Kajian Koridor Jalan sebagai Wadah Inerkasi Sosial dengan Konsep Livable Streets

Fani Oktaviani Putri, Verry Damayanti

Abstract


Abstract. Street space not only functions as a means of movement, but must also be able to make it a communal space where people can socialize and where people do activities which are accommodated by the concept of Livable Street. The road corridor has the potential for road space as a social interaction. Various activities that can be found such as traveling, strolling and others. In addition, the use of the land around it has a strong identity, making it an attraction for the community to do activities around it. However, the function of Jalan Asia Afrika is a secondary artery where the traffic is fast and should not be disturbed by slow traffic. It is necessary to identify the characteristics and patterns of social interaction in the Asia-Africa Road Corridor in realizing the livable street concept. The analysis carried out is a qualitative descriptive analysis that focuses on analyzing social interaction patterns. The results of this study indicate that there are three types of activities that produce interactions, namely necessary activities, optional activities and social activities. Many dissociative interaction activities are in the form of congestion and are prone to accidents that result in the presence of passing motorized vehicles.Keywords: public space, street corridor, livable street, social interaction.Abstrak. Ruang jalan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pergerakan, namun juga harus mampu menjadikannya sebagai ruang komunal dimana masyarakat dapat bersosialisasi dan tempat masyarakat beraktivitas. Hal tersebut diwadahi oleh konsep Livable Street. Koridor Jalan Asia Afrika Bandung memiliki potensi ruang jalan sebagai interaksi sosial. Berbagai aktivitas yang dapat ditemui seperti berwisata, berfoto dan lainnya. Selain itu, penggunaan lahan di sekitar memiliki identitas yang kuat menjadikannya sebagai daya tarik masyarakat untuk beraktivitas di sekitarnya. Namun, fungsi Jalan Asia Afrika adalah arteri sekunder yang mana lalu lintasnya cepat dan tidak boleh terganggu oleh lalu lintas lambat. Maka perlu diidentifikasi karakteristik dan pola interaksi sosial di Koridor Jalan Asia Afrika dalam mewujudkan konsep livable street. Analisis yang dilakukan adalah analisis deskriptif kualitatif yang berfokus pada analisis pola interaksi sosial. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga jenis aktivitas yang menghasilkan interaksi yaitu necessary activities, optional activities dan social activities. Banyak aktivitas interaksi Disasosiatif berupa kemacetan dan rawan adanya kecelakaan yang menghasilkan dengan keberadaan kendaraan bermotor yang melintas. Maka, rekomendasinya adalah mendistribusikan aktivitas yang menimbulkan interaksi disasosiatif ke ruang jalan yang memiliki fungsi jalan lingkungan seperti Jalan Cikapundung Timur dan Barat.Kata kunci: ruang publik, koridor jalan, livable street, interaksi sosial.

Keywords


ruang publik, koridor jalan, livable street, interaksi sosial

Full Text:

PDF

References


Appleyard, D. 1980. Livable Streets: Protected Neighborhoods? The Annals of the American Academy of Political and Social Science. California: University of California Press.

Gehl, J. 2007. Three types of outdoor activities; Outdoor activities and quality of outdoor space Urban Design Reader, Page 4.

Ghazi, N. M. and Abaas, Z. R. 2019. Toward liveable commercial streets: A case study of Al-Karada inner street in Baghdad. University of Baghdad.

Ikatan Ahli Perencanaan. 2017. ‘INDONESIA MOST LIVABLE CITY INDEX 2017’.

Kurniat, P. W. W. dan R. 2013 Kajian Perkembangan Karakteristik Akivitas Perdagangan Di Koridor Kauman Kota Semarang. Jurnal. Universitas Diponegoro.

Pemerintah Republik Indonesia. 2006. Peraturan Pemerintah No. 34 Tahun 2006 tentang Jalan.

Sujarwanto, Imam. 2012. Interaksi Sosial Antara Umat Beragama (Studi Kasus Pada Masyarakat Karangmalang Kedungbateng Kabupaten Tegal). Jurnal of Education Social Studies Universitas Negri Semarang

Sumayku, A. R. and Waani, J. O. 2017 Fragmentasi Serial Vision Dalam Pembentukan Citra Kawasan Studi Kasus Koridor Jalan Pierre Tendean. Jurnal Universitas Sam Ratulangi Manado.

Yuliastuti, N. and Tanjung, A. S. 2011. Pengaruh Jalan Lingkungan Sebagai Ruang Interaksi Sosial Terhadap Lingkungan Permukiman Bungur, Jakarta Pusat. Jurnal Universitas Diponegoro.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pwk.v7i1.26507

Flag Counter