Implementasi Value Chain Analysis dalam Meningkatkan Competitive Advantage

Qatrunnada Sausan, Rini Lestari, Yuni Rosdiana

Abstract


Abstract. The tight competition requires producers to provide quality products and competitive prices so as to achieve Competitive Advantage. However, the reality is that not all companies are able to increase their Competitive Advantage as is the case in the Cibuntu Tofu Industry center. High production costs due to the weakening of the rupiah (exchange rate) against the dollar caused a decrease in production volume due to rising raw material prices. The high level of dependence on foreign suppliers also impacts on the weak ability of tofu producers to gain bargaining power with suppliers which results in damage to the Inbound Logistic value chain which is one of a series of value chain activities. The purpose of this study is to find out and analyze the application of Value Chain Analysis in increasing Competitive Advantage in the industry center of Cibuntu Tahu. The method used in this research is descriptive analysis and case studies to analyze in depth about the implementation of Value Chain Analysis in Bandung Cibuntu Tofu Industry in increasing its Competitive Advantage. Data collection techniques are done by interview and questionnaire. The results showed that the implementation of Value Chain Analysis in increasing Competitive Advantage in Cibuntu tofu industry centers contained in the criteria of "good".

Keywords: Competitive Advantage, Value Chain Analysis, Production Volume.

Abstrak. Ketatnya persaingan menuntut para produsen untuk memberikan produk yang berkualitas dan  harga yang bersaing sehingga mampu mencapai Competitive Advantage. Namun , kenyataannya tidak semua perusahaan mampu meningkatkan Competitive Advantage-nya seperti yang terja pada sentra Industri Tahu Cibuntu. Biaya produksi yang tinggi karena pelemahan nilai tukar rupiah (kurs) terhadap dolar menyebabkan terjadinya penurunan volume produksi akibat naiknya harga bahan baku. Besarnya tingkat ketergantungan terhadap supplier luar negeri juga berdampak pada lemahnya kemampuan produsen tahu untuk mendapatkan kekuatan tawar menawar dengan supplier yang mengakibatkan rusaknya rantai nilai Inbound Logistic yang merupakan salah-satu rangkaian aktivitas value chain. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui dan menganalisis penerapan Value Chain Analysis dalam meningkatkan Competitive Advantage pada sentra industri Tahu Cibuntu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan studi kasus untuk menganalisis secara mendalam mengenai  implementasi  Value  Chain  Analysis  pada  Industri  Tahu Cibuntu Bandung dalam meningkatkan Competitive Advantage-nya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Value Chain Analysis dalam meningkatkan Competitive Advantage pada sentra industri tahu cibuntu terdapat pada kriteria “baikâ€.

Kata Kunci : Competitive Advantage, Value Chain Analysis, Volume Produksi.


Keywords


Competitive Advantage, Value Chain Analysis, Volume Produksi.

Full Text:

PDF

References


Al Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 148

Annisa, Lutfia. 2012. Analisa pengaruh value chain terhadap persaingan dalam mencapai kepuasan pelanggan perusahaan precast di indonesia. Skripsi. Program Sarjana Universitas Indonesia. Diakses pada 15 Desember 2018. Tersedia di :

https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&ca

Anggalia, anggi, Rini Lestari, Epi Fitriah. 2006. Analisis Penerapan Value Chain dalam Mencapai Keunggulan Bersaing pada PT Foximus Mandiri. Bandung ; Universitas Islam Bandung.

Blocher, J. Edward, Kung H. Chen, Thomas W. Lin. 2007. Manajemen Biaya. Jakarta: Salemba Empat.

Hansen & Mowen, 2000. Manajemen Biaya; Akuntansi dan Pengendalian. Jakarta: Salemba Empat.

Kotler, Amstrong. 2001. Prinsip-prinsip pemasaran, Edisi kedua belas, Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Mowen, M. M., & Hansen, D. R. (2000). Manajemen Biaya;Akuntansi dan Pengendalian. Jakarta: Salemba Empat.

Pearce & Robinson. 2008, Manajemen Stategis, Formulasi Implementasi dan Pengendalian. Jakarta: Salemba Empat.

Porter, Michael.1994. Keunggulan Bersaing. Jakarta: Bina Rupa Aksara.

_____________.1999. Keunggulan Bersaing. Menciptakan dan Mempertahankan Kinerja Unggul. Jakarta. Salemba Empat.

Prayugo, Surip, dkk. 2012. Value Chain Analysis Of Broiler to Increase Competitiveness (Case Study At PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk. International Journal. Diakses pada 19 Desember 2018. Tersedia di :https://doaj.org/article/24765f25e16b4363b6c73fbc4c756089

Sugiyono. 2002. Metode Penelitian Administrasi. Bandung : CV Alfabeta.

__________.2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : CV Alfabeta.

Zhou, Xingjian. 2013. Research on Logistics Value Chain Analysis and Competitiveness Construction for Express Enterprise. International Journal. Diakses pada 15 November 2019. Tersedia di :https://file.scirp.org/pdf/AJIBM_2013041710325632.pdf

“__________â€. 2018. Impor kedelai dari Amerika Serikat terus naik untuk cukupi kebutuhan domestik. Diakses pada 15 November 2018. Tersedia di:

https://industri.kontan.co.id/news/impor-kedelai-dari-as-terus-naik-untuk-cukupi-kebutuhan-domestik




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.20650

Flag Counter