Kajian Place Historic Kawasan Situ Lengkong Panjalu Kabupaten Ciamis

Ishma Umni Afiya, Verry Damayanti

Abstract


Abstract. Situ Lengkong Panjalu is a leading tourist attraction in Ciamis Regency. Situ Lengkong has a deep and interesting historical and cultural background. Situ Lengkong Panjalu as a tourist area currently does not reflect a tourist area oriented to historical, educational and ecological values. This is indicated by the lack of tourist attractions that provide direct education and orientation to the area and the ineffective use of existing space and facilities. The main problem in the area is the loss of the meaning of the area as an important place and deep history in the absence of a setting of spatial experience, history, culture and architectural style that is in accordance with local wisdom. Based on this phenomenon, the problems in this study are formulated as follows: (1) How about Place Historic Situ Lengkong Panjalu Area? (2) How is the Implementation of Situ Lengkong Panjalu Ecotourism Concept based on Place Historic? Researchers used exploratory analysis methods and explanatory and synthetic analysis methods with a qualitative approach. Determination of sampling sampling was carried out by means of purposive sampling method to community leaders as well as area managers, namely the Borosngora Foundation. Data collection techniques used in this study were interviews, observation, and literature study. The results of this study are: (1) Identification of changes in the meaning and function of space in the Situ Lengkong Panjalu area (2) the relationship between analysis of the place historic area of the triangulation of babad panjalu resulted in the reconstruction of the Kingdom of Panjalu (3) Identification of area image elements and arrangement of elements in the area (edges ), Nusa Gede (District) and Cukang Padung areas in Hujung Winangun (Nodes and Landmark) (4) Implementation of Place Historic in Situ Lengkong Panjalu ecotourism activities in conservation areas, community participation, economy, education and tourism

Keywords: Place Historic, Eco-Tourism, Situ Lengkong.

Abstrak. Situ Lengkong Panjalu merupakan Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) unggulan di Kabupaten Ciamis. Situ Lengkong memiliki latar belakang sejarah dan budaya yang dalam dan menarik. Situ Lengkong Panjalu sebagai kawasan wisata saat ini belum mencerminkan kawasan wisata yang berorientasi pada nilai historis, pendidikan dan ekologi. Hal ini ditandai dengan minimnya atraksi wisata yang memberikan edukasi dan orientasi kawasan secara langsung serta kurang efektifnya pemanfaatan ruang dan fasilitas yang ada. Permasalahan utama pada kawasan adalah hilangnya makna kawasan sebagai tempat penting dan sejarah yang dalam dengan tidak adanya setting pengalaman ruang, sejarah, budaya dan langgam arsitektural yang sesuai dengan kearifan lokal.Berdasarkan fenomena tersebut, maka permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimana Place Historic Kawasan Situ Lengkong Panjalu? (2) Bagaimana Implementasi Konsep Ekowisata Situ Lengkong Panjalu berdasarkan Place Historic?. Peneliti menggunakan metode analisis eksplorasi dan metode analisis eksplanatori dan sintesa dengan pendekatan kualitatif. Penentuan pengambian sampling dilakukan melui metode purposive sampling kepada tokoh masyarakat sekaligus pengelola kawasan yaitu Yayasan Borosngora. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Teridentifikasinya perubahan makna dan fungsi ruang pada kawasan Situ Lengkong Panjalu (2) keterkaitan analisis place historic kawasan triangulasi babad panjalu menghasilkan rekonstruksi Kerajaan Panjalu (3) Teridentifikasinya elemen citra kawasan dan penataan elemen pada area situ (edges), area Nusa Gede (District) dan Cukang Padung di Hujung Winangun (Nodes dan Landmark) (4) Implementasi Place Historic pada kegiatan ekowisata Situ Lengkong Panjalu pada area konservasi, partisipasi masyarakat, ekonomi, edukasi dan wisata

Kata Kunci: Place Historic, Ekowisata, Situ Lengkong.

 

Keywords


Place Historic, Ekowisata, Situ Lengkong

Full Text:

PDF

References


Adikampana, I Made. 2016. Modul Mata Kuliah Pariwisata berbasis Masyarakat: Integrasi Masyarakat Lokal Dalam Perencanaan Destinasi Pariwisata. Program Studi Destinasi Pariwisata Universitas Udayana.

Carmona, M., CARMONA, R., Heath, T., Oc, T., & Tiesdell, S. 2003. Public Places, Urban Spaces: The Dimensions of Urban Design. Architectural Press

Damayanti, 2005. Kawasan “Pusat Kota†Dalam Perkembangan Sejarah Perkotaan di Jawa. Dimensi Teknik Arsitektur Vol. 33, No.1, Juli 2005: 34 – 42. https://www.researchgate.net/publication/43329738

Lynch, Kevin. 1969. The Image Of The City, MIT Pres Cabridge.

Novrianti,Eva. 2015. Situ Lengkong Panjalu Kabupaten Ciamis sebagai Objek Wisata dan Situs Sejarah. Universitas Muhammadiyyah Purwokerto

Pleyte, C.M, 1982. Babad Panjalu. Jakarta: Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah

Rifaioglu, M. N., & Guchan, N. Åž. 2008. Understanding and preserving spirit of place by an integrated methodology in historical urban contexts. 16 th General Assembly and Scientific Symposium of ICOMOS (pp. 1-12). Quebec City: ICOMOS.

Zahn, Markus, 1999, Perancangan Kota Secara Terpadu : Teori Perancangan Kota dan Penerapannya. Yogyakarta : Kanisius




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pwk.v7i1.26373

Flag Counter