturing company. Companies that have good environmental performance will get a good PROPER rating. The phenomenon that occurs in manufacturing companies is evidence of the absence of environmental management by manufacturing companies so that mitigation is required by the company to preserve the environment. This study aims to analyze the application of environmental management accounting, environmental performance and analyze how the application of environmental management accounting to improve environmental performance in manufacturing companies in Bandung Raya in 2018-2019. This research uses case study method and analytic descriptive. Thus the research results show that the application of environmental management accounting in manufacturing companies in Bandung Raya in 2018-2019 is included in good criteria. The company has implemented environmental management accounting which is able to provide physical and monetary information, because this information can be used as a tool for decision making and controlling company activities. Environmental performance in manufacturing companies that have participated in PROPER in the City of Bandung Raya in 2018-2019 is included in good criteria, but there is still a lack of companies in making efforts to control air pollution. The application of environmental management accounting can improve environmental performance, because the application of good accounting can produce good environmental performance.
Keywords: environmental management accounting, environmental performance and manufacturing

Abstrak. Penerapan manajemen lingkungan dapat meningkatkan kinerja lingkungan suatu perusahaan manufaktur. Perusahaan yang memiliki kinerja lingkungan yang baik akan mendapatkan peringkat PROPER yang baik. Fenomena yang terjadi pada perusahaan manufaktur merupakan bukti belum adanya pengelolaan lingkungan oleh perusahaan manufaktur sehingga diperlukan mitigasi oleh perusahaan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi manajemen lingkungan, kinerja lingkungan dan menganalisis bagaimana penerapan akuntansi manajemen lingkungan dalam meningkatkan kinerja lingkungan pada perusahaan manufaktur di Bandung Raya tahun 2018-2019. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dan deskriptif analitik. Dengan demikian hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi manajemen lingkungan pada perusahaan manufaktur di Bandung Raya tahun 2018-2019 termasuk dalam kriteria baik. Perusahaan telah menerapkan akuntansi manajemen lingkungan yang mampu memberikan informasi fisik dan moneter, karena informasi tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk pengambilan keputusan dan pengendalian kegiatan perusahaan. Kinerja lingkungan pada perusahaan manufaktur yang telah mengikuti PROPER di Kota Bandung Raya tahun 2018-2019 termasuk dalam kriteria baik, namun masih terdapat kekurangan perusahaan dalam melakukan upaya pengendalian pencemaran udara. Penerapan akuntansi manajemen lingkungan dapat meningkatkan kinerja lingkungan, karena penerapan akuntansi yang baik dapat menghasilkan kinerja lingkungan yang baik.
Kata kunci: akuntansi manajemen lingkungan, kinerja lingkungan dan manufaktur

 

 


Keywords


akuntansi manajemen lingkungan, kinerja lingkungan dan manufaktur

Full Text:

PDF

References


Aniela, Y. (2012). Penerapan Akuntansi Lingkungan Dalam Meningkatkan Kinerja Ligkungan dan Kinerja Perusahaan. Berkala Ilmiah Akuntansi. Vol. 1 No. 1.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik . Jakarta: Rineka Cipta.

Ayuningtyas, G. (2016). Studi Penerapan Akuntansi Manajemen Lingkungan Dalam Kaitannya dengan Kinerja Lingkungan. Universitas Islam Bandung. Jurusan Akuntansi. Bandung.

Ghozali, I. (2012). Aplikasi Analisis Multrivariate dengan Program IBM SPSS. Semarang: Universitas Diponegoro.

Hadiana, R. (2016). Investasi di Kabupaten Bandung Merangkak naik,

tersedia di https://bandungkab.go.id/arsip/investasi-di-kabupaten-bandung-merangkak-naik[05-11-2019]

Hansen, D. R., & Mowen, M. M. (2006). Akuntansi Manajemen Lingkungan. Jakarta: Salemba Empat.

Hansen, D. R., & Mowen, M. M. (2007). Akuntansi Manajemen. Jakarta: Salemba Empat.

Ikhsan, A. (2009). Akuntansi Manajemen Lingkungan Edisi Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Kusumah, Asep. (2019) Lima Pabrik Tekstil Kena Sanksi Administratif,

tersedia di https://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/2019/10/08/lima-pabrik-tekstil-kena-sanksi-administratif[10-10-2019]

Lako, A. (2018). Akuntansi HIjau Isu, Teori dan Aplikasi. Jakarta Selatan : Salemba Empat.

Piroso, J. (2018). Sungai Bengawan Solo Diduga Tercemar Limbah, Bupati Sragen Geram,

tersedia di https://daerah.sindonews.com/read/1325198/22/sungai-bengawan-solo-diduga-tercemar-limbah-bupati-sragen-geram-1532580837 [24-10-2019]

Setiawan, H. (2018). Limbah Pabrik Tekstil Bocor Cemari Lingkungan,

tersedia di http://bisnisbandung.com/2018/09/08/limbah-pabrik-tekstil-bocor-cemari-lingkungan/ [21-11-2019]

Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

__________. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Waluya, B. (2004). Relokasi Industri Di Kabupaten Bandung. Universitas Pendidikan Indonesia. Jurusan Geografi. Bandung.

https://dlhk.kepriprov.go.id/kriteria-penilaian-proper/ [03-12-2019]

http://www.menlhk.go.id/[05-11-2019]




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.24341

Flag Counter