Pengaruh Tingkat Kekayaan Daerah, Belanja Daerah, dan Hasil Opini Audit terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah

Riky Setiawan, Magnaz Lestira Oktaroza, Pupung Purnamasari

Abstract


Abstract. The research aims to determine the influence of the level of regional wealth, expenditure area and the results of the audit opinion on the financial performance in the local government regency / city in West Java, 2015-2017. The research method used is descriptive verification with a quantitative approach and use a test tool of multiple linear regression analysis. The data collection technique used is the method of documentation in the form of data obtained from the Statistics Center Agency (BPS). The population in this study was 27 local government regency / city in West Java, 2015-2017. The results of this research show that the level of regional wealth, expenditure area, and the results of the audit opinion is only able to explain the differences in each of these variables in the financial performance. The level of wealth in 2015-2017 has increased and decreased, expenditure area in 2015-2017 has increased and decreased, the overall audit opinion unqualified. Variable levels of regional wealth significantly influence financial performance. Shopping area and the results of the audit opinion no significant effect on financial performance. Keywords: Expenditure Area, Audit Opinion, Regional Wealth, Financial Performance Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari tingkat kekayaan daerah, belanja daerah dan hasil opini audit terhadap kinerja keuangan pada pemerintah daerah Kabupaten/Kota di Jawa Barat tahun 2015-2017.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan alat uji analisis regresi linear berganda. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi berupa data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistika (BPS). Populasi dalam penelitian ini adalah 27 pemerintah daerah Kabupaten/Kota di Jawa Barat tahun 2015-2017. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kekayaan daerah, belanja daerah, dan hasil opini audit hanya mampu menjelaskan adanya perbedaan masing-masing variabel tersebut dalam terhadap kinerja keuangan. Tingkat kekayaan daerah tahun 2015-2017 mengalami kenaikan dan penurunan, Belanja daerah tahun 2015-2017 mengalami kenaikan dan penurunan, opini audit secara keseluruhan mendapatkan wajar tanpa pengecualian. Variabel tingkat kekayaan daerah berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Belanja daerah dan hasil opini audit tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan.  Kata Kunci : Belanja Daerah, Opini Audit, Kekayaan Daerah, Kinerja Keuangan.

Keywords


Belanja Daerah, Opini Audit, Kekayaan Daerah, Kinerja Keuangan

Full Text:

PDF

References


Abdul Halim. 2008. Akuntansi Keuangan Daerah. Edisi Ketiga. Jakarta : Salemba Empat.

Abdullah Syukriy dan Abdul Halim. 2006. Studi atas Belanja Modal pada Anggaran Pemerintah Daerah dalam Hubunganya dengan Belanja Pemerintahan dan Sumber Pendapatan.Jurnal Akuntansi Pemerintah vol.2, No.2

Adi, P. H. (2006). Hubungan Antara Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Pembangunan dan Pendapatan Asli Daerah. Proceddding Simposium Nasional Akuntansi IX. Padang.

Adyatama, Erdi dan Rachmawati Melta Oktaviani. 2015. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Belanja Modal dengan Pertumbuhan Ekonomi sebagai Pemoderasi. Dinamika Akuntansi, Keuangan dan Perbankan Vol.4 No.2 ISSN: 1979-4848. Hlm.190-205

Kurnia,Fajar dan Rohman.2017.Pengaruh Belanja Daerah terhadap Pertumbuhan Kinerja Keuangan Daerah dengan Pendapatan Asli Daerah sebagai Variabel Intervening.Diponogoro Journal of Accountong, 1.2:114.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010, Tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.

Suryaningsih, Ni Made, dan E Sisdayani.2016.Karakteristik Pemerintah Daerah dan Opini Audir pada Kinerja Keuangan Daerah. E-Jurnal Akuntansi, Universitas Udayana, Vol.15.2.Mei (2016): 1453-1481.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.21189

Flag Counter