Strategi Program Lintas Siang MNC TV dalam Meningkatkan Kualitas Tayangan

Griffari Ahmad Islami, Kurnia Kurnia

Abstract


Abstract This research is entitled "MNC TV's Cross Afternoon Program Strategy in Improving the Quality of Impressions". The Lintas Siang news program is optimistic that television will become the public's first choice to get information or news, by implementing an accurate and reliable information broadcasting strategy. The background for taking the title is the phenomenon of the rapid development of social media. so that it competes with television in delivering information or news to the public. The purpose of this study was to find out how MNC TV's Cross Afternoon Program Strategy in Improving the Quality of Impressions. The theory used is mass communication theory and Harold Laswell communication model. The research methodology used is a case study method with a qualitative descriptive research approach. Data collection techniques through in-depth interviews, documentation and literature study. The result of the research is that the cross-afternoon program strategy carried out by the producer and his team in improving the quality of the show has been running effectively and efficiently. The information presented is based on data and facts in the field with clear sources. Then the strategies or innovations carried out by the producer and the Lintas Siang Program Team of MNC TV in Improving the Quality of news shows, have a good impact on the audience who watch the news of the Lintas Siang program. And MNC TV's cross-day news program is still the audience's main choice in finding the latest, accurate and reliable news.

Abstrak—Penelitian ini berjudul “Strategi Program Lintas Siang MNC TV Dalam Meningkatkan Kualitas Tayangan”. Program berita Lintas Siang optimis menjadikan televisi sebagai pilihan utama masyarakat untuk mendapatkan informasi atau berita, dengan menerapkan strategi penyiaran informasi yang akurat dan terpecaya. Yang melatar belakangi pengambilan judul tersebut adalah adanya fenomena perkembangan media sosial secara pesat. sehingga menyaingi televisi dalam penyampaian informasi atau berita kepada khalayak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari tahu bagaimana Strategi Program Lintas Siang MNC TV Dalam Meningkatkan Kualitas Tayangan. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi massa dan model komuniikasi Harold Laswell. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian yang diperoleh adalah strategi program lintas siang yang dilakukan oleh produser beserta timnya dalam meningkatkan kualitas tayangan sudah berjalan efektif dan efisien. Informasi yang disampaikan berdasarkan data dan fakta di lapangan dengan sumber yang jelas. Kemudian strategi atau inovasi-inovasi yang dilakukan produser beserta Tim Program Lintas Siang MNC TV Dalam Meningkatkan Kualitas tayangan berita, berdampak baik terhadap khalayak yang menonton berita program Lintas Siang. Dan Tayangan program berita lintas siang MNC TV masih menjadi pilihan utama penonton dalam mencari berita yang terkini, akurat dan terpercaya

 


Keywords


Strategi, Program Berita, Kualitas Tayangan.

Full Text:

PDF

References


Danial, Endang. 2015. Metode Dokumentasi. Universitas Pendidikan Indonesia. http://aresearch.upi.edu/skripsiview.php?no_skri psi=5152.

Creator, Foxit PDF, and Foxit Software. 2011. “Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software Http://Www.Foxitsoftware.Com For Evaluation Only .,” 1–6.

Sugiyono. 2013. “Bab III - Metode Penelitian Metode Penelitian.” Metode Penelitian.

Wawancara, A Pengertian. 2004. “A. Pengertian Wawancara,” 1–10.

Ritonga, Elfi Yanti. 2018. “Teori Agenda Setting Dalam Ilmu Komunikasi.” In JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, 4:32. https://doi.org/10.31289/simbollika.v4i1.1 460.

Ii, B A B, and Tinjauan Pustaka. 2007. “Ardianto, 2007), Yakni: Komunikasi Massa Adalah Pesan Yang Dikomunikasikan Melalui Media Massa Pada Sejumlah Besar Orang,” 7–29.

Solomon. 2011. “Strategi Pencitraan Otopedia.Com Melalui Media Sosial Twitter.” http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdo c/Bab2/2012-2-00862-MC Bab2001.pdf.

Abdullah, Aceng, and Lilis Puspitasari. 2018. Media Televisi Di Era Internet.” ProTVF 2(1): 101. https://doi.org/10.24198/ptvf.v2i1.19880.

Watie, Errika Dwi Setya. 2016. “Komunikasi Dan Media Sosial (Communications and Social Media).” Jurnal The Messenger 3 (2): 69. https://doi.org/10.26623/themessenger.v 3i2.270.

Mayssara A. Abo Hassanin Supervised, Affiifi. 2014. “No Title No Title No Title.” In Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 11–59.

Iii, B A B, and Landasan Teori. 1993. The Information Function).

Hadinata, Harris, and Johana Ani Kristanti. 2008. “Yang Mempunyai Arti Masing-Masing

Ii, B A B, and Landasan Teori. 2013. Kata Depan Yang Artinya Dengan Atau Bersama Dengan, Dan Kata.

Sukmana, U. 2017. Peran Rubrik Persib Mania Dalam Meningkatkan Minat Pelanggan Pada Koran Harian Tribun Jabar Bandung.

Soenhadji, Iman Murtono, Nella Fitri, Maya Juwita, Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra, and Universitas Gunadarma. 2009. “STRATEGI PENERJEMAHAN ISTILAH MANAJEMEN BISNIS” 3: 20–21.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/.v8i1.31727

Flag Counter