Identifikasi Kampung Adat di Kecamatan Sukajaya

Maladi Al-Ghifari, Bambang Pranggono

Abstract


Abstract. Research on the Identification of Traditional Villages in Sukajaya District departs from the existence of links between traditional villages in the Sukajaya district. Sukajaya Subdistrict has 3 traditional villages including Urug Traditional Village, the conservative Cipatat Traditional Village and the Sihuut Traditional Village. The culture that exists in each traditional village is still maintained until now, sometimes even traditions are carried out together. Traditional villages have an important role in the preservation of culture passed down by the ancestors but without the help of other parties it will be difficult to protect what is being passed on. The purpose of this research is; Identifying the Relationship between Traditional Villages in Sukajaya District. This study used a qualitative approach, while the data collection method used primary and secondary, while the method of analysis used was qualitative descriptive analysis method. Based on the results of the analysis, the authors know the relationship between traditional villages in the Sukajaya sub-district and the habits practiced in each traditional village.

Keywords: Relationship, Culture, Traditional Village.

Abstrak. Penelitian Identifikasi Kampung Adat di Kecamatan Sukajaya berangkat dari adanya keterkaitan antar kampung adat yang ada di kecamatan sukajaya. Kecamatan Sukajaya memiliki 3 kampung adat di antaranya Kampung Adat Urug, Kampung Adat Cipatat kolot dan Kampung Adat Sihuut. Budaya yang ada di masing masing kampung adat masih terjaga sampa saat ini, bahkan terkadang ada tradisi yang dilakukan bersamaan. Kampung adat memiliki peran penting dalam pelestarian budaya yang diwariskan oleh nenek moyan  tetapi tanpa adanya bantuan dari pihak lain maka akan sulit untuk menjaga apa yang dusah di wariskan. Tujuan dari penelitian ini adalah;Mengidentifikasi Kampung Adat di Kecamatan Sukajaya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, Sedangkan metode pengumpulan data menggunakan primer dan sekunder, sedangkan metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskritif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis, penulis mengetahui hubungan antar kampung adat yang ada di kecamatan sukajaya.

Kata Kunci :Hubungan, Budaya, Kampung Adat.

Keywords


Hubungan, Budaya, Kampung Adat

Full Text:

PDF

References


Agustina, I.H. dan Teguh ,Widodo, (2020), Pengembangan Komunitas Panduan Teoritis Untuk Penyuluh, Pekerja Sosial dan Perencana Komunitas, Ahli Media, Malang.

Agustina, I. H.,(2019), Kajian Makna Ruang Keraton Kanoman dan Kacirebonan, P2U Unisba, Bandung.

Agustina, I.H, Ekasari, A.M, Fardani, I., Hindersah, H. , ( 2020), Local Wisdom in Spatial System Of Place, Indonesia, IOP Conference Series: Materia and Engineering, doi:10.1088/1757-899X/830/2/022077

Agustina, I. H. and Pratiwi, N.P, (2019), Exploring The Spatial Arrangement, Proceedings Sores 2018,March 2019. https://doi.org/10.2991/sores-18.2019.109

Koentjaraningrat, (2004). Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Penerbit Djambatan. Jakarta.

Gobyah, I.K. 2003. Berpijak pada Kearifan Lokal, dalam http://www.balipos.co.id didownload 21/2/2020

Nyamai-Kisia, C. 2010. Kearifan Lokal dan Pembangunan Indonesia. https://phenomenaaroundus. Blogspot. Com / 2010 / 06 / kearifan – lokal – dan – pembangunan.html




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pwk.v7i1.25965

Flag Counter